Semeru Tiga Kali Erupsi Dalam Sehari, Ini Penjelasan Badan Geologi

Badan Geologi pun menyampaikan sejumlah rekomendasi atas perkembangan aktivitas vulkanik di gunung tersebut.

Diterbitkan 11 Maret 2026, 06:43 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Badan Geologi mencatat setidaknya terjadi tiga kali erupsi di Gunung Semeru dalam sehari, Selasa (10/3/2026). Masyarakat diimbau untuk mewaspadai potensi awan panas dan aliran lahar pada batas radius tertentu.

Menurut laporan petugas dari pos pengamatan, erupsi gunung api yang terletak di Jawa Timur itu tercatat pada pukul 10.06 WIB, 18.07 WIB dan 18.21 WIB. Tinggi kolom abu teramati mencapai 500-1.000 meter dari atas puncak.

"Saat ini, status Gunung Semeru berada pada status Level III (Siaga)," kata Kepala Badan Geologi Lana Saria kepada wartawan di Bandung, dikutip Liputan6.com.

Badan Geologi pun menyampaikan sejumlah rekomendasi atas perkembangan aktivitas vulkanik di gunung tersebut. Merujuk rekomendasi terakhir pascaerupsi, mayarakat tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi).

Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan, karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak.

Selain itu, masyarakat diminta tidak beraktivitas dalam radius 5 Km dari kawah/puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar).

"Waspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai atau lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan," pungkasnya.

  • Gunung Semeru atau Gunung Meru adalah sebuah gunung berapi kerucut di Jawa Timur, Indonesia
    Gunung Semeru atau Gunung Meru adalah sebuah gunung berapi kerucut di Jawa Timur, Indonesia
    Semeru
  • liputan6
    Erupsi dahsyat terbaru dari Gunung Semeru terjadi pada 19 November 2025. Erupsi ini menyebabkan tiga orang luka berat, 204,63 hektare lahan pertanian rusak, 21 unit rumah rusak berat, serta perpanjangan status tanggap darurat bencana di Lumajang.
    Erupsi Gunung Semeru
  • Gunung Berapi
  • Sorot