Bohemian Rhapsody, Kesepian Kronis Freddie Mercury

Bohemian Rhapsody sebenarnya merupakan film biopik Queen dan Freddie Mercury yang menyenangkan, tapi...

Diterbitkan 31 Oktober 2018, 13:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Tak Dijahit Rapi

Bohemian Rhapsody sebenarnya merupakan film yang menghadirkan perjalanan hidup Queen dan Freddie Mercury dengan cara yang menyenangkan. Penuh drama dan  humor di dalamnya.  

Hanya saja, kepingan-kepingan fakta sejarah Queen ini, tidak dijahit dengan rapi.

Alhasil  film ini—terutama di setengah bagian awal—terasa meloncat-loncat dan berantakan. Ujug-ujug diperlihatkan bahwa Queen sukses. Atau tiba-tiba saja Mary dan Freddie diperlihatkan masih akrab, meski adegan sebelumnya menceritakan goncangan hebat dalam hubungan mereka.

Tak hanya membuat film terasa melompat-lompat, hal ini juga membuat dinamika emosi Freddie Mercury tak tergali dengan matang. Padahal, inilah hal yang paling potensial dari Bohemian Rhapsody.

Membaik di Akhir

Untungnya, hal ini mulai membaik di sepertiga akhir film. Perjalanan emosi Freddie Mercury mulai disampaikan dengan baik. Apalagi Rami Malek, menampilkan performa yang sangat meyakinkan sebagai sosok Freddie Mercury yang begitu magnetis.

Meski memiliki kelemahan, Bohemian Rhapsody tetap merupakan film yang menyenangkan. Apalagi diselipkan sejumlah lagu-lagu hits Queen di dalamnya. Mulai dari “Somebody to Love”, “Radio Gaga”, “We Will Rock You” hingga “Love of My Life”.

Tak heran bila Anda bakal ikut bersenandung sepanjang film ini.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Ratnaning Asih, Meiristica NurulTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan