Hindari Kebangkrutan, Nissan Tunda Proyek Qashqai Listrik

Nissan stop sementara pengembangan Qashqai EV demi restrukturisasi finansial global dan hadapi ketatnya persaingan mobil listrik asal Tiongkok.

Diterbitkan 30 Juni 2026, 16:13 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Nissan dikabarkan menghentikan sementara pengembangan versi listrik dari Qashqai. Hal tersebut, sebagai bagian dari langkah efisiensi yang tengah dilakukan oleh jenama asal Jepang ini.

Disitat dari ArenaEV, Selasa (30/6/2026), Nissan sendiri tengah melakukan program restrukturisasi global, yang bertujuan untuk menyelamatkan perusahaan dari kebangkrutan. Langkah ini, dilakukan dengan memangkas biaya operasional, sekaligus menyederhanakan lini produksi, agar kondisi finansial kembali sehat.

Sebelumnya, pada 2023, Nissan telah mengumumkan rencana memproduksi Qashqai bertenaga listrik di fasilitas Sunderland, Inggris. Saat itu, proyek tersebut dipandang sebagai bagian penting dalam memperkuat posisi Inggris sebagai salah satu pusat produksi kendaraan listrik dunia.

Selain faktor efisiensi, Nissan juga melihat pasar kendaraan listrik di Eropa tengah mengalami dinamika yang cukup menantang.

Persaingan semakin sengit, dengan hadirnya berbagai produsen asal Tiongkok yang menawarkan mobil listrik berharga lebih terjangkau membuat produsen asal Negeri Sakura ini berhati-hati dalam mengembangan model listrik murni, dan lebih memprioritaskan model hybrid di sejumlah pasar.

Sementara itu, sebuah laporan menyebutkan, jika proyek Qashqai EV kembali dihidupkan pada masa mendatang, maka Nissan kemungkinan baru dapat menghadirkan mobil bertenaga baterai tersebut pada awal dekade berikutnya.

Nissan Semakin Tertinggal dengan Kompetitor

Dengan begitu, situasi ini cukup berpotensi membuat perusahaan tertinggal dari para kompetitor di segmen SUV listrik yang pertumbuhannya terus meningkat di kawasan Benua Biru.

Meski begitu, langkah ini bukan berarti Nissan meninggalkan elektrifikasi sepenuhnya. Perusahaan tetap melanjutkan pengembangan berbagai model kendaraan listrik, sambil menyesuaikan strategi investasi dengan kondisi pasar dan hasil restrukturisasi yang sedang berlangsung.