Autoliv Tampilkan Setir Lipat untuk Mobil Otonom di CES 2026

Autoliv dan Tensor memperkenalkan setir lipat pertama di dunia yang sudah dirancang khusus untuk mobil otonom Level 4

Diterbitkan 10 Januari 2026, 12:04 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Teknologi kendaraan otonom semakin nyata di depan mata dengan hadirnya inovasi terbaru dari Autoliv, pemasok sistem keselamatan otomotif terbesar di dunia. Pada ajang Consumer Electronics Show (CES) 2026 yang digelar di Las Vegas, Autoliv bersama perusahaan mobil otonom Tensor memperkenalkan setir lipat revolusioner yang dirancang untuk kendaraan dengan kemampuan Level 4 autonomus driving, dimana mobil ini dapat menangani semua tugas berkendara dalam kondisi tertentu tanpa campur tangan dari pengemudi.

Dalam kondisi berkendara manual, setir ini berfungsi layaknya roda kemudi tradisional, lengkap dengan airbag di dalamnya untuk keselematan konvensional.

Namun, begitu sistem otonom diaktifkan, setir akan otomatis melipat masuk ke dalam dasbor, memberikan ruang kabin yang menjadi lebih luas dan kenyamanan lebih bagi penumpang.

Walaupun manfaat ruang ekstra masih diperdebatkan, teknologi ini dipandang sebagai langkah awal yang signifikan dalam merombak desain interior mobil di era otonom.

Aspek keselematan tetap menjadi fokus yang utama dari Autoliv dalam inovasi ini. Ketika setir dalam posisi normal, airbag pada roda kemudi akan tetap aktif seperti biasa.

Saat setir dilipat untuk mode otonom, airbag itu digantikan oleh airbag cadangan yang terpasang di balik panel instrumen, memastikan perlindungan tetap optimal untuk penumpang.

Dilansir caranddriver, teknologi setir lipat ini akan menjadi fitur yang unggulan di Tensor Robocar, kendaraan listrik otonom yang diperkirakan akan memasuki produksi massal pada paruh kedua 2026 di pasar Amerika Serikat, Uni Eropa, dan Timur Tengah.

Menjawab Tantangan Interior Mobil Otonom

Perkembangan kendaraan dengan kemampuan otonom tinggi menghadirkan tantangan baru dalam desain interior, khususnya terkait fungsi setir tradisional.

Pada mobil yang bisa mengemudi sendiri, setir kemudi sering kali menjadi elemen yang menghambat fleksibilitas ruang kabin saat tidak digunakan oleh pengemudi.

Dalam konteks ini, inovasi dari Autoliv dan Tensor menjadi sebuah solusi yang dapat memadukan antara fungsi manual dengan kenyamanan interior saat mode otonom di aktifkan.

Dengan desain yang dapat beralih antara dua mode, teknologi ini membawa konsep yang sebelumnya hanya ada pada kendaraan konsep atau prototipe future tech lebih dekat ke realisasi penggunaan sehari-hari.

Dari Manual ke Otonom: Sistem Airbag Adaptif

Salah satu kekhawatiran utama dalam desain setir yang dapat bergerak adalah keselamatan pada penumpang, terutama saat terjadi benturan. Autoliv menjawabnya dengan sistem airbag adaptif yang berubah sesuai dengan mode berkendara.

Saat setir berada dalam posisi normal, airbag di dalam roda kemudi aktif seperti sistem pengereman konvensional. Ketika setir disimpan saat otonom diaktifkan, airbag di balik panel instrument menggantikan fungsinya.

Pendekatan ini memastikan bahwa meskipun desain interior berubah, sistem keselamatan akan tetap bekerja tanpa kompromi, menjadikannya sebuah teknologi bukan sekadar gimmick, tetapi menjadi sebuah langkah untuk menuju mobil otonom yang lebih aman dan fungsional di masa depan.

Setir lipat hasil dari kolaborasi Autoliv dan Tensor menandai salah satu tonggak penting dalam evolusi mobil otonom.

Dengan kemampuannya untuk beralih antara kontrol manual dan mode otomatis penuh, serta perlindungan keselamatan adaptif, inovasi ini memberi gambaran konkret tentang bagaimana interior kendaraan masa depan akan disesuaikan untuk fleksibilitas dan kenyamanan tanpa harus mengorbankan keselamatan.

Debut teknologi ini di CES 2026 menunjukkan bahwa konsep mobil otonom mulai melampaui sekadar gagasan futuristik menuju realitas implementasi yang siap diproduksi.