Liputan6.com, Washington, DC - Pembukaan Museum National Geographic di Washington DC, Amerika Serikat (AS), menjadi momentum untuk menyoroti kontribusi National Geographic dalam memperkenalkan kekayaan alam, budaya, dan isu konservasi Indonesia kepada masyarakat internasional.
Museum yang resmi dibuka pada Selasa (23/6) itu menampilkan perjalanan lebih dari satu abad eksplorasi, ilmu pengetahuan, budaya, serta pemanfaatan fotografi, film, dan video untuk menceritakan berbagai kisah dari seluruh dunia. National Geographic Society didirikan pada 1888, dengan salah satu pendirinya adalah Alexander Graham Bell, penemu telepon. Saat ini, publikasi National Geographic menjangkau sekitar 9,5 juta eksemplar setiap bulan di lebih dari 60 negara dalam 30 bahasa.
Peresmian museum dihadiri pejabat Pemerintah AS, anggota Kongres, ilmuwan, seniman, dan kalangan diplomatik, termasuk Duta Besar RI untuk AS Indroyono Soesilo.
Advertisement
"Karya-karya National Geographic telah memberikan kontribusi besar dalam memperkuat citra Indonesia di tingkat global, sekaligus mempromosikan kekayaan budaya, pariwisata, serta pesan penting mengenai konservasi dan keberlanjutan," kata Indroyono seperti dikutip dari pernyataan tertulis Kedubes AS.
Selama bertahun-tahun, National Geographic telah mengangkat beragam kisah tentang Indonesia kepada pembaca dunia. Sejak National Geographic Indonesia terbit pada 2005, semakin banyak cerita dari Nusantara yang mendapat perhatian publik internasional.
Berbagai liputan National Geographic menampilkan penemuan Homo floresiensis di Flores, kemegahan Candi Borobudur, sosok Presiden Soekarno, kehidupan orangutan di Tanjung Puting, hingga isu perubahan iklim, sampah plastik, dan sistem pertanian tradisional Subak di Bali.
Publikasi tersebut turut memperkuat citra Indonesia di mata dunia melalui promosi budaya dan pariwisata berbasis pengetahuan, meningkatkan perhatian internasional terhadap isu konservasi, sekaligus membuka peluang bagi peneliti, fotografer, dan pegiat lingkungan Indonesia untuk tampil di panggung global.
Di balik setiap karya visual, fotografer National Geographic menjalani proses dokumentasi yang panjang. Keragaman bentang alam Indonesia menuntut riset mendalam, kemampuan bekerja di medan yang berat, serta menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu. Mereka juga harus memanfaatkan momen pencahayaan yang sangat singkat di sejumlah lokasi, seperti Kawah Ijen di Jawa Timur, Gua Jomblang di Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Danau Semayang di Kalimantan Timur.
Salah satu proyek dokumentasi yang paling menantang adalah pengambilan gambar burung cenderawasih di Papua. Untuk mendokumentasikan 39 spesies burung tersebut, fotografer National Geographic menghabiskan waktu hingga delapan bulan di lapangan. Mereka mendokumentasikan pula kehidupan masyarakat adat, praktik konservasi, serta hubungan manusia dengan alam di sejumlah kawasan, antara lain Danau Toba di Sumatera Utara, Lore Lindu di Sulawesi Tengah, serta Sungai Utik dan Danau Sentarum di Kalimantan Barat.
Berbagai dokumentasi tersebut menunjukkan bahwa Indonesia tidak hanya menjadi objek liputan, tetapi juga terus menjadi sumber kisah tentang ilmu pengetahuan, budaya, dan pelestarian alam yang menarik perhatian masyarakat internasional.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261063/original/026293200_1781677316-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-17T130056.370.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8682083/original/077005500_1782732215-dedi_mulyadi_-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5495122/original/083308700_1770356146-Menteri_Keuangan__Menkeu__Purbaya_Yudhi_Sardewa-6_Februari_2026b.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5537107/original/075541100_1774410122-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-03-25T095300.861.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/535776/original/009019900_1469705798-share.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8689478/original/041298400_1782749054-WhatsApp_Image_2026-06-29_at_21.01.18.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1411598/original/098494900_1479704927-Amerika_Serikat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1412168/original/032906400_1479724398-Indonesia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513569/original/057945500_1782437405-063_2283345869.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259216/original/078310400_1781491972-AP26165670492100.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8525155/original/017274300_1782455154-AP26176798846634.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8693587/original/054340800_1782757524-063_2283889620.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8692722/original/034513200_1782755867-000_B8PJ7CN.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263380/original/090952300_1781922466-AP26171045705794-Brasil_vs_Haiti.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5415752/original/060786800_1763419826-000_84BP8PA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263965/original/063636200_1782038065-000_B7RD77E.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8312896/original/014782800_1782180155-000_B7XU3U2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5381016/original/018832800_1760444417-AP25287418037906.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4728012/original/006431800_1706361596-000_34GE37C.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8666203/original/007626600_1782698654-000_B8H28ZD.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5004749/original/093594200_1731553174-20241114-Trump_Bertemu_Biden-AFP_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740420/original/059441100_1707701782-fotor-ai-2024021283456.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5563533/original/046149400_1776904156-AP26108447326306.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4013695/original/083702900_1651632388-000_329D9V2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4066834/original/034753100_1656461868-Harga_Minyak_AFP.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5563534/original/033369400_1776904230-AP26108447289863.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258064/original/085561100_1781311459-AP26163743889781.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8598184/original/051387700_1782570440-WhatsApp_Image_2026-06-27_at_20.32.18.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4195384/original/025249000_1666079493-34_-_Wall_Street.jpeg)