Liputan6.com, Jakarta - Sejumlah keluarga penumpang KMP Mutiara Santosa 2 terbakar di perairan utara Madura mulai mendatangi Posko Crisis Center (MCC) Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Makassar untuk mencari kepastian nasib anggota keluarganya. Posko tersebut dibuka sebagai pusat layanan informasi bagi keluarga penumpang masih menunggu perkembangan proses evakuasi dan pendataan korban.
Salah satunya Kastia yang datang sebagai perwakilan keluarga di Makassar untuk mencari informasi mengenai sepupunya, Bustam Sanusi. Menurutnya, Bustam berada di atas KMP Mutiara Santosa 2 dan membawa sebuah mobil saat kapal mengalami kebakaran di perairan utara Madura.
"Saya mau mencari informasi sepupu saya yang terbakar kapalnya kemarin di Madura atas nama Bustam. Dia bawa mobil, sampai sekarang belum ada kabarnya. Ke sini saya mau tanya informasi bagaimana kondisinya karena belum ada kabarnya dari Surabaya," kata Kastia di Posko MCC KSOP Utama Makassar, Senin (3/8/2026).
Advertisement
Kastia mengaku keluarganya hingga kini belum mendapatkan informasi mengenai keberadaan Bustam. Bahkan, nama sepupunya juga belum tercantum dalam data korban yang diterima keluarga.
"Belum ada terdaftar namanya di data korban. Tadi malam baru saya tahu beritanya karena saudara menelepon. Belum ada kabarnya sampai sekarang," ujar Kastia.
Kastia berharap melalui posko tersebut keluarga dapat memperoleh informasi resmi mengenai kondisi Bustam maupun perkembangan proses pencarian korban.
Â
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314812/original/078671500_1785796029-953886.jpg)
Sementara itu, Kepala Seksi Pengawasan KSOP Utama Makassar Bahar mengatakan Posko Crisis Center dibuka untuk memberikan pelayanan informasi kepada keluarga penumpang maupun korban KMP Mutiara Santosa 2 di wilayah Sulawesi Selatan.
"Untuk pembukaan posko di KSOP Makassar terkait tenggelamnya KMP Mutiara Santosa 2, kita buka di MCC KSOP Utama Makassar. Jadi jangan sampai ada teman-teman korban atau keluarga korban, silakan datang ke MCC KSOP Utama Makassar," ujar Bahar.
Menurut Bahar, sejak dibuka pada Minggu (2/8/2026) malam, sekitar 10 orang telah mendatangi posko untuk mencari informasi mengenai anggota keluarga mereka yang diduga berada di atas kapal.
Dia mengatakan KSOP Utama Makassar terus berkoordinasi dengan KSOP Tanjung Perak selaku posko utama penanganan melalui MCC untuk memperoleh pembaruan data manifes penumpang, jumlah korban selamat, korban meninggal, maupun korban yang masih dalam proses pendataan.
"Kalau posko di sini dibuka 1x24 jam sampai korban semua ditemukan," kata Bahar.
Bahar menjelaskan pihaknya belum dapat menyampaikan data terbaru karena masih menunggu pembaruan resmi dari KSOP Tanjung Perak. Setiap perkembangan mengenai manifes penumpang maupun hasil proses evakuasi akan segera diteruskan kepada keluarga yang datang ke posko.
Dia menambahkan keberadaan Posko MCC KSOP Utama Makassar dipilih agar masyarakat lebih mudah mengakses informasi. Petugas disiagakan selama 24 jam sehingga keluarga korban dapat datang kapan saja untuk meminta informasi maupun menyampaikan laporan.
"Kalau orang mau datang bertanya, langsung ke sini karena petugas selalu ada. Jadi orang tidak kesulitan mendapatkan informasi," pungkas Bahar.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314814/original/001519100_1785796030-953885.jpg)
KMP Mutiara Terbakar di Tengah Laut
Sebagai informasi, kebakaran hebat melanda KMP Mutiara Santosa 2 saat berlayar dari Surabaya menuju Makassar pada Minggu (2/8/2026) pagi. Insiden yang terjadi di perairan utara Madura itu memicu kepanikan ratusan penumpang yang berupaya menyelamatkan diri sebelum akhirnya dievakuasi tim SAR gabungan.
Peristiwa bermula sekitar pukul 06.00 WIB ketika nahkoda KMP Mutiara Santosa 2 melaporkan adanya kebakaran di atas kapal kepada perusahaan pelayaran. Tak lama kemudian, komunikasi dengan kapal terputus.
Api kemudian membesar dan dengan cepat melalap sebagian badan kapal. Kepulan asap hitam membumbung tinggi dari atas kapal, sementara penumpang berhamburan menuju area haluan dan dek terbuka untuk menghindari kobaran api.
Dalam kondisi darurat, sebagian penumpang mengenakan jaket pelampung lalu melompat ke laut untuk menyelamatkan diri sambil menunggu bantuan datang. Kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi turut memberikan pertolongan awal kepada para korban.
Menerima laporan tersebut, Basarnas bersama TNI AL, Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP), serta sejumlah kapal niaga dan kapal tunda segera mengerahkan operasi pencarian dan evakuasi di lokasi kejadian yang berada sekitar 19 mil laut di utara Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.
Proses evakuasi berlangsung selama berjam-jam. Korban yang berhasil diselamatkan dievakuasi menggunakan kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi sebelum dibawa ke daratan untuk mendapatkan penanganan medis dan pendataan.
Dari data yang diterima Liputan6.com Senin pagi, KMP Mutiara Santosa 2 diketahui mengangkut 271 orang yang terdiri atas 232 penumpang dan 39 awak kapal (ABK), serta membawa 181 unit kendaraan dalam pelayaran rute Surabaya-Makassar. Hingga perkembangan terakhir, tim SAR gabungan telah mengevakuasi 230 orang, dengan rincian 225 orang selamat dan 5 orang meninggal dunia, sementara 41 orang lainnya masih dalam proses pencarian. Operasi SAR terus dilakukan oleh Basarnas bersama TNI AL, KPLP, dan unsur terkait untuk menemukan seluruh korban yang belum diketahui keberadaannya.
Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan juga memastikan akan melakukan investigasi menyeluruh untuk mengungkap penyebab kebakaran KMP Mutiara Santosa 2. Di sisi lain, pendataan korban terus dilakukan hingga seluruh penumpang dipastikan ditemukan.
Â
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314568/original/051669400_1785750475-cek_fakta_-_prabowo_gibran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5321099/original/046540500_1755663228-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__75_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256352/original/040260500_1781154176-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-11T120248.984.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314286/original/024914700_1785742099-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-03T142618.819.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314813/original/077758900_1785796029-953883.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4473583/original/010189000_1687242103-Emi_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5269743/original/092797600_1751358995-Gianni_Infantino.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302387/original/003320700_1784544976-Argentina_s_Nicolas_Otamendi__19__and_Nahuel_Molina__26__scuffle_with_Spain___s_Rodri__16_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294318/original/065079400_1783829517-063_2285706113.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9245742/original/085478200_1783138991-verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299398/original/064759200_1784250864-000_B8VA8NK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300741/original/083077900_1784373810-olmo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289600/original/065309500_1783409865-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301644/original/087929500_1784508450-trump_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9313928/original/079545000_1785725847-ev3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314020/original/045829700_1785729808-WhatsApp_Image_2026-08-03_at_09.56.27.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9313415/original/088363000_1785640729-arsip-berita-dari-spbu-sipirok-pengemudi-ceritakan-pengalaman-penggunaan-b50-ovc3eal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9313853/original/035964000_1785716470-259546.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9313776/original/080734200_1785680209-WhatsApp_Image_2026-08-02_at_21.09.57.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9313767/original/094270800_1785679819-WhatsApp_Image_2026-08-02_at_19.35.56.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9313439/original/034837500_1785644864-Evakuasi_Penumpang_KMP_Mutiara_2_Terbakar_di_Perairan_Sumenep.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9313598/original/051405400_1785657960-Screenshot_2026-08-02_144548.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9313588/original/099239400_1785656619-KM-Sentosa.jpg)