S&P Global vs S&P Dow Jones Indices, Apa Bedanya?

Berikut penjelasan perbedaan S&P Global dan S&P Dow Jones Indices.

Diterbitkan 08 Juli 2026, 15:55 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Penyedia indeks global S&P Dow Jones Indices memasukkan Indonesia dan Turki ke dalam daftar pantau (watchlist) yang berpotensi mengalami reklasifikasi dari pasar emerging market menjadi frontier market dalam tinjauan tahunan 2027.

Keputusan tersebut memicu pertanyaan mengenai perbedaan antara S&P Global dan S&P Dow Jones Indices. Meski sama-sama berada dalam ekosistem S&P Global, keduanya memiliki fungsi yang berbeda dalam industri keuangan global.

Mengutip laman Spglobal.com, Rabu (8/7/2026), S&P Global merupakan perusahaan jasa keuangan yang dikenal luas sebagai penyedia peringkat kredit, data pasar, analisis risiko, hingga penyusunan indeks keuangan. Lembaga ini membantu investor, pemerintah, maupun perusahaan dalam menilai tingkat kelayakan kredit dan risiko investasi.

Cikal bakal perusahaan ini berasal dari dua entitas, yakni Poor's Publishing yang berdiri pada 1868 dan Standard Statistics Bureau yang didirikan pada 1906. Keduanya bergabung pada 1941 menjadi Standard & Poor's sebelum akhirnya berada di bawah McGraw-Hill.

Pada 2012, operasi indeks Standard & Poor's digabungkan dengan Dow Jones Indices. Selanjutnya, pada 2016, McGraw Hill Financial resmi berganti nama menjadi S&P Global yang membawahi sejumlah divisi, termasuk Ratings, Market Intelligence, Platts, dan S&P Dow Jones Indices.

Saat ini S&P Global memiliki lebih dari 1.500 analis kredit dan telah menerbitkan lebih dari satu juta peringkat kredit bagi pemerintah, korporasi, lembaga keuangan, hingga berbagai instrumen utang di seluruh dunia.

Peringkat kredit yang diterbitkan S&P Global berkisar dari level tertinggi AAA hingga D. Selain itu, perusahaan juga menyediakan penilaian prospek kredit dalam jangka waktu enam bulan hingga dua tahun sebagai acuan investor dalam mengukur risiko.

 

S&P Dow Jones Indices Berperan Menyusun Indeks Pasar Saham

Berbeda dengan S&P Global yang berfokus pada analisis kredit, S&P Dow Jones Indices (S&P DJI) merupakan divisi yang bertugas mengembangkan dan mengelola berbagai indeks pasar saham global.

Perusahaan ini menjadi salah satu penyedia indeks terbesar di dunia yang produknya digunakan investor sebagai tolok ukur kinerja pasar, evaluasi portofolio, hingga dasar penyusunan berbagai produk investasi seperti reksa dana indeks dan ETF.

Jejak sejarah S&P DJI bermula ketika Charles Dow menciptakan indeks pasar saham pertama pada 1896. Dari sana lahir sejumlah indeks ikonik seperti Dow Jones Industrial Average (DJIA) dan S&P 500 yang kini menjadi acuan utama pergerakan pasar saham global. Dalam operasionalnya, S&P DJI mengedepankan empat prinsip utama, yakni independensi, transparansi, keandalan, dan integritas.

Seluruh metodologi penyusunan indeks dipublikasikan secara terbuka agar dapat dipahami pelaku pasar dan meminimalkan potensi konflik kepentingan.

Melalui jaringan kemitraan dengan berbagai bursa saham di dunia, S&P DJI juga menggabungkan perspektif global dengan keahlian lokal untuk menyusun indeks yang mencerminkan dinamika masing-masing pasar. Salah satu tugasnya adalah melakukan klasifikasi pasar negara, termasuk menempatkan Indonesia dalam daftar pantau yang berpotensi turun status dari emerging market menjadi frontier market pada evaluasi 2027.

Â