Pemkot Solo Siapkan Satgas Parkir, Jukir Nakal Jadi Sasaran

Penertiban juru parkir liar menjadi bagian dari pembenahan layanan publik di Solo.

Diterbitkan 28 Juli 2026, 13:54 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo memperkuat penertiban terhadap juru parkir (jukir) liar yang meresahkan masyarakat. Penindakan tegas disiapkan, mulai dari pencabutan izin hingga blacklist pengelola.

Wali Kota Solo, Respati Ardi menyatakan, praktik jukir nakal yang mematok tarif tinggi tidak bisa lagi ditoleransi. Dia pun mengancam akan memberi sanksi dan melarang jukir yang kedapatan meminta retrebusi parkir di luar ketentuan.

“Titik-titik pengelola yang masih ada jukir liar, harga yang tidak wajar akan kita berikan sanksi. Dan jika masih berulang akan kita cabut dan blacklist,” kata Respati, Selasa (28/7/2026).

Untuk memperkuat penanganan, Pemkot Solo tengah menyiapkan pembentukan satuan tugas atau Satgas khusus parkir.

Sebagai persiapan, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Solo melakukan studi ke Kesbangpol Kota Surabaya terkait model penanganan jukir nakal.

“Hari ini Kesbangpol Solo belajar ke Kesbangpol Surabaya terkait Satgas Parkir untuk tindakan tegas terhadap jukir-jukir liar. Saya rasa tidak bisa ditolerir kembali karena ini menyangkut pelayanan dasar masyarakat,” bebernya.

Satgas ini nantinya diharapkan bisa bertindak cepat di lapangan dan memberikan efek jera bagi jukir yang melanggar.

 

Pembayaran Non Tunai dan Seragam Baru

Selain penindakan, Pemkot Solo juga akan membenahi sistem parkir melalui digitalisasi. Pembayaran non-tunai menggunakan QRIS akan mulai diterapkan di kawasan Zona B.

“Untuk Zona B, nanti akan langsung menggunakan QRIS, sekalian launching seragam dan pembenahan lainnya,” imbuh Respati.

Penerapan QRIS dan seragam baru bagi petugas parkir diharapkan membuat sistem parkir lebih tertib dan transparan, sekaligus meminimalkan pungli oleh oknum.

Melalui kombinasi penertiban jukir liar, evaluasi pengelola, pembentukan Satgas, hingga digitalisasi pembayaran, Respati berharap pelayanan parkir di Kota Solo menjadi lebih aman, nyaman, dan tidak memberatkan masyarakat.

 

Reporter: Arie SunaryoSumber : Merdeka.com