Wapres Gibran Ramaikan Kemeriahan Pawai Paskah di Kupang, Bawa Pesan Toleransi

Gibran Ikut Pikul Salib Pawai Paskah GMIT di Kupang NTT

Diterbitkan 06 April 2026, 17:29 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka ambil bagian dalam kemeriahan Pawai Paskah Pemuda Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) 2026 di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (6/4/2026). Dalam momen tersebut, Gibran turut dalam rombongan yang membawa salib raksasa bersama pemuda dan tokoh gereja sebagai simbol kebersamaan.

Kegiatan yang berlangsung di Bundaran Tirosa itu diawali dengan penyerahan obor pawai oleh Gibran kepada perwakilan Pemuda GMIT. Suasana semakin semarak saat peserta dari GMIT Amarasi Timur tampil mengenakan busana adat, diiringi nyanyian dan pembacaan puisi.

Tak lama berselang, Ketua Sinode GMIT Pendeta Samuel Pandie mengajak Gibran dan sejumlah pejabat, termasuk Gubernur NTT Melki Laka Lena dan Wali Kota Kupang Christian Widodo, untuk ikut berjalan dalam rombongan yang membawa salib raksasa.

Gibran terlihat berada di barisan depan rombongan pembawa salib. Diikuti para pejabat dan pemuda lainnya. Prosesi itu menjadi simbol persatuan antara pemerintah, gereja, dan masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan bersama.

Pendeta Samuel Pandie mengapresiasi kehadiran Wakil Presiden di tengah umat GMIT. Dia berharap Pawai Paskah ini dapat berkembang menjadi agenda nasional yang memberi dampak luas, termasuk bagi ekonomi masyarakat.

Wapres Gibran menyampaikan pesan penting tentang menjaga persatuan di tengah keberagaman. Dia juga menitipkan salam Paskah dari Presiden Prabowo Subianto kepada masyarakat NTT.

“Jangan mudah terprovokasi dan percaya kabar bohong. Pembangunan tidak akan berjalan kalau kita terpecah,” ujar Gibran.

Wapres juga mendorong agar kegiatan keagamaan seperti Pawai Paskah GMIT hingga tradisi Semana Santa di Larantuka terus dikembangkan sebagai bagian dari potensi wisata rohani di NTT.

Usai mengikuti rangkaian kegiatan, Gibran menyempatkan diri menyapa warga, termasuk kaum difabel, menerima cendera mata, dan melayani permintaan foto sebelum meninggalkan lokasi.

Selama di Kupang, Gibran dijadwalkan akan melakukan sejumlah kegiatan dengan pengamanan menyeluruh dari 1500 personel gabungan TNI-Polri.

Gibran tiba di Bundaran Tirosa sekitar pukul 10.29 WITA. Saat tiba di Bundaran Tirosa, Gibran disambut secara adat Timor. Pada kesempatan itu, Gibran memberikan obor kepada Pemuda GMIT, dan melepaskan peserta Festival Pawai Paskah Pemuda GMIT 2026.

Gibran kemudian meninjau SD Inpres Kaniti di Kabupaten Kupang sekitar pukul 11.20–11.50 WITA dan ke lokasi agro eduwisata di pukul 12.00–12.30 WITA. Setelahnya ia akan mengunjungi pasar rakyat dan pelaku UMKM lokal, termasuk meninjau aktivitas perdagangan di Pasar Kasih serta produk tenun ikat khas NTT, juga singgah di NTT Mart.

 

Pesan Toleransi

Dalam sambutannya di Bundaran Tirosa, Gibran menyampaikan salam dari Presiden Prabowo Subianto kepada warga NTT yang merayakan Paskah. Ia menyebut ini Pawai Paskah Pemuda GMIT 2026 ini bukan saja acara keagamaan tetapi pesan perdamaian dan toleransi.

"Ini agenda wisata rohani yang perlu didukung dari promosi, infrastruktur, UMKM lokal dan ekonomi kreatif," ujarnya.

Gibran menyebut NTT memiliki berbagai potensi wisata rohani mulai dari Semana Santa di Larantuka, Patung Maria Bunda Segala Bangsa di Nilo Sikka, juga ditambah Pawai Paskah di Kupang ini maka dapat mendorong ekonomi rakyat.

Ia juga mengajak masyarakat di NTT untuk terus menjaga toleransi di tengah konflik termasuk perpecahan di berbagai belahan dunia.

"Untuk itu Indonesia perlu menjaga toleransi. Jangan mudah terprovokasi. Jangan mudah percaya kabar bohong. Tidak ada satu negara yang bisa melakukan pembangunan bila ada perpecahan," ujar Gibran.