Demo di Jakarta, Polisi Bogor dan Depok Siapkan Penyekatan

Polres Bogor dan Depok menyiagakan personel untuk menghadang pelajar yang akan ikut demo di Jakarta.

 

Liputan6.com, Jakarta - Guna mengantisipasi pengerahan massa demo mahasiswa di Jakarta, Polres Bogor dan Polres Metro Depok menyiagakan ratusan personel gabungan.

"Personel kurang lebih 500 personel kalau total keseluruhan sama yang PAM gabungan Polsek, Polres, Brimob," kata Kabag Ops Polres Bogor, Kompol Wily Yulistiyo kepada wartawan, Selasa (20/10/2026).

Personel pengamanan disiagakan untuk mengantisipasi mobilisasi pelajar yang berniat mengikuti demonstrasi di ibu kota. Petugas di lapangan bakal menghadang serta memberikan imbauan persuasif agar para siswa membatalkan niatnya dan langsung kembali ke rumah.

"Kami belum dapat adanya informasi elemen dari Bogor yang akan ke Jakarta, tapi namanya ini kan harus diantisipasi tujuannya, ya bukan apa-apa kami hanya mengantisipasi, terutama pelajar-pelajar yang terprovokasi," terang Wily.

Pemeriksaan ketat disiagakan untuk mengantisipasi pelajar membawa barang diduga berbahaya.

"Kalau ada yang pidana, ya misalnya yang membawa senjata tajam atau bawa molotov, bawa apa yang kira-kira berpotensi untuk dipakai untuk unjuk rasa misalnya ini ya. Tapi kalau enggak ada, kami imbau pulang," ucap Wily.

Hal yang sama turut dilakukan Polres Metro Depok untuk mengantisipasi pengerahan massa untuk melakukan aksi demo.

"Artinya, wilayah Depok harus mampu menjadi lapisan penyangga yang menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif, sekaligus mendukung kelancaran pelayanan dan pengamanan aksi unjuk rasa di Jakarta," kata  Kapolres Metro Depok, Kombes Christian Rony Purba.

Rony menegaskan pengamanan tak sekadar mengawasi massa agar aspirasi tersampaikan secara damai, tetapi juga menjaga aktivitas warga Depok tetap berjalan normal. Pengaturan lalu lintas dan penjagaan titik vital dikerahkan demi memastikan situasi wilayah tetap kondusif.

"Ada 476 personil gabungan yang akan menjaga kondisivitas Kota Depok," ungkap Rony.

Polres Metro Depok akan melakukan penyekatan di sejumlah lokasi, seperti Jalan Raya Bogor, Fly over UI, Jalan Raya Ciputat-Parung, dan di sejumlah wilayah perbatasan Bogor. Selain itu, Polres Metro Depok turut melakukan pemantauan di sejumlah stasiun kereta maupun LRT yang berada di wilayah hukum Polres Metro Depok.

 

6 Lokasi Demo di Jakarta Hari Ini

Sebelumnya, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mengimbau pengguna jalan mengantisipasi kepadatan lalu lintas seiring adanya kegiatan aksi unjuk rasa dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pada Selasa (20/10/2026).

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Budi Awaluddin menyampaikan di Jakarta tercatat enam titik aksi yang dijadwalkan berlangsung mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai. Enam kawasan yang menjadi titik kegiatan tersebut meliputi Monas, Tugu Tani, DPR/MPR, UKI Cawang, Bundaran Senayan, dan Rawamangun.

"Diimbau kepada pengguna jalan untuk menghindari titik kegiatan penyampaian pendapat dengan menggunakan rute alternatif," kata Budi dalam keterangannya, Selasa (20/10/2026).

Budi menyampaikan pengaturan lalu lintas (lalin) akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Dishub DKI juga menyiagakan 60 personel untuk membantu mengatur arus kendaraan selama kegiatan berlangsung.

Bagi pengendara yang melintas di sekitar Monas dan Tugu Tani, Dishub DKI Jakarta menyiapkan sejumlah jalur alternatif berdasarkan arah perjalanan.

Pengendara dari Harmoni menuju kawasan Monas atau Stasiun Gambir dapat melintasi Jalan Ir. H. Juanda, Jalan Pos, Jalan Gedung Kesenian, Jalan Lapangan Banteng Utara, Jalan Lapangan Banteng Barat, Jalan Taman Pejambon, Jalan Pejambon, hingga Jalan Medan Merdeka Timur.

Sementara itu, pengendara dari Harmoni menuju Kemayoran atau Pulogadung dapat melalui Jalan Ir. H. Juanda, Jalan Pos, Jalan Dr. Sutomo, Jalan Gunung Sahari, dan Jalan Angkasa.

"Bagi pengendara dari Tanah Abang menuju Harmoni, jalur alternatif yang disiapkan meliputi Jalan Jatibaru Raya, Jalan Abdul Muis, dan Jalan Majapahit," jelas Budi.

Adapun pengendara dari Tanah Abang menuju Kemayoran atau Pulogadung dapat melintasi Jalan Jatibaru Raya, Jalan Abdul Muis, Jalan Majapahit, Jalan Ir. H. Juanda, Jalan Pos, Jalan Dr. Sutomo, Jalan Gunung Sahari, hingga Jalan Angkasa.

Lalu, pengendara dari Senen menuju Harmoni dapat menggunakan Jalan Gunung Sahari, Jalan Budi Utomo, Jalan Lapangan Banteng Utara, Jalan Katedral, dan Jalan Veteran.

Sedangkan perjalanan dari Senen menuju Tanah Abang dapat melalui Jalan Gunung Sahari, Jalan Budi Utomo, Jalan Lapangan Banteng Utara, Jalan Katedral, Jalan Veteran, Jalan Suryopranoto, Jalan Balikpapan, hingga Jalan Cideng Timur.

 

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6