Sukses

Atlas Resources hingga Pengelola Gerai Pizza Hut Bakal Gelar Private Placement

Liputan6.com, Jakarta - Selain PT Wintermar Offshore Marine Tbk (WINS), sejumlah emiten akan menggelar penambahan modal dengan mekanisme tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau private placement.

Emiten yang akan gelar private placement itu antara lain PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA), pengelola gerai pizza hut dan PT Atlas Resources Tbk (ARII).

Pertama, PT Atlas Resources Tbk (ARII) akan melakukan penambahan modal dengan mekanisme tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement. Hal ini dilakukan untuk menyelesaikan utang.

Mengutip keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Rabu (19/5/2021), PT Atlas Resources Tbk akan menerbitkan saham baru sebanyak 131 juta saham dengan nilai nominal Rp 200. Harga pelaksaan yang ditetapkan Rp 1.100 per saham.

Perseroan menggelar aksi korporasi untuk menyelesaikan utang kepada Nobel Group. Selain itu, perseroan juga telah mendapat peresetujuan dari hasil Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).

"Persetujuan penyelesaian sebagian utang perseroan kepada Noble Resource International Pte. Ltd. dan grupnya yang akan dialihkan kepada Andre Abdi dengan nilai USD 30.450.000 yang merupakan transaksi afiliasi sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Nomor IX.E.1 dengan nilai tranksaksi material sebagaimana dimaksud dalam peraturan nomor IX.E.2," tulis informasi tersebut.

Perseroan menyatakan, penerbitan saham dilakukan sesuai peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.38/POJK.04/2014. Tanggal pelaksanaan PMT-HMETD akan dilakukan 25 Mei 2021, sedangkan pemberitahuan Hasil Pelaksanaan private placement  yakni 28 Mei 2021.

 

2 dari 3 halaman

PT Sarimelati Kencana Tbk

Sementara itu, PT Sarimelati Kencana Tbk akan private placement untuk program kepemilikan saham manajemen dan karyawan yang telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 9 Maret 2018.

Dalam rangka private placement itu, perseroan bermaksud menerbitkan saham (A) untuk tahap I dengan jumlah sebanyak-banyakany 9.065.625 saham, Kemudian (B) untuk tahap II dengan jumlah sebanyak-banyaknya 0.065.625 saham. (C) untuk tahap III dengan jumlah sebanyak 12.087.500 saham dengan nilai nominal Rp 100 per lembar saham baru. 

Penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu akan dilaksanakan pada harga pelaksanaan Rp 1.112. Private placement akan digelar pada 24 Mei 2021 dan pemberitahuan hasil pelaksanaan pada 9 Juli 2021.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini