Liputan6.com, Makassar - Enam anggota Polrestabes Makassar diduga terlibat dalam kasus penyiksaan dan pemerasan terhadap seorang warga di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan. Kasus ini tengah diselidiki oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sulsel.
Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, membenarkan kejadian tersebut. Dia mengatakan bahwa laporan dari korban langsung ditindaklanjuti.
"Ada dugaan pelanggaran kode etik dan disiplin oleh anggota Polrestabes. Setelah korban melapor, para terduga pelaku langsung kami amankan hari itu juga," kata Arya, Selasa (3/6/2025).
Advertisement
Peristiwa ini terjadi pada Minggu malam, 27 Mei 2025, sekitar pukul 22.00 WITA. Saat itu, korban, Yusuf Saputra (20), sedang duduk di sekitar lapangan sepak bola Galesong, Kabupaten Takalar. Tiba-tiba, enam orang yang mengaku polisi datang dan menodongkan senjata ke arah Yusuf dan menuduhnya terlibat dalam peredaran narkoba.
Yusuf kemudian dibawa ke tempat sepi, diikat, dan mengalami tindakan kekerasan. Ia dipaksa mengakui tuduhan sebagai pengedar narkoba. Bahkan, menurut keterangan korban, ia ditelanjangi dan dimintai uang damai sebesar Rp15 juta. Karena tidak mampu membayar, Yusuf kemudian dilepaskan.
"Korban dan anggota yang diduga terlibat sudah kami periksa. Proses saat ini menunggu sidang kode etik. Jika terbukti bersalah, kami akan memberikan sanksi seberat-beratnya," tegas Arya.
Ia menambahkan, Propam Polda Sulsel telah menggelar penyelidikan berdasarkan laporan keluarga korban. Pemeriksaan dilakukan terhadap rekaman percakapan di ponsel, aliran uang, serta keterangan saksi-saksi.
Selain dugaan penyiksaan dan pemerasan, tindakan para polisi tersebut juga dinilai melanggar prosedur hukum. Pasalnya, penangkapan dilakukan di luar wilayah hukum Polrestabes Makassar dan tanpa surat perintah resmi.
"Mereka juga meninggalkan tugas tanpa izin karena saat kejadian seharusnya sedang menjalani piket," tambah Arya.
Salah satu terduga pelaku diketahui berinisial Bripda A dan telah ditahan di Polrestabes Makassar sambil menunggu proses sidang etik di Propam Polda Sulsel. Sementara itu, lima anggota lainnya juga telah diamankan dan masih dalam pemeriksaan untuk mengetahui sejauh mana keterlibatan masing-masing.
“Yang jelas, Bripda A sudah dicopot dari jabatannya dan ditahan. Untuk anggota lainnya, peran mereka sedang kami dalami,” tutup Arya.
Simak juga video pilihan berikut ini :
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302223/original/051263400_1784536914-cek_fakta_-_Ahok_kaesang_PSI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296017/original/033910000_1784000101-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T103335.623.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301916/original/013821200_1784525743-Screenshot_2026-07-20_115318.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3306157/original/029605700_1606270068-cek_fakta_flu_spanyol_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2301361/original/087475400_1533289263-1533289263678785a6afb8b8e87a-1516960651-68a924bc8b749cf5e5e988632909e917.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1371708/original/005900800_1476258392-Makassar.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302340/original/087613100_1784541640-Spanish_fans_celebrate_in_central_Madrid.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9235543/original/099244900_1783127691-000_B98R6HZ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302243/original/013845100_1784537891-063_2286809086.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301955/original/012346900_1784527977-1000126597.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301623/original/095037200_1784505166-ar6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301627/original/085125100_1784505408-MESSI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261022/original/011651800_1781674026-AP26168055762005.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301730/original/072758800_1784514690-scaloni.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301703/original/072952300_1784513338-AP26200795262872.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301645/original/011342100_1784508477-WhatsApp_Image_2026-07-20_at_06.14.43__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301615/original/050018500_1784504753-enzo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301480/original/059786800_1784468254-888810.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295301/original/037353900_1783924552-WhatsApp_Image_2026-07-13_at_13.24.37.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291950/original/043229300_1783580631-847367.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289278/original/031440900_1783397268-836070.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9017462/original/020746300_1783001670-824756.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3656867/original/008976200_1638968126-tenggelam-ilustrasi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5377998/original/059403000_1760175134-snapins-ai_3499365195502653790.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8727133/original/052085400_1782816459-816092.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8679732/original/063438400_1782727549-WhatsApp_Image_2026-06-28_at_23.07.03.jpeg)