Liputan6.com, Jakarta - Seorang pasien bernama Yurizal Tri Chaerawan meninggal dunia dalam perawatan di sebuah rumah sakit. Sebelum meninggal, Yurizal sempat mengeluh mengenai layanan rumah sakit yang diterimanya. Melalui akun Threads @yurizaltrich, Yurizal mengeluh lantaran tidak segera dapat layanan medis setelah masuk ke IGD.
"Delapan jam belum dapat ruangan. Enggak mau spill RS-nya, soalnya gue pakai BPJS," tulis Yurizal diakun @yurizaltrich, Rabu (22/7/2026).
Unggahan Yurizal ini mendapatkan banyak komentar nirempati dari tenaga kesehatan (nakes) baik dokter maupun perawat. Salah satu akun dengan komentar nirempati ini adalah akun milik @erudarahaadini.
Advertisement
"PP-nya kayak orang have tapi aslinya haven’t kah? haven’t some brain cells," tulis akun @erudarahaadini.
Berdasarkan penelusuran, diketahui pemilik akun ini seorang dokter berinisial EPR. EPR saat ini tercatat sebagai peserta program pendidikan spesialis (PPDS) di Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FKKMK) Universitas Gadjah Mada (UGM).
Terkait mahasiswanya yang berkomentar nirempati ini, UGM angkat bicara. Juru Bicara UGM, I Made Andi Arsana mengatakan jika kasus ini mendapatkan perhatian dari pihak universitas.
Made Andi menerangkan bahwa sempat ada pembahasan internal di FKKMK UGM soal komentar nirempati yang terjadi.
"Kemarin ada diskusi internal di UGM, terutama di FKKMK," ujar Made Andi padawartawan, Rabu (5/8/2026).
Made Andi membeberkan saat ini UGM masih melakukan pembahasan lebih lanjut terkait persoalan tersebut. Made Andi menerangkan UGM akan segera memberikan informasi jika sudah ada proses lebih lanjut.
"Saya akan update jika sudah ada hasil," ungkap Made Andi.
Â
Sementara itu Manajer Hukum dan Humas RSUP Dr Sardjito Banu Hermawan mengakui pihaknya sudah melakukan penelusuran usai sejumlah warganet melaporkan akun tersebut ke RSUP Dr Sardjito. Banu membeberkan pemilik akun itu bukan pegawai di RSUP Dr Sardjito.
"Kami mengetahui adanya unggahan tersebut karena IG Sardjito ditag oleh netizen. Selanjutnya kami melakukan penelusuran lebih lanjut," kata Banu saat dihubungi.
"Dari hasil penelusuran, kami nyatakan bahwa dokter tersebut bukan karyawan RS Sardjito. dokter tersebut peserta program pendidikan spesialis. Artinya yang bersangkutan peserta didik FKKMK (Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan) UGM," imbuh Banu.
Banu menerangkan pihak RSUP Dr Sardjito akan bekerja sama dengan pihak FKKMK UGM akan melakukan klarifikasi kepada pemilik akun itu. Nantinya klarifikasi ini untuk mengetahui alasan terkait unggahan itu dibuat oleh yang bersangkutan.
"Terkait unggahan yang beredar, kami RS Sardjito bersama FKKMK UGM yang tergabung dalam tim pendidikan bermartabat, akan melakukan klarifikasi dan pemanggilan lebih lanjut kepada yang bersangkutan kenapa dan apa alasannya melakukan unggahan tersebut," ucap Banu.
Banu memastikan jika unggahan pemilik akun @erudarahaadini ini merupakan tindakan personal. Unggahan komentar, sambung Banu, tidak mewakili nama institusi termasuk RSUP Dr Sardjito.
"Tentu saja RS Sardjito dan FKKMK UGM selalu memiliki komitmen kuat untuk melindungi harkat martabat siapapun. Sekali lagi kami menegaskan bahwa unggahan tersebut merupakan tindakan yang dilakukan personal dan bukan atas nama institusional," tutup Banu.
Sedangkan berdasarkan pantauan di medsos, akun EPR sudah menyampaikan permintaan maafnya atas komentar nirempati yang diunggahnya.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315947/original/020958800_1785905048-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-05T114257.981.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5180934/original/084797400_1743849572-20250405-Monas-HER_4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8714532/original/000144500_1782797436-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-30T122233.633.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315872/original/087159700_1785900314-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-05T102428.295.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315764/original/018573500_1785893347-yurizal_ok2.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306619/original/064527200_1784885765-caroline-lm-JiBssiZVPZA-unsplash__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3251556/original/099101400_1601292764-photo-1554574004-b5ed96682e9b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3167349/original/049156100_1593592165-20200701-Iuran-BPJS-Kesehatan-Resmi-Naik--ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9111141/original/050559400_1783060965-Edy__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8714139/original/054942400_1782796901-bpjs__4_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8712680/original/020579600_1782794460-bpjs__3_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8522060/original/066754900_1782450323-WhatsApp-Image-2026-06-26-at-09.56.32.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263189/original/085238600_1781864950-WhatsApp_Image_2026-06-19_at_17.22.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5437321/original/005168000_1765248432-044d577c-1541-4753-a618-d7e80a83a7bc.jpg)