Terpeleset Saat Turun Gunung Burangrang, Seorang Pendaki Terjatuh ke Jurang

Seorang pendaki bernama Jhomas (30) terjatuh ke jurang di kawasan Lembah Gunung Burangrang, Kabupaten Bandung Barat, saat melakukan pendakian seorang diri (solo hiking) pada Minggu (19/10/2025).

Diterbitkan 19 Oktober 2025, 19:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Bandung Seorang pendaki dilaporkan terjatuh ke jurang di kawasan Lembah Gunung Burangrang, Kecamatan Pasirlangu, Kabupaten Bandung Barat, pada Minggu (19/10/2025) siang. Korban bernama Jhomas (30) mengalami cedera dan tidak mampu melanjutkan perjalanan setelah terpeleset saat menuruni jalur Tanjakan Mentari.

Informasi awal diterima oleh Tim Siaga Kantor SAR Bandung pada sekitar pukul 15.10 WIB, setelah Jhomas sendiri berhasil menghubungi pihak basecamp dan SAR Bandung untuk meminta bantuan evakuasi.

Menurut keterangan, insiden terjadi sekitar pukul 11.00 WIB di ketinggian sekitar 1.710 meter di atas permukaan laut (mdpl), atau sekitar 531 meter dari puncak Gunung Burangrang.

"Korban melakukan pendakian seorang diri atau solo hiking. Dalam perjalanan turun menuju basecamp, ia terpeleset dan jatuh ke jurang di area Lembah Burangrang. Saat ini korban masih bisa dihubungi dan memberikan informasi lokasi," jelas Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Ade Dian segera memerintahkan tim rescue menuju lokasi untuk melakukan operasi evakuasi.

Tim SAR bergerak cepat dengan membawa sejumlah alat utama (alut), di antaranya 1 unit mobil rescue, 1 unit motor trail, 1 set peralatan SAR gunung hutan, 1 unit UAV thermal, serta 1 set peralatan medis dan alat pelindung diri (APD) personal.

Sekitar pukul 17.17 WIB, tim rescue Kantor SAR Bandung telah tiba di Basecamp Mentari Burangrang. Mereka langsung melakukan koordinasi lapangan, menentukan jalur tercepat menuju lokasi korban, serta membagi tim berdasarkan medan dan kebutuhan evakuasi.

 

Diguyur Hujan

Upaya pencarian dan evakuasi dilakukan dengan pendekatan hati-hati mengingat medan di Lembah Burangrang cukup curam dan licin, terutama setelah hujan mengguyur kawasan tersebut pada siang hari.

Selain menggunakan jalur darat, tim juga memanfaatkan drone UAV thermal untuk memantau posisi korban dari udara dan memetakan area sekitar jurang.

Hingga berita ini diturunkan, tim SAR masih dalam proses menuju lokasi korban. Kondisi Jhomas dilaporkan stabil, meskipun mengalami luka dan kelelahan akibat terjatuh serta menunggu bantuan selama beberapa jam.

Pihak SAR Bandung mengimbau para pendaki untuk tidak melakukan pendakian seorang diri, terutama pada jalur menantang seperti Gunung Burangrang, serta selalu melapor ke basecamp dan membawa peralatan keselamatan standar sebelum memulai pendakian.