Sinarmas AM Bidik Pasar Dana Pensiun Pekerja Informal

Selama ini, industri dana pensiun nasional masih menghadapi tantangan rendahnya tingkat partisipasi masyarakat.

Diterbitkan 05 Juli 2026, 10:05 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - PT Sinarmas Asset Management (Sinarmas AM) membukukan total Asset Under Management sebesar Rp 64,8 triliun, yang bersumber dari 34 produk Reksa Dana, DIRE dan Kontrak Pengelolaan Dana, per Februari 2026.

Perusahaan pun terus membidik perluasan layanan keuangan ke dana pensiun. Selama ini, industri dana pensiun nasional masih menghadapi tantangan rendahnya tingkat partisipasi masyarakat. Dengan jumlah penduduk Indonesia yang telah melampaui 280 juta jiwa dan angkatan kerja lebih dari 150 juta orang, jumlah peserta program dana pensiun masih sangat relatif kecil dibandingkan total tenaga kerja nasional. 

Sebagian besar pekerja informal dan pekerja mandiri bahkan belum memiliki program pensiun yang terencana. Padahal, pemerintah dan Otoritas Jasa Keuangan terus mendorong peningkatan literasi keuangan dan kesiapan masyarakat menghadapi masa pensiun sebagai bagian dari agenda pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.

Sebab itu, Sinarmas AM mengenalkan Dana Pensiun Lembaga Keuangan Sinarmas Asset Management (DPLK SAM).Direktur Utama Sinarmas AM, Alex Setyawan W.K., menyatakan bahwa ini merupakan langkah strategis untuk memperluas inklusi keuangan sekaligus memperkuat ekosistem investasi jangka panjang di Indonesia.

"DPLK SAM bukan hanya ekspansi bisnis Sinarmas AM, tetapi juga bentuk kontribusi nyata kami dalam memperkuat ketahanan finansial masyarakat Indonesia. Sebagai Manajer Investasi pertama yang mendirikan DPLK, kami ingin menghadirkan layanan dana pensiun berbasis digital,” ujarnya di Jakarta, pekan ini.

Peluncuran ini dikatakan menandai tonggak penting dalam sejarah industri dana pensiun nasional, karena DPLK SAM menjadi DPLK pertama di Indonesia yang didirikan oleh perusahaan Manajer Investasi. DPLK SAM telah sah berdiri sejak memperoleh pengesahan oleh OJK berdasarkan surat nomor KEP-39/D.05/2026 tanggal 5 Juni 2026. 

Target

DPLK SAM menargetkan berbagai perusahaan dalam pilar usaha perusahaan dan perusahaan swasta di Indonesia, serta pekerja individual di sektor formal maupun informal khususnya dalam Program Pensiun Iuran Pasti (PPIP).

Untuk mencapai target-target tersebut, DPLK SAM akan memperluas pemasaran melalui kerja sama dengan aplikasi digital DPLK SAM serta jaringan distribusi penjualan mitra-mitra DPLK SAM.

Dengan memegang beberapa prinsip utama antara lain mendorong peningkatan kesadaran tentang pentingnya perencanaan pensiun sejak dini demi masa depan yang lebih tenang.

Kemudian menyediakan produk dana pensiun yang inklusif dan mudah diakses, sesuai dengan gaya hidup dan kebutuhan generasi masa kini, dan mengintegrasikan teknologi digital untuk menghadirkan layanan dana pensiun yang efisien, transparan, dan terpercaya.

DPLK SAM menyediakan produk dan layanan utama DPLK yang terdiri dari Program Pensiun Iuran Pasti (PPIP) untuk peserta individu (pekerja formal dan informal), Program Pensiun Iuran Pasti (PPIP) dan Dana Kompensasi Pasca Kerja (DKPK) untuk peserta institusi, Pembayaran Manfaat Pensiun Berkala (pensiun bulanan), dan Dana Pendidikan Anak.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  • liputan6
    Pensiun seseorang yang sudah tidak bekerja lagi karena usianya sudah lanjut dan harus diberhentikan, ataupun atas permintaan sendiri.
    Pensiun
  • liputan6
    Bursa Efek Indonesia atau BEI adalah salah satu tempat yang memperjualbelikan saham, obligasi, dan sebagainya di Indonesia.
    BEI
  • Dana Pensiun
  • Sinarmas AM