Cara Dompet Dhuafa Perluas Aksi Sosial, dari Yatim hingga Korban Kebakaran Hutan

Dompet Dhuafa memperluas jangkauan program sosial dan kemanusiaan lewat Incess for Humanity.

Diterbitkan 27 Oktober 2026, 14:49 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Dompet Dhuafa memperluas jangkauan program sosial dan kemanusiaan, dengan berkolaborasi bersama penyanyi sekaligus figur publik Syahrini.

Lewat Incess for Humanity, sebelas program diusung meliputi lansia berdaya guna, anak Indonesia sehat, peduli karhutla, beasiswa peduli generasi muda, sedekah Alquran, santunan anak yatim, Indonesia siap siaga, mustahik to muzaki, peduli guru ngaji, cinta Palestina dan berbagi zakat fitrah.

Peluncuran program tersebut berlangsung di kawasan Zona Madina, Parung, Bogor. Dalam kegiatan itu, Dompet Dhuafa dan Syahrini juga menyalurkan parsel kepada 250 penerima manfaat yang terdiri atas anak yatim dan lansia dari keluarga dhuafa.

Program-program tersebut menyasar berbagai kelompok masyarakat, mulai dari anak-anak, generasi muda, lansia, dan guru ngaji hingga masyarakat yang membutuhkan dukungan ekonomi serta bantuan kemanusiaan.

“Melalui kolaborasi ini dan peluncuran Incess for Humanity, kami berharap jangkauan kebaikan dan kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan dapat semakin luas dan memberikan dampak yang lebih besar,” kata Ketua Pengurus Dompet Dhuafa Ahmad Juwaini dalam keterangan tertulis, Selasa (27/10/2026).

Sementara itu, Syahrini mengatakan kolaborasi tersebut menjadi kesempatan untuk berbagi kebahagiaan dan memberikan dukungan kepada masyarakat yang membutuhkan, termasuk anak-anak, para ibu, lansia serta warga yang terdampak bencana.

“Semoga langkah kecil yang dilakukan hari ini bisa memberikan sedikit kebahagiaan dan manfaat. Sesuatu yang jauh lebih berarti dari sekadar kebahagiaan untuk diri sendiri, tetapi juga kebahagiaan dan kebermanfaatan untuk orang-orang yang sedang membutuhkan pertolongan,” ungkap Syahrini.

Dalam rangkaian peluncuran, Syahrini juga berkomunikasi secara daring dengan tim dan relawan Dompet Dhuafa dari Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa dan Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) yang tengah melakukan respons kebakaran hutan dan lahan di Sumatera Selatan dan Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

Syahrini menyapa dan menyampaikan apresiasi kepada para relawan yang membantu masyarakat terdampak karhutla, termasuk warga yang tetap menjalankan aktivitas sehari-hari di tengah kondisi udara yang terdampak asap.

Syahrini mengatakan kebiasaan berbagi telah tumbuh sejak dirinya masih kecil, terinspirasi dari almarhum ayahnya yang mengajaknya berbagi kepada anak-anak yatim.

“Dari kecil, almarhum ayahku selalu mengajak aku untuk berbagi kepada 500 anak yatim, hingga menjadi kebiasaan dan singkat cerita sampai 5.000 anak yatim. Itu menjadi gerakan Syahrini Berbagi dan hari ini dipertegas kembali bersama Dompet Dhuafa dengan gerakan Incess for Humanity,” ujar Syahrini.

Peluncuran Incess for Humanity turut dihadiri sejumlah pimpinan dan manajemen Dompet Dhuafa, di antaranya Ahmad Juwaini selaku Ketua Pengurus, Rahmad Riyadi selaku Pembina, Yayat Supriyatna selaku Pengawas, Etika Setiawanti selaku Direktur Fundraising dan Komunikasi, serta Asep Hendriana, Ahmad Shonhaji, dan dr Zakaria.