Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada perdagangan saham 27-31 Juli 2026. Kenaikan IHSG sepekan didorong sejumlah faktor internal dan eksternal termasuk the Federal Reserve (the Fed).
Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Minggu (2/8/2026), IHSG naik 0,64% ke level 6.236,12 dari pekan lalu di posisi 6.196,43. Kapitalisasi pasar BEI juga bertambah 0,48% menjadi Rp 10.923 triliun dari Rp 10.870 triliun pada pekan lalu.
Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, IHSG naik 0,64% selama sepekan. Dari sisi sentimen, ada sejumlah faktor yang mempengaruhi IHSG. Pertama, bank sentral Amerika Serikat atau the Federal Reserve (the Fed) masih mempertahankan suku bunga di 3,5%-3,75% pada Federal Open Market Committee (FOMC), meskipun ada beberapa pernyataan yang cenderung hawkish.
Advertisement
Kedua, rilis data Produk Domestik Bruto (PDB) AS yang lebih rendah dibandingkan dengan harapan serta inflasi Personal Consumption Expenditure (PCE) AS yang melandai. Ketiga, investor masih mencermati akan kondisi geopolitik Timur Tengah yang cenderung mereda, sehingga mendorong penurunan harga minyak dan meredakan kekhawatiran inflasi global.
“Keempat musim rilis laporan keuangan emiten kuartal kedua 2026,” kata dia saat dihubungi Liputan6.com.
Kelima, Herditya menuturkan, pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS secara mundurnya Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo.
Selain itu, rata-rata nilai transaksi harian terpangkas 21,86% menjadi Rp 15,44 triliun dari Rp 19,76 triliun pada pekan lalu. Rata-rata volume transaksi harian BEI juga merosot 31,23% menjadi 30,04 miliar saham dari 43,68 miliar saham pekan lalu.
Tak hanya itu, rata-rata frekuensi transaksi harian juga melemah 31,88% menjadi 1,82 juta kali transaksi dari 2,,67 juta kali transaksi pada pekan lalu.
Selama sepekan, aksi beli investor asing mencapai Rp 7,10 triliun. Kondisi ini berbeda dari pekan lalu yang tercatat aksi jual Rp 3,37 triliun.
IHSG Sepekan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4883223/original/030233500_1720093649-20240704-IHSG-ANG_5.jpg)
Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat terbatas pada perdagangan saham 20-24 Juli 2026. Analis menilai, kenaikan IHSG sepekan didorong faktor internal dan eksternal, terutama konflik Timur Tengah yang kembali memanas.
Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Sabtu (25/7/2026), IHSG naik 0,34% menjadi 6.196,43 dari penutupan pekan lalu. Dengan demikian, IHSG melanjutkan kenaikan dari pekan lalu yang melonjak 4,2% di 6.175. Sementara itu, kapitalisasi pasar BEI menguat 1,13% menjadi Rp 10.870 triliun dari Rp 10.749 triliun pada pekan lalu.
Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, IHSG naik 0,34% tetapi muncul adanya tekanan jual. Ia menilai, ada sejumlah faktor yang mempengaruhi pergerakan IHSG. Pertama, memanasnya kembali kondisi Timur Tengah sehingga menyebabkan kenaikan harga minyak mentah dunia mencapai US$ 100 per barel.
Herditya mengatakan, hal itu meningkatkan kekhawatiran investor akan potensi kenaikan inflasi global. Kedua, tekanan IHSG juga dipengaruhi oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang memberlakukan tarif impor baru sebesar 10-12,5% terhadap 60 mitra dagang termasuk Indonesia.
"Faktor ketiga, kenaikan imbal hasil obligasi serta kekhawatiran akan ada potensi bank sentral untuk mempertahankan suku bunga acuannya lebih tinggi atau higher for longer,” kata Herditya saat dihubungi Liputan6.com.
Faktor keempat, pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang cenderung stabil setelah suku bunga acuan atau BI Rate bertahan pada level 5,75%. Faktor kelima, Herditya menuturkan, investor juga mencermati rilis laporan keuangan semester I 2026.
Advertisement
Investor Asing Lepas Saham
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,540,20,0)/kly-media-production/medias/1401511/original/009072700_1478763262-20161110-Hari-ini-IHSG-di-buka-menguat-di-level-5.444_04-AY2.jpg)
Sementara itu, peningkatan tertinggi dialami rata-rata volume transaksi harian BEI sebesar 66,88% menjadi 43,68 miliar saham dari 26,17 miliar saham pekan sebelumnya. Lalu rata-rata nilai transaksi harian bursa meningkat 41,21% menjadi Rp 19,76 triliun dari Rp 13,99 triliun pada pekan lalu. Rata-rata frekuensi transaksi harian juga melompat 14,4% menjadi 2,67 juta kali transaksi dari 2,33 juta kali transaksi pada pekan lalu.
Pada pekan ini, investor asing melakukan aksi jual saham yang cukup signifikan mencapai Rp 3,37 triliun. Kondisi ini berbeda dari pekan lalu yang terjadi aksi beli oleh investor asing. Pekan lalu, investor asing mencatat pembelian saham Rp 442,05 miliar.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5555013/original/059216600_1776139675-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-14T102537.741.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311589/original/001361600_1785409060-pendamping_lokal_desa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5573660/original/028626000_1777948829-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-05-05T093819.531.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312395/original/029328500_1785490278-Screenshot_2026-07-31_154400.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4771351/original/095342300_1710333128-20240313-IHSG-ANG_1.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5344976/original/094862600_1757498720-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309673/original/049658400_1785236109-saham7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3020527/original/046868200_1578913888-20200113-Rupiah-Perkasa_-IHSG-Ditutup-Cerah--ANGGA-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5269743/original/092797600_1751358995-Gianni_Infantino.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302387/original/003320700_1784544976-Argentina_s_Nicolas_Otamendi__19__and_Nahuel_Molina__26__scuffle_with_Spain___s_Rodri__16_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294318/original/065079400_1783829517-063_2285706113.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9245742/original/085478200_1783138991-verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299398/original/064759200_1784250864-000_B8VA8NK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300741/original/083077900_1784373810-olmo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289600/original/065309500_1783409865-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301644/original/087929500_1784508450-trump_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257806/original/036653900_1781257253-1.jpg)