Nyala Lilin dan Harapan untuk 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Aksi solidaritas ini lahir dari rasa ikatan emosional yang mendalam sesama pekerja media.

Diterbitkan 12 September 2026, 00:58 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pendar cahaya lilin dinyalakan di tengah kegelapan menjadi simbol harapan yang tak padam dari dari para insan pers bagi keselamatan lima jurnalis serta tiga awak kapal yang hilang kontak di perairan Selat Sunda.

Sejumlah organisasi profesi jurnalis yang terdiri dari Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Aliansi Jurnalis Independen (AJI), serta elemen insan pers lainnya bergandengan tangan bersama jajaran Polres Sukabumi Kota.

Mereka menundukkan kepala mengetuk pintu langit demi keselamatan rekan-rekan mereka yang tengah bertaruh nyawa saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau.

Ketua IJTI Korda Sukabumi Raya, Apit Haeruman, mengungkapkan bahwa aksi solidaritas ini lahir dari rasa ikatan emosional yang mendalam sesama pekerja media.

"Kami dari teman-teman jurnalis Sukabumi, PWI, IJTI, dan AJI, juga beberapa insan pers melakukan doa bersama dan ada menyalakan lilin juga sebagai bentuk harapan kita," ujar Apit, Jumat (11/9/2026) malam.

 

Apit menuturkan, kendati aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau hingga kini masih terus terjadi di lokasi pencarian, doa dan keyakinan tidak boleh terputus.

"Jurnalis yang sedang bertugas melakukan peliputan di bencana alam erupsi Gunung Anak Krakatau mudah-mudahan mereka masih diberikan keselamatan," ujar dia.

Di tengah situasi yang penuh resiko di lapangan, harapan besar terus dipanjatkan agar seluruh jurnalis dan kru kapal dapat ditemukan dan berkumpul kembali bersama keluarga.

"Dan ada harapan bisa kembali ke rumah karena kita tahu bahwa hari ini erupsi Gunung Anak Krakatau masih terjadi. Semoga Tim SAR berhasil menemukan mereka dalam kondisi selamat," kata dia.

Rasa duka cita dan kepedulian mendalam juga dipanjatkan oleh jajaran kepolisian. Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Sentot Kunto Wibowo, menyampaikan rasa empati atas musibah yang menimpa para pejuang informasi tersebut.

"Kami atas nama Polres Sukabumi Kota mengucapkan belasungkawa dan berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada rekan-rekan kita, lima orang wartawan yang sampai saat ini belum diketahui keberadaannya," tutur AKBP Sentot Kunto Wibowo.

Tak hanya mengalirkan doa, Polres Sukabumi Kota juga menggalang bantuan finansial guna menguatkan ketabahan keluarga korban yang saat ini sedang menanti kepastian di rumah.

"Insyaallah kami dari keluarga besar Polres Sukabumi Kota memberikan sedikit donasi kepada lima keluarga rekan-rekan kita yang nantinya kami sampaikan kepada perwakilan PWI di wilayah Sukabumi. Semoga bermanfaat dan bagi keluarga selalu dikuatkan," tambah Sentot.

Sebagai informasi, rombongan peliput yang dilaporkan hilang kontak sejak Senin (7/9/2026) tersebut terdiri dari lima jurnalis yaitu M. Bagus Khoirunnas (LKBN Antara), Arie Basuki (Merdeka.com), Yudhis (iNews), Daus (Anadolu Agency), dan Donal (freelance) serta tiga awak kapal pendamping, yakni Warta (kapten), Surakman (ABK), dan Heriyanto (guide). Hingga kini, Tim SAR Gabungan masih terus berjuang menyisir perairan Selat Sunda.