Pria Bertopeng Bacok Lansia Pemilik Toko Kelontong, Tangan Nyaris Putus

Korban pria mengalami luka serius di bagian lengan hingga nyaris putus, sementara istrinya menderita luka bacok di paha.

Diterbitkan 12 Februari 2026, 20:48 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Fajri (62) dan Rohimah (61), pasangan suami istri (pasutri) lanjut usia pemilik toko kelontong di Dusun Katibung 2, Desa Sidomulyo, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan, menjadi korban pembacokan oleh pria tak dikenal, Rabu (11/2/2026) sekira pukul 19.30 WIB.

Akibat serangan tersebut, sang suami mengalami luka serius di bagian lengan hingga nyaris putus, sementara istrinya menderita luka bacok di paha.

“Di Sidomulyo tadi malam. Korban suami istri. Pelaku masih dalam penyelidikan dan dilakukan pengejaran,” kata Kasatreskrim Polres Lampung Selatan, AKP Noviarif Kurniawan saat dikonfirmasi, Kamis (12/2).

Peristiwa itu membuat warga sekitar geger dan langsung berdatangan ke lokasi setelah mendengar teriakan minta tolong dari korban.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat seorang pria datang ke toko kelontong milik korban dengan mengenakan topeng. Pelaku sempat berpura-pura menjadi pembeli dan menawar barang dagangan yang dilayani Rohimah.

Namun, setelah terjadi percakapan mengenai harga barang, pelaku tiba-tiba mengeluarkan senjata tajam dan membacok paha Rohimah. Korban pun berteriak meminta pertolongan.

Mendengar teriakan tersebut, Fajri yang berada tak jauh dari lokasi bergegas keluar untuk menolong istrinya. Nahas, ia juga menjadi sasaran dan dibacok pada bagian lengan hingga mengalami luka parah.

Warga yang mendengar keributan langsung mendatangi toko. Sementara pelaku diduga melarikan diri seorang diri dengan membawa dua bilah senjata tajam.

Fajri kemudian dilarikan ke rumah sakit di Kota Bandar Lampung untuk mendapatkan penanganan intensif. Sedangkan Rohimah menjalani perawatan di klinik terdekat.

Noviarif menambahkan, polisi masih mendalami identitas dan gambaran pelaku. “Mohon doanya agar segera bisa kami tangkap,” ujarnya singkat.

Saat ditanya lebih lanjut terkait dugaan pelaku mengenakan topeng saat beraksi, Noviarif belum memberikan tanggapan lebih jauh. Polisi kini masih memburu pelaku yang identitasnya belum diketahui.