Liputan6.com, Jakarta Bulan Juli menjadi salah satu periode yang dinantikan investor di Bursa Efek Indonesia karena banyak emiten menjadwalkan pembayaran dividen saham pada periode ini. Musim panen dividen saham bulan Juli 2026 menghadirkan peluang menarik bagi investor yang ingin mengoptimalkan pendapatan pasif dari portofolio mereka.
Panen dividen saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa dinikmati, dengan belasan emiten yang memasuki cum dividen dan yield hingga mencapai 9%. Momentum ini menjadi kesempatan strategis bagi para dividend hunter untuk mengamankan hak dividen dari emiten-emiten pilihan.
Dilansir dari VanEck, investasi dividen adalah strategi yang digunakan investor untuk menghasilkan aliran pendapatan yang stabil dari investasi mereka. Dengan memahami jadwal dan strategi yang tepat, dividen saham bulan Juli bisa menjadi sumber penghasilan pasif yang konsisten bagi investor jangka panjang. Berikut ulasan selengkapnya, dirangkum Liputan6.com pada Jumat (3/7/2026).Â
Advertisement
Apa Itu Dividen Saham dan Mengapa Bulan Juli Menjadi Penting?
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5183331/original/035554500_1744179524-Depositphotos_537630134_S.jpg)
Dividen merupakan pembagian laba kepada pemegang saham berdasarkan banyaknya saham yang dimiliki, dan pembagian ini akan mengurangi laba ditahan serta kas perusahaan. Besarnya dividen yang dibagikan perusahaan ditentukan oleh para pemegang saham pada saat berlangsungnya RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham). Untuk memahami konsep ini lebih jauh, investor perlu mengetahui bahwa tidak semua laba perusahaan dibagikan sebagai dividen.
Mengacu pada Bankrate, saham dividen adalah perusahaan publik yang secara rutin berbagi keuntungan dengan pemegang saham melalui dividen, dan perusahaan-perusahaan ini cenderung konsisten dalam profitabilitas serta berkomitmen membayar dividen untuk masa mendatang. Bulan Juli menjadi penting karena banyak emiten di BEI menjadwalkan tanggal cum dividen dan pembayaran pada periode ini, terutama setelah gelombang RUPS tahunan yang umumnya berlangsung pada April hingga Juni.
Perusahaan yang membayar dividen cenderung lebih mapan dan stabil secara finansial, sehingga risikonya lebih rendah dibandingkan perusahaan yang tidak membayar dividen. Dalam jangka panjang, saham pembayar dividen secara historis mengungguli saham yang tidak membayar dividen dalam hal total imbal hasil. Ini menjadikan investasi dividen sebagai pilihan strategis.
Advertisement
Daftar Emiten dengan Jadwal Dividen Saham Bulan Juli 2026
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3418068/original/044592600_1617346066-austin-distel-DfjJMVhwH_8-unsplash__1_.jpg)
Berdasarkan data keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, sejumlah emiten memiliki jadwal cum date di akhir Juni hingga awal Juli 2026, dengan pembayaran dividen jatuh pada bulan Juli. Berikut daftar emiten yang perlu dicermati investor:
- AMFG (Asahimas Flat Glass) - Dividen Rp 80 per saham, cum date 6 Juli 2026, payment date 29 Juli 2026.
- KBLI (KMI Wire and Cable) - Dividen Rp 20 per saham, cum date 2 Juli 2026, payment date 23 Juli 2026.
- BREN (Barito Renewables) - Dividen Rp 4,09 per saham, cum date 2 Juli 2026, payment date 24 Juli 2026.
- MAPI (Mitra Adiperkasa) - Dividen Rp 10 per saham, cum date 2 Juli 2026, payment date 24 Juli 2026.
- JECC (Jembo Cable Company) - Dividen Rp 40 per saham, cum date 2 Juli 2026, payment date 24 Juli 2026.
- MDKA (Merdeka Copper Gold) - Dividen Rp 12,26 per saham, cum date 1 Juli 2026, payment date 24 Juli 2026.
- RAJA (Rukun Raharja) - Dividen Rp 40 per saham, cum date 1 Juli 2026, payment date 24 Juli 2026.
- DVLA (Darya-Varia Laboratoria) - Dividen Rp 64 per saham, cum date 29 Juni 2026, payment date 22 Juli 2026.
- PANS (Panin Sekuritas) - Dividen tunai Rp 250 per saham dari laba buku 2025, dengan batas akhir pembelian saham (cum date) pada 29 Juni 2026. Payment date 15 Juli 2026.
- TBLA (Tunas Baru Lampung) - Dividen tahun buku 2025 sebesar Rp 360,24 miliar, pemegang saham akan mendapatkan dividen Rp 60 per saham. Payment date 22 Juli 2026.
Selain itu, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) menetapkan pembagian dividen tunai sebesar Rp 265 per lembar saham, yang akan dibayarkan kepada para pemegang saham pada 28 Juli 2026. Daftar ini bisa bertambah seiring pengumuman RUPS emiten lainnya. Baca juga: 5 Cara Mulai Investasi Saham untuk Pemula
Memahami Tanggal Penting dalam Jadwal Dividen Saham
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/732057/original/030115800_1409746509-saham-naik-140903-4.jpg)
Sebelum memburu dividen saham bulan Juli, penting bagi investor memahami empat tanggal krusial dalam siklus pembagian dividen. Sebagaimana dikutip dari Dividend Channel, pembeli yang ingin menerima dividen yang ditunjukkan harus membeli (atau menahan) saham sebelum tanggal ex-dividend yang tertera.
- Cum Date (Cumulative Date) - Cum dividen adalah batas terakhir investor membeli saham agar namanya tercatat dalam daftar pemegang saham yang berhak menerima dividen. Ini adalah tanggal paling krusial yang harus diperhatikan.
- Ex Date (Ex-Dividend Date) - Tanggal ex-dividen menentukan apakah pemegang saham akan menerima dividen mendatang atau tidak. Jika Anda memiliki saham sebelum tanggal ex-dividen, maka Anda berhak atas dividen, namun jika membeli saham pada atau setelah tanggal ini, Anda tidak akan mendapat pembayaran dividen berikutnya.
- Recording Date - Tanggal pencatatan pemegang saham yang berhak atas dividen. Biasanya jatuh satu hari setelah ex date.
- Payment Date - Tanggal pembayaran dividen kepada pemegang saham yang berhak. Untuk dividen saham bulan Juli 2026, sebagian besar payment date jatuh antara pertengahan hingga akhir Juli.
Mengacu pada TradingView, melacak tanggal ex-dividen juga berguna karena harga saham biasanya turun setelah mencapainya - ini menyoroti fakta bahwa pemegang saham baru tidak akan berhak atas pembayaran dividen tersebut. Pemahaman ini sangat penting agar investor tidak terjebak membeli saham setelah hak dividen sudah hilang. Baca juga: Tips Aman Investasi Saham untuk Pemula
Advertisement
Strategi Investasi Dividen untuk Memaksimalkan Keuntungan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3503850/original/099582600_1625654526-bursa_efek_london_1jamie-street-VP4WmibxvcY-unsplash.jpg)
Investasi dividen bukan sekadar membeli saham lalu menunggu uang masuk. Diperlukan strategi yang tepat agar keuntungan optimal.
Mengacu pada Finzer, Dividend Growth Investing adalah strategi jangka panjang yang berfokus bukan pada yield dividen tertinggi saat ini, melainkan pada konsistensi dan pertumbuhan dividen seiring waktu. Inti dari pendekatan ini adalah berinvestasi pada perusahaan yang secara fundamental sehat dan memiliki rekam jejak kenaikan dividen tahunan, sehingga menciptakan efek compounding di mana aliran pendapatan tumbuh secara organik setiap tahun.
Berikut strategi yang bisa diterapkan investor saat musim dividen saham bulan Juli:
- Buy and Hold - Beli saham emiten dengan rekam jejak dividen yang konsisten jauh sebelum cum date dan tahan dalam jangka panjang. Strategi ini memungkinkan investor mendapat keuntungan ganda dari dividen dan capital gain.
- Dividend Capture - Membeli saham mendekati cum date untuk mendapatkan hak dividen, lalu menjual setelah ex date. Namun strategi ini berisiko karena harga saham sering turun setelah ex date.
- Reinvestasi Dividen (DRIP) - Investasi dividen juga dapat membantu menggandakan imbal hasil dari waktu ke waktu, karena investor dapat menginvestasikan kembali dividen mereka ke perusahaan untuk membeli saham tambahan.
- Diversifikasi Sektor - Strategi investasi dividen yang sukses membutuhkan diversifikasi, termasuk saham pertumbuhan dividen dari perusahaan blue-chip, saham dengan yield tinggi tetapi pendapatan stabil, serta diversifikasi lintas sektor.
- Fokus pada Kualitas - Investasi dividen bukan hanya soal yield. Saham dengan yield 2% dan riwayat pembayaran yang solid lebih menarik ketimbang saham yield 4% dengan manajemen laba yang buruk.
Baca juga: 12 Cara Investasi Saham dan Tahapannya
Risiko yang Perlu Diperhatikan saat Mengejar Dividen Saham Bulan Juli
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3434438/original/028707000_1618909735-Zakat_1.jpg)
Meski menggiurkan, investasi dividen saham bulan Juli tetap memiliki risiko yang perlu diwaspadai. Tidak semua saham dengan yield tinggi merupakan pilihan yang tepat. Sebagaimana disampaikan heygotrade.com, salah satu risiko terbesar dalam investasi dividen adalah jebakan yield tinggi, di mana suatu saham terlihat menarik karena dividend yield-nya yang tinggi, tetapi yield tersebut mungkin tidak berkelanjutan.
Berikut risiko utama yang perlu dicermati:
- Penurunan Harga di Ex Date - Secara umum, "semua hal lain dianggap sama," harga saham akan turun sebesar jumlah dividen pada tanggal ex-dividen. Ini berarti investor yang membeli hanya untuk mengejar dividen bisa mengalami kerugian dari penurunan harga.
- Jebakan Yield Tinggi (Dividend Trap) - Dalam banyak kasus, yield tinggi adalah hasil dari penurunan harga saham, bukan karena kinerja yang kuat. Ketika dividen dipotong, harga saham sering turun lebih jauh, menyebabkan kerugian pendapatan dan modal sekaligus.
- Risiko Pemotongan Dividen - Tidak semua perusahaan membayar dividen, dan keputusan membayar dividen ada pada kebijakan manajemen. Selain itu, jumlah dividen bisa bervariasi dari kuartal ke kuartal dan tidak dijamin.
- Pajak Dividen - Dividen yang diterima investor akan dikenakan pajak penghasilan sesuai ketentuan yang berlaku.
- Fundamental Perusahaan - Selain memperhatikan besaran dividen, investor juga perlu mencermati fundamental perusahaan, prospek bisnis, serta keberlanjutan laba.
John Bogle, dikutip dari Medium, menyatakan, "Selama 81 tahun terakhir, pendapatan dividen yang diinvestasikan kembali menyumbang sekitar 95% dari total imbal hasil jangka panjang perusahaan di S&P 500." Fakta ini menegaskan pentingnya strategi reinvestasi jangka panjang dibandingkan mengejar keuntungan sesaat. Baca juga: 11 Cara Bermain Saham untuk Pemula
Warren Buffett, dikutip dari Kiplinger, menyatakan, "Pertumbuhan itu terjadi setiap tahun, setepat datangnya ulang tahun. Yang perlu Charlie dan saya lakukan hanyalah mencairkan cek dividen triwulanan Coca-Cola. Kami berharap cek-cek itu sangat mungkin akan terus bertumbuh." Filosofi ini menekankan bahwa kesabaran memegang saham berkualitas dalam jangka panjang bisa menghasilkan dividen yang terus meningkat.
Advertisement
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Dividen Saham Bulan Juli
Apa saja saham yang membagikan dividen di bulan Juli 2026?
Sejumlah emiten memiliki jadwal pembayaran dividen pada bulan Juli 2026, antara lain AMFG, KBLI, BREN, MAPI, JECC, MDKA, RAJA, DVLA, PANS, TBLA, ICBP, dan masih banyak lagi. Daftar ini terus bertambah seiring pengumuman hasil RUPS masing-masing emiten. Investor disarankan memantau kalender dividen secara berkala melalui situs resmi Bursa Efek Indonesia.
Bagaimana cara mendapatkan dividen saham bulan Juli 2026?
Untuk mendapatkan dividen, investor harus membeli dan menahan saham paling lambat pada tanggal cum date yang ditetapkan masing-masing emiten. Jika membeli setelah tanggal ex date, investor tidak berhak atas dividen periode tersebut. Pastikan rekening efek Anda aktif dan lakukan riset fundamental sebelum memutuskan membeli saham tertentu hanya demi dividen.
Apakah investasi dividen cocok untuk investor pemula?
Investasi dividen sangat cocok untuk pemula karena memberikan pendapatan yang relatif terukur dan bisa menjadi langkah awal membangun portofolio jangka panjang. Namun, investor pemula tetap perlu mempelajari dasar-dasar analisis saham, memahami cara kerja dividen, serta menghindari keputusan impulsif hanya karena tergiur yield tinggi. Mulailah dengan saham-saham blue chip yang konsisten membagikan dividen.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9111045/original/054516000_1783054306-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-03T114409.776.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8359730/original/054220900_1782235074-063_2282965616.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336960/original/043977000_1782207955-cek_fakta_-_bibit_Ikan_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8968722/original/090452400_1782980277-cek_fakta_-_tenaga_pendamping_masyarakat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8719464/original/070295900_1782813057-dBORy9xpBPc1D3QB3x6TVafyXTWOPkmNrBn0lWSf.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9105249/original/065305000_1783042685-por7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9111027/original/077801500_1783052609-AP26183730218725.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9108027/original/057222500_1783044209-063_2284404573.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9111051/original/091108400_1783054834-063_2284419230.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9107326/original/029939500_1783043802-063_2284407272.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9110984/original/061131000_1783049682-lamine.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262484/original/068324800_1781816932-AP26169744189345-Swiss.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8706226/original/084990600_1782782102-mahrez.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5342603/original/068582000_1757396190-AP25248015186096.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9102315/original/016806000_1783041300-063_2284404120.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5174043/original/063583900_1742895657-pexels-nurseryart-367273.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8719469/original/057084600_1782813091-wARz8UddbJpu0ysXfvWri8uPZ4KW26Y9Bmvx8oqp.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8719468/original/007096900_1782813089-Gti7cXuG9Xkv2bTfX2hVAyWzHK05HXrYn5DYFYJq.jpg)