Sukses

Data Inflasi Pacu Gerak IHSG

Liputan6.com, Jakarta Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bakal positif pada hari ini, Selasa (1/3/2016). Gerak IHSG didorong oleh data perekonomian yang rilis pada awal bulan Maret 2016.

"‎Data perekonomian dalam negeri yang akan terilis awal bulan ini perkiraan akan cukup bagus," kata Analis PT Asjaya Indosurya Securities William Suryawijaya dalam risetnya.

Dia mengatakan, ‎IHSG akan bergerak pada support 4.674 kemudian resistance pada level 4.821.

 

"Support berada pada level 4.674 terlihat akan cukup kuat bertahan. Hari ini IHSG akan berpotensi menguat," tuturnya.

Analis PT Reliance Securities Lanjar Nafi menerangkan IHSG ditutup menguat dan melawan arus Bursa Asia yang mayoritas melemah kemarin. IHSG menguat 37,81 poin atau 0,80 persen ke level 4.770,96.

Dia mengatakan, IHSG menguat karena investor melihat suku bunga acuan berpotensi kembali dipangkas. Hal tersebut dengan asumsi inflasi masih rendah.

"Investor menilai pemangkasan suku bunga masih berpeluang berlanjut melihat inflasi yang terus terkendali. Investor asing pun tercatat melakukan aksi beli sebesar Rp 263 miliar meskipun 2 sektor favorit seperti infrastruktur dan properti terkoreksi," jelasnya.

Lanjar memperkirakan IHSG akan bergerak pada support 4.730 dan resistance 4.800.

PT Sinarmas Sekuritas memperkirakan IHSG akan menguat. IHSG akan bergerak di level support 4.710 dan resistance 4.840.

"Dari dalam negeri akan dirilis data inflasi untuk Februari. Untuk data inflasi MoM diperikarakan di level 0,2 persen dari sebelumnya 0,51 persen. Sedangkan data inflasi YoY diproyeksi di level 4,2 persen dari sebelumnya 4,14 persen," tulis riset Sinarmas Sekuritas.

Rekomendasi Saham

William merekomendasikan saham PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN),PT Pakuwon Jati Tbk (PWON), PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP).

Lanjar memilih PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Charoen Phokphand Indonesia Tbk (CPIN), PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR), PT United Tractors Tbk (UNTR), PT Wikaya Karya Tbk (WIKA), PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI).
Sementara Sinarmas Sekuritas merekomendasikan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR), PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP).