Liputan6.com, Jakarta - PT Tripar Multivision Plus Tbk (RAAM) tengah menyiapkan langkah strategis berupa penambahan modal melalui skema hak memesan efek terlebih dahulu (rights issue). Dalam aksi korporasi ini, perusahaan yang dikenal sebagai rumah produksi milik Raam Punjabi tersebut berencana menerbitkan hingga 1.362.724.000 saham baru.
Mengutip Keterbukaan Informasi BEI, Minggu (29/3/2026) jumlah saham yang akan dilepas itu setara dengan maksimal 20% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh, dengan nilai nominal Rp 60 per saham.
Manajemen RAAM menyatakan langkah ini ditujukan untuk memperkuat struktur permodalan perusahaan sekaligus menopang kinerja RAAM beserta entitas anaknya.
Advertisement
“Penambahan Modal dilakukan oleh Perseroan untuk memperkuat struktur permodalan Perseroan dan entitas anak Perseroan,” tulis Direksi RAAM, Sabtu (28/3/2026)
Dana yang diperoleh dari rights issue nantinya akan difokuskan pada beberapa kebutuhan utama. Salah satunya adalah untuk mendukung modal kerja produksi konten, seperti film, web series, dan sinetron, termasuk aktivitas pemasaran serta investasi di sektor terkait.
RAAM Alokasikan ke Anak Usaha
Selain itu, RAAM juga berencana mengalokasikan dana untuk menambah modal pada anak usahanya, PT Platinum Sinema, di mana perseroan memiliki hampir seluruh sahamnya. Langkah ini diarahkan untuk memperluas jaringan bisnis dengan membangun dan mengoperasikan sekitar 50 bioskop baru di berbagai kota di Indonesia.
Dari sisi kepemilikan saham, mayoritas masih berada di tangan internal perusahaan, sementara publik memegang sekitar 22,73%. Saat ini, posisi Direktur Utama diisi oleh Ario Bayu Wicaksono, dengan Ram Jethmal Punjabi sebagai Komisaris Utama.
Adapun pelaksanaan rights issue ini ditargetkan berlangsung dalam waktu maksimal 12 bulan setelah mendapatkan persetujuan melalui RUPSLB. Perseroan juga akan menggunakan laporan keuangan audit per 31 Desember 2025 sebagai dasar pelaksanaan, sementara harga pelaksanaan saham baru akan diumumkan dalam prospektus resmi yang akan datang.
Direktur Utama RAAM Ario Bayu Mengundurkan Diri
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4008485/original/098404500_1651047341-bayu_ario_224044095_349301043494834_5527788865693915647_n.jpg)
Sebelumnya, manajemen PT Tripar Multivision Plus Tbk (RAAM) mengumumkan pengunduran diri direktur utama dan komisaris perseroan yakni Ario Bayu Wicaksono dan Gita Rusmida Sjahrir.
Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Minggu, (8/2/2026), PT Tripar Multivision Plus Tbk mengumumkan telah menerima surat pengunduran diri dari Ario Bayu Wicaksono selaku Direktur Utama Perseroan.
Selain itu, perseroan juga telah menerima surat pengunduran diri Gita Rusmida Sjahris selaku Komisaris Independen Perseroan. Adapun pengunduran diri direksi dan komisaris itu dengan alasan pertimbangan pribadi.
“Sehubungan dengan hal tersebut, pengunduran diri dimaksud akan berlaku efektif setelah memperoleh persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan perseroan yang akan diselenggarakan dalam jangka waktu paling lambat 90 hari sejak diterimanya surat pengunduran diri tersebut, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tulis Direktur PT Tripar Multivision Plus Tbk, Vikas Chand Sharma.
Advertisement
Diangkat saat RUPST Juni 2025
Adapun Ario Bayu diangkat sebagai Direktur Utama PT Tripar Multivision Plus Tbk dan Gita Sjahrir sebagai Komisaris Independen perseroan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Selasa, 24 Juni 2025.
Penambahan dua sosok ini dinilai mencerminkan komitmen Perseroan dalam memadukan kepemimpinan kreatif dengan tata kelola strategis, seiring perusahaan melanjutkan ekspansi dalam produksi film, konten digital dan operasional bioskop di Indonesia dan kawasan regional lebih luas.
Komisaris Perseroan, Raam Punjabi menuturkan, restrukturisasi direksi dan dewan komisaris selaras dengan visi RAAM untuk pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan.
"Kami percaya bahwa kepemimpinan baru ini akan meningkatkan nilai bagi pemegang saham dan memposisikan bisnis untuk ekspansi jangka panjang,” kata Raam seperti dikutip dari keterangan resmi dalam keterbukaan informasi BEI, ditulis Kamis, 25 Juni 2025.
Berdasarkan data RTI, harga saham RAAM ditutup melemah 2,7% ke posisi Rp 216 per saham. Harga saham RAAM dibuka stagnan di posisi Rp 222 per saham. Saham RAAM berada di level tertinggi Rp 222 dan terendah Rp 210 per saham. Total frekuensi perdagangan 183 kali dengan volume perdagangan 8.798 saham. Nilai transaksi Rp 191,4 juta.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263843/original/065734300_1782021578-Tugas__38_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4146753/original/028527300_1662354830-cek_fakta_sepeda.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5568076/original/025738900_1777349129-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-28T110443.057.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290480/original/063078400_1783482944-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-08T105431.346.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3566690/original/055374600_1631185686-20210909-PPKM-IHSG-5.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290534/original/015072300_1783484497-Switzerland_goalkeeper_Gregor_Kobel.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290498/original/086362400_1783483404-Egypt_s_Mohamed_Salah__10__and_Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290421/original/027818600_1783480531-Argentina_s_Enzo_Fernandez.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290385/original/086691300_1783478548-Egypt_s_Mostafa_Zico__11__and_Egypt_s_Haissem_Hassan__12_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290384/original/064848900_1783478396-Argentina_s_Lionel_Messi_celebrates.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8306243/original/097675000_1782171964-000_B7XN2AD.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8312895/original/060240200_1782180154-000_B7XU3W8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259229/original/005106400_1781492480-AP26165671114272.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288987/original/029872300_1783373948-000_B9FD7P2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8309678/original/024525200_1782176074-AP26174009363435-Prancis.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290285/original/019592500_1783448923-AP26188662265039.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290283/original/065124300_1783447708-063_2285092809.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5303107/original/029463000_1754045559-WhatsApp_Image_2025-08-01_at_16.22.16.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5344976/original/094862600_1757498720-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4216934/original/094233100_1667793288-Wall-Street-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290631/original/096720600_1783488207-IMG-20260708-WA0011.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4585820/original/007305100_1695442703-Akhir_pekan_IHSG_ditutup_menguat-ANGGA_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290569/original/037003000_1783486145-Direktur_Utama_PT_Bach_Multi_Global_Tbk_Budi_Kurniawan-8_Juli_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8676647/original/054831900_1782721080-Direktur_Utama_PT_Bursa_Efek_Indonesia_periode_2026___2030__Jeffrey_Hendrik-29_Juni_2026c.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290387/original/085970800_1783478941-Pencatatan_saham_BACH_dan_EMMI.jpg)