Liputan6.com, Jakarta - Memasuki tahun ajaran baru, proses mutasi siswa menjadi salah satu tugas krusial bagi operator sekolah. Baik sekolah asal maupun tujuan harus memahami alur yang benar agar data siswa tidak hilang atau bermasalah di sistem.
Proses ini dilakukan secara daring melalui portal Manajemen Dapodik untuk memastikan data siswa tetap terintegrasi dengan server pusat. Oleh karena itu, srtikel ini akan memandu Anda secara lengkap dan detail tentang cara mutasi siswa di Dapodik tahun ajaran baru, mulai dari pengeluaran di sekolah asal, penarikan di sekolah tujuan, hingga proses sinkronisasi.
Simak panduan selengkapnya berikut ini, sebagaimana telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Jumat (3/7/2026).
Advertisement
Prasyarat Mutasi Siswa di Dapodik
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/937364/original/035696900_1437967494-20150727-Hari-Pertama-Masuk-Sekolah-Jakarta3.jpg)
Sebelum melakukan proses digital di Dapodik, ada beberapa dokumen administrasi yang harus disiapkan. Proses ini memastikan bahwa mutasi sah secara formal dan data bisa ditarik oleh sekolah tujuan. Persyaratan dokumen umum yang harus disiapkan:
- Surat Keterangan Pindah Sekolah dari sekolah asal.
- Surat Keterangan Diterima dari sekolah tujuan (menandakan tersedia kuota).
- Fotokopi rapor/laporan hasil belajar siswa.
- Surat permohonan pindah dari orang tua/wali.
Catatan Penting: Data siswa hanya bisa ditarik oleh sekolah dengan jenjang yang sama (misal SD ke SD). Jika siswa pindah lintas daerah, mungkin diperlukan surat rekomendasi dari Dinas Pendidikan setempat. Proses administrasi bisa memakan waktu sekitar 10-15 menit jika berkas lengkap.
Advertisement
Langkah Mutasi Keluar di Sekolah Asal
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3137035/original/069622400_1590484360-Anak_Sekolah.jpg)
Tahap pertama adalah mengeluarkan siswa dari sekolah asal melalui aplikasi Dapodik. Jangan sampai salah memilih opsi, karena akan mempengaruhi kemampuan sekolah tujuan untuk menarik data.
Setiap operator sekolah asal wajib memastikan status mutasi benar agar tidak menghambat proses kepindahan siswa ke sekolah baru. Berikut langkah-langkah yang harus dilakukan operator sekolah asal:
- Login ke Aplikasi Dapodik: Buka aplikasi Dapodik di komputer sekolah dan login menggunakan akun operator sekolah.
- Akses Menu Peserta Didik: Pada dashboard utama, pilih menu Peserta Didik. Cari nama siswa yang akan dimutasikan dengan mengetikkan namanya di kolom pencarian.
- Buka Tab Registrasi: Klik nama siswa, lalu pilih tab Registrasi. Gulir ke bagian bawah halaman untuk menemukan opsi pengeluaran siswa.
- Pilih Alasan Mutasi: Pada bagian "Keluarnya Karena", pilih opsi Mutasi. Jangan pilih opsi "Dikeluarkan" atau "Mengundurkan Diri", karena jika salah, data siswa tidak bisa ditarik oleh sekolah tujuan. Opsi mutasi wajib dipilih agar proses penarikan data berhasil.
- Isi Tanggal dan Alasan: Isi tanggal efektif siswa pindah dan tuliskan alasan kepindahan, misalnya "Mengikuti Orang Tua" atau "Pindah Sekolah".
- Simpan dan Sinkronisasi: Klik Simpan dan Tutup. Segera lakukan Sinkronisasi Data menggunakan akun Kepala Sekolah (melalui fasilitas tukar pengguna). Data yang telah dimutasikan harus dikirim ke server pusat agar muncul di portal SP Datadik untuk ditarik sekolah tujuan.
- Cetak Surat Mutasi: Setelah proses sinkronisasi selesai (biasanya memakan waktu 1x24 jam), operator bisa masuk ke portal sp.datadik.kemendikdasmen.go.id untuk mencetak Surat Keterangan Pindah.
Setelah sinkronisasi sukses, pastikan operator sekolah asal memberikan surat tersebut kepada orang tua siswa sebagai bukti sah untuk pendaftaran di sekolah tujuan.
Â
Langkah Tarik Data (Mutasi Masuk) di Sekolah Tujuan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1290837/original/012585800_1468813206-20160718-Hari-Pertama-Masuk-Sekolah-SD-Fanani-2.jpg)
Setelah sekolah asal memproses mutasi keluar, sekolah tujuan harus melakukan penarikan data. Proses ini dilakukan melalui portal SP Datadik, bukan langsung di aplikasi Dapodik lokal.
Ketepatan dalam memilih sekolah asal sangat menentukan keberhasilan penarikan data siswa ke database sekolah tujuan. Langkah-langkah tarik data (mutasi masuk):
- Login ke SP Datadik: Buka laman sp.datadik.kemendikdasmen.go.id dan login menggunakan akun Dapodik sekolah.
- Pilih Menu Mutasi: Pada dashboard, klik menu Aplikasi, lalu pilih tab Mutasi.
- Cari Data Sekolah Asal: Isi data sekolah asal siswa, mulai dari Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, hingga Nama Sekolah Asal. Tentukan Rombongan Belajar (Rombel) tujuan di sekolah Anda.
- Tampilkan dan Cari Siswa: Klik Tampilkan. Sistem akan menampilkan daftar siswa dari sekolah asal yang berstatus mutasi. Cari nama siswa yang bersangkutan.
- Daftarkan Siswa: Centang kotak di samping nama siswa, lalu klik tombol Daftarkan. Data siswa kini sudah masuk ke database sekolah Anda di server pusat.
Apabila nama siswa tidak muncul, segera hubungi operator sekolah asal untuk memastikan bahwa mereka telah melakukan sinkronisasi data dengan benar.
Advertisement
Validasi dan Sinkronisasi Data
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5275764/original/022135500_1751902606-20250603_114315.jpg)
Setelah penarikan di SP Datadik, langkah terakhir adalah memasukkan data ke aplikasi Dapodik lokal dan menempatkan siswa ke rombel. Proses ini sangat penting untuk memastikan data siswa tercatat secara resmi dalam daftar kelas di sekolah tujuan. Berikut langkah-langkah validasi dan sinkronisasi:
- Buka Aplikasi Dapodik Lokal: Buka aplikasi Dapodik di komputer sekolah tujuan.
- Lakukan Tarik Data: Pada menu utama, pilih Tarik Data. Proses ini akan menarik data siswa yang sudah didaftarkan di SP Datadik ke dalam aplikasi lokal.
- Validasi Data: Lakukan Validasi data untuk memastikan tidak ada data invalid (berwarna merah). Perbaiki jika ada kesalahan identitas.
- Sinkronisasi Ulang (Wajib): Setelah valid, lakukan Sinkronisasi menggunakan akun Kepala Sekolah untuk mengunci data di server pusat.
- Registrasi ke Rombel: Kembali ke menu Peserta Didik, cari nama siswa hasil mutasi, klik Registrasi, dan masukkan siswa tersebut ke dalam Rombongan Belajar (Rombel) yang sesuai.
Dengan menyelesaikan langkah-langkah di atas, data siswa mutasi telah berhasil dipindahkan sepenuhnya ke sekolah tujuan.
Â
Pertanyaan Seputar Mutasi Siswa Dapodik
Q: Mengapa data siswa mutasi tidak muncul di SP Datadik sekolah tujuan?
A: Ada beberapa kemungkinan: sekolah asal belum melakukan sinkronisasi setelah mengeluarkan siswa, status pengeluaran siswa salah (bukan "Mutasi"), atau proses sinkronisasi membutuhkan waktu hingga 1x24 jam untuk terupdate di server.
Q: Apa bedanya "Mutasi" dengan "Dikeluarkan" di Dapodik?
A: Mutasi adalah opsi untuk siswa yang pindah ke sekolah lain dengan jenjang sama, memungkinkan sekolah tujuan menarik data. Opsi Dikeluarkan/Mengundurkan Diri digunakan untuk siswa yang berhenti sekolah, sehingga datanya tidak bisa ditarik.
Q: Bagaimana cara menarik siswa dari madrasah (EMIS) ke SD/SMP reguler?
A: Siswa dari madrasah yang pindah ke sekolah reguler harus melalui menu Peserta Didik Baru > EMIS di Dapodik. Jika data tidak muncul, kemungkinan madrasah asal belum memproses kelulusan siswa secara manual di sistem EMIS.
Q: Berapa lama proses mutasi dari sekolah asal hingga masuk sekolah tujuan?
A: Secara teknis, proses pengeluaran dan penarikan data bisa selesai dalam 1 hari kerja. Namun, karena ada proses sinkronisasi server dan validasi dinas, seringkali memakan waktu 2-3 hari.
Q: Apakah harus ada surat keterangan diterima dari sekolah tujuan sebelum mutasi?
A: Ya. Ini adalah syarat mutlak. Sekolah asal biasanya tidak akan memproses mutasi keluar sebelum mendapat bukti bahwa siswa diterima di sekolah tujuan sebagai bukti ketersediaan kuota.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9111045/original/054516000_1783054306-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-03T114409.776.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8359730/original/054220900_1782235074-063_2282965616.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336960/original/043977000_1782207955-cek_fakta_-_bibit_Ikan_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8968722/original/090452400_1782980277-cek_fakta_-_tenaga_pendamping_masyarakat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/937386/original/067679800_1437968353-20150727-Hari-Pertama-Masuk-Sekolah-Jakarta7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5415752/original/060786800_1763419826-000_84BP8PA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9105249/original/065305000_1783042685-por7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9111027/original/077801500_1783052609-AP26183730218725.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9108027/original/057222500_1783044209-063_2284404573.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9111051/original/091108400_1783054834-063_2284419230.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9107326/original/029939500_1783043802-063_2284407272.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9110984/original/061131000_1783049682-lamine.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262484/original/068324800_1781816932-AP26169744189345-Swiss.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8706226/original/084990600_1782782102-mahrez.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5342603/original/068582000_1757396190-AP25248015186096.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8719464/original/070295900_1782813057-dBORy9xpBPc1D3QB3x6TVafyXTWOPkmNrBn0lWSf.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9111005/original/005129600_1783051075-burst-kUqqaRjJuw0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5174043/original/063583900_1742895657-pexels-nurseryart-367273.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8719469/original/057084600_1782813091-wARz8UddbJpu0ysXfvWri8uPZ4KW26Y9Bmvx8oqp.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8719468/original/007096900_1782813089-Gti7cXuG9Xkv2bTfX2hVAyWzHK05HXrYn5DYFYJq.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8719476/original/083226800_1782813097-anMI8sx6a3A6XWuOJAIxGQZ5cqo2Nl9D92iU3Jyd.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9110943/original/021565400_1783046870-Cover.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9109764/original/002932100_1783045390-Inspirasi_Dapur_Belakang_dengan_Ventilasi_Roster_Sepanjang_Dinding_sebagai_Solusi_Tanpa_Bau_dan_Lembap.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9110668/original/082277800_1783046018-HL_kebun.jpg)