Liputan6.com, Jakarta - Lembaga pemeringkat internasional Moody’s Ratings merevisi outlook atau prospek peringkat PGN menjadi negatif dari sebelumnya stabil. Moody’s menegaskan kembali peringkat kredit Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) pada level Baa2 untuk issuer rating serta baa2 untuk baseline credit assessment (BCA) atau penilaian kredit dasar.
Revisi outlook tersebut sejalan dengan perubahan outlook peringkat kredit Pemerintah Indonesia yang juga diturunkan menjadi negatif dari stabil, meski peringkat sovereign tetap dipertahankan di level Baa2 pada 5 Februari 2026.
Melansir pengumuman resmi situs Moody’s, Senin (9/2/2026), Moody’s menjelaskan, perubahan outlook mencerminkan meningkatnya risiko terhadap kredibilitas kebijakan Indonesia.
Advertisement
Hal ini dipicu oleh berkurangnya konsistensi dan prediktabilitas dalam proses perumusan kebijakan, serta komunikasi kebijakan yang dinilai kurang efektif sepanjang setahun terakhir. Jika kondisi ini berlanjut, kredibilitas kebijakan yang selama ini menopang pertumbuhan ekonomi dan stabilitas makroekonomi Indonesia berpotensi tergerus.
Meski demikian, afirmasi peringkat sovereign Indonesia tetap mempertimbangkan ketahanan ekonomi yang didukung faktor struktural, seperti kekayaan sumber daya alam dan demografi yang kuat, sehingga menopang pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) yang stabil.
Terkait PGN, Moody’s menilai peringkat perusahaan tetap terpapar pada pergerakan peringkat sovereign Indonesia, meskipun tidak terdapat asumsi dukungan pemerintah dalam penilaian peringkat tersebut. Hal ini disebabkan oleh kepemilikan mayoritas pemerintah serta fokus bisnis PGN yang didominasi pasar domestik dan berkaitan erat dengan kondisi perekonomian nasional.
BCA PGN pada level baa2 turut didukung oleh proyeksi kinerja keuangan yang kuat dalam dua hingga tiga tahun ke depan, posisi dominan PGN sebagai perusahaan transmisi dan distribusi gas terbesar di Indonesia, serta rekam jejak operasional yang solid.
Outlook PGN Berpeluang Kembali Stabil
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4395876/original/019416500_1681520993-WhatsApp_Image_2023-04-14_at_18.48.26.jpeg)
Moody’s mencatat, metrik keuangan PGN terus menguat dalam beberapa tahun terakhir. Rasio retained cash flow (RCF) terhadap utang atau rasio kas terhadap utang meningkat menjadi 43% pada 2024 dari 39% pada 2023. Hingga 30 September 2025, rasio RCF terhadap utang dalam 12 bulan terakhir tercatat sebesar 42%.
Bisnis inti transmisi dan distribusi gas diperkirakan tetap menjadi penopang utama kinerja operasional PGN, meskipun terdapat potensi ketidakpastian akibat penurunan alamiah pasokan dari blok gas utama serta perpanjangan kebijakan batas harga gas. Kendati demikian, Moody’s memperkirakan metrik keuangan PGN akan tetap kuat, didukung oleh pengelolaan utang yang prudent dan posisi kas yang memadai.
Dalam tiga hingga empat tahun mendatang, PGN merencanakan belanja modal yang signifikan untuk memperluas jaringan transmisi dan distribusi gas serta meningkatkan kapasitas liquefied natural gas (LNG) guna mengatasi tantangan pasokan. Risiko eksekusi belanja modal dinilai dapat dikelola, mengingat pengalaman dan rekam jejak PGN dalam pengembangan proyek.
Moody’s menegaskan, tidak terdapat potensi peningkatan peringkat PGN dalam waktu dekat seiring outlook negatif. Outlook PGN berpeluang kembali stabil apabila outlook sovereign Indonesia juga kembali stabil dan tidak terjadi penurunan signifikan pada kualitas kredit mandiri PGN.
Sebaliknya, peringkat PGN berpotensi diturunkan jika peringkat sovereign Indonesia mengalami penurunan atau jika kinerja keuangan PGN melemah, khususnya apabila rasio RCF terhadap utang bertahan di bawah 28%.
Advertisement
Penyaluran Gas Bumi PGN Melonjak 11% pada Akhir 2025
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1036137/original/031343900_1446035116-20151028-PGN-Salurkan-Gas-ke-Industri-1.jpg)
Sebelumnya, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) mencatat kenaikan konsumsi gas 11 persen saat Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026. Pada momen tersebut operasional terjaga aman dan andal.
Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026 Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN, Hery Murahmanta, menyampaikan bahwa selama periode tersebut, masa Nataru PGN berkoordinasi dengan Satgas Nataru Holding Migas Pertamina serta Posko Bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) guna memastikan keandalan penyaluran gas bumi di seluruh wilayah operasi Subholding Gas.
“Secara umum, status operasional penyaluran energi Subholding Gas berada dalam kondisi aman. Untuk wilayah Sumatera, PGN masih melanjutkan proses normalisasi pascabanjir," kata Hery, Selasa (20/1/2026).
Selama periode Nataru, rata-rata realisasi niaga gas bumi tercatat sebesar 881 BBTUD, atau meningkat sekitar 11% dibandingkan periode Nataru tahun sebelumnya, seiring dengan peningkatan kebutuhan pelanggan. Penyaluran gas bumi untuk sektor pembangkit listrik juga berjalan dengan aman demi mendukung keandalan sistem kelistrikan nasional selama periode Nataru.
"Melalui infrastruktur gas bumi yang tersebar di berbagai wilayah, PGN menjaga penyaluran gas kepada pelanggan komersial dan industri, pelanggan kecil, serta lebih dari 821 ribu pelanggan rumah tangga sehingga tetap berjalan sesuai kebutuhan,” ujar Hery.
Pada sektor transportasi, penyaluran Bahan Bakar Gas (BBG) selama periode Nataru secara umum berjalan sesuai dengan prognosa. “Sebanyak 12 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) dan 2 Mobile Refueling Unit (MRU) terus beroperasi selama periode Nataru, dengan realisasi penyaluran mencapai lebih dari 16 ribu LSP (liter setara premium),” tambah Hery.
Pengangkutan Gas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1036135/original/017785200_1446035111-20151028-PGN-Salurkan-Gas-ke-Industri-1.jpg)
Sementara itu, kegiatan pengangkutan gas, penyimpanan dan regasifikasi LNG, serta produksi dan pengiriman LPG berada dalam kondisi aman sesuai kebutuhan operasional.
Dari sisi layanan pelanggan, selama periode Nataru tercatat sekitar 98 persen kasus customer handling telah diselesaikan (closed), mencerminkan komitmen PGN dalam menjaga kualitas layanan kepada pelanggan.
Sebagai Subholding Gas Pertamina, PGN terus memperkuat kesiapsiagaan operasional, sinergi dengan pemangku kepentingan, serta penerapan aspek HSSE. Upaya ini dilakukan untuk memastikan penyaluran gas bumi tetap andal dan berkelanjutan, sekaligus merupakan wujud perusahaan dalam melayani masyarakat sepenuh hati.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5696736/original/013814600_1778574800-cek_fakta_cpns_kemenhub.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5488956/original/064020100_1769771942-pppk_bgn_-_klaim.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289290/original/023754000_1783397828-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-07T111624.224.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289169/original/028294300_1783394455-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-07T102043.787.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4167829/original/035313400_1663848231-22_september_2022-4.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8306243/original/097675000_1782171964-000_B7XN2AD.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8312895/original/060240200_1782180154-000_B7XU3W8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259229/original/005106400_1781492480-AP26165671114272.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288987/original/029872300_1783373948-000_B9FD7P2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8309678/original/024525200_1782176074-AP26174009363435-Prancis.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290285/original/019592500_1783448923-AP26188662265039.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290283/original/065124300_1783447708-063_2285092809.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290319/original/093820900_1783458944-063_2285110228.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9255377/original/086914700_1783150367-diaz.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290273/original/087493600_1783443068-000_B9JE88E.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290280/original/032335300_1783446810-063_2285091355.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9244197/original/033744500_1783137218-col3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4395876/original/019416500_1681520993-WhatsApp_Image_2023-04-14_at_18.48.26.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5529733/original/040195200_1773378691-WhatsApp_Image_2026-03-12_at_8.54.18_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5539695/original/018653600_1774612310-IMG_2843__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8003981/original/053728800_1780843275-Bekasi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7274603/original/098274400_1780059557-Jepretan_Layar_2026-05-26_pukul_19.54.10.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4167829/original/035313400_1663848231-22_september_2022-4.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6796431/original/014993400_1779589586-PGN.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1352034/original/001288900_1474458731-20160921-Pekerja-Jaringan-Pipa-Gas-PGN-Jakarta--Helmi-Afandi-05.jpg)