Radio di 3 Negara Ini Mulai Setop Putar Lagu Michael Jackson

Stasiun radio di tiga negara mengumumkan tidak akan memperdengarkan lagu-lagu Michael Jackson.

Diterbitkan 08 Maret 2019, 09:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

"Untuk saat ini, kami lebih suka mengamati situasi dengan menghapus lagu dari stasiun kami."

Dibantah

Dokumenter HBO yang tayang di AS, Minggu, membuat orang kembali bertanya-tanya tentang hubungan Jackson dengan anak-anak. Dua pria, James Safechuck dan Wade Robson, mengatakan bahwa Jackson melakukan pelecehan seksual saat mereka berusia 10 dan 7 tahun.

Dokumenter tersebut terbagi jadi dua tayangan dengan total durasi empat jam dan sempat tayang perdana di Festival Film Sundance tahun ini.

Sepanjang hidupnya, desas-desus itu selalu terdengar, namun tidak ada tuduhan yang terbukti. Alhasil tuduhan ini muncul berselang satu dekade setelah sang penyanyi tewas akibat overdosis.

Pihak Jackson Estate telah membantah tuduhan tersebut dan menggugat US$100 juta kepada pihak HBO yang menayangkannya.

Keputusan untuk tidak memutar musik Michael Jackson akan semakin menodai citranya dan mengakibatkan berkurangnya royalti radio. Tetapi belum diketahui apakah pendengar di platform digital juga bakal meninggalkan musik sang penyanyi. Sementara "The Essential Michael Jackson" merupakan album yang paling banyak diunduh di Australia.

Di Inggris, di mana "Leaving Neverland" akan dirilis pada hari Rabu dan Kamis, berbagai laporan mengatakan BBC juga menangguhkan musik Jackson.

(Antaranews.com)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Liputan6.com, Ruly RiantrisnantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan