+240 Negara Mana? Ini Kode Telepon Guinea Ekuatorial dan Cara Menggunakannya

+240 negara mana? Kode +240 adalah kode telepon Guinea Ekuatorial, negara kecil di Afrika Tengah. Simak penjelasan lengkap dan cara meneleponnya.

Diterbitkan 30 Juni 2026, 17:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Banyak orang bertanya, +240 negara mana sebenarnya? Kode telepon +240 adalah kode panggilan internasional milik Guinea Ekuatorial, sebuah negara kecil yang terletak di kawasan Afrika Tengah.

Guinea Ekuatorial, atau yang dalam bahasa Inggris dikenal sebagai Equatorial Guinea, memang tidak sepopuler negara-negara Afrika lainnya di telinga masyarakat Indonesia. Kode panggilan internasional ini ditetapkan oleh International Telecommunication Union (ITU) berdasarkan standar E.164, sehingga menjadi identitas unik Guinea Ekuatorial dalam sistem telekomunikasi global.

Dilansir dari CountryCode.org, kode telepon 240 digunakan setelah International Direct Dialing (IDD) dan diikuti oleh kode area lokal Guinea Ekuatorial. Mengetahui jawaban dari pertanyaan +240 negara mana menjadi penting, terutama bagi siapa saja yang menerima panggilan dari nomor internasional yang tidak dikenal.

Pengertian Kode Telepon +240 dan Negara yang Menggunakannya

Kode telepon negara, atau country calling code, adalah rangkaian angka yang berfungsi sebagai identitas suatu negara dalam jaringan telekomunikasi dunia. Kode ini ditetapkan oleh International Telecommunication Union (ITU) dan memungkinkan jaringan telepon di seluruh dunia untuk mengarahkan panggilan lintas batas negara. Tanpa kode ini, panggilan internasional tidak akan tersambung ke tujuan yang tepat.

Lalu, +240 negara mana? Jawabannya adalah Guinea Ekuatorial (Equatorial Guinea). Berdasarkan daftar ITU-T Recommendation E.164, kode 240 secara resmi ditetapkan untuk Equatorial Guinea. Negara ini terletak di pesisir barat Afrika Tengah, dengan ibu kota di Kota Malabo yang berada di sebuah pulau.

Mengacu pada standar penomoran ITU, dunia dibagi menjadi sembilan zona panggilan utama, di mana pembagian zona ini sebagian besar berdasarkan geografi, meski terkadang mengelompokkan negara berdasarkan alasan politik atau historis. Kode +240 termasuk dalam Zona 2 yang mencakup mayoritas negara-negara di benua Afrika.

Kode negara terdiri dari satu hingga tiga digit angka. Kode +240 merupakan kode tiga digit yang ditetapkan khusus untuk Guinea Ekuatorial. Beberapa negara tetangga Guinea Ekuatorial yang juga memiliki kode di sekitar angka 240 antara lain:

  1. +239 – São Tomé dan Príncipe
  2. +240 – Guinea Ekuatorial
  3. +241 – Gabon
  4. +242 – Republik Kongo
  5. +243 – Republik Demokratik Kongo
  6. +244 – Angola
  7. +245 – Guinea-Bissau
  8. +237 – Kamerun

Baca juga: 234 Kode Negara Mana? Simak Penjelasannya

Profil Guinea Ekuatorial, Negara Pemilik Kode Telepon +240

Setelah memahami +240 negara mana, penting pula mengenal lebih dekat Guinea Ekuatorial sebagai negara pemilik kode tersebut. Guinea Ekuatorial adalah salah satu negara terkecil di benua Afrika yang terdiri dari wilayah daratan (Río Muni) di pesisir barat Afrika dan beberapa pulau, termasuk Pulau Bioko tempat ibu kota Malabo berada. Bahasa resmi negara ini adalah Spanyol, Prancis, dan Portugis, menjadikannya satu-satunya negara di Afrika yang menjadikan bahasa Spanyol sebagai bahasa resmi utama.

Guinea Ekuatorial selama ini sangat bergantung pada sektor minyak dan gas sebagai sumber utama pendapatan negara dan ekspor, namun dalam beberapa tahun terakhir perekonomian negara itu mengalami perlambatan akibat menurunnya produksi dan permintaan minyak. Meski dikenal sebagai salah satu negara kaya minyak di Afrika, sebagian besar dari sekitar 1,8 juta penduduk Guinea Ekuatorial masih hidup dalam kemiskinan.

Presiden Teodoro Obiang Nguema Mbasogo sendiri merupakan pemimpin dengan masa jabatan terlama di dunia, memimpin Guinea Ekuatorial sejak 1979. Pemerintahan negara ini memiliki dinamika politik yang unik dan sering menjadi sorotan internasional.

Sebagaimana dilaporkan Developing Telecoms, Guinea Ekuatorial dikenal memiliki harga konektivitas tertinggi di dunia, di mana sebuah studi dari Cable.co.uk pada 2021 menemukan bahwa 1 GB data di negara tersebut berharga sekitar 46,97 dolar AS. Hal ini menjadi tantangan besar bagi penduduk dalam mengakses layanan komunikasi digital.

Cara Menelepon ke Guinea Ekuatorial Menggunakan Kode +240 dari Indonesia

Bagi warga Indonesia yang perlu menghubungi seseorang di Guinea Ekuatorial, memahami format panggilan internasional menjadi langkah awal yang krusial. Cara menelepon dimulai dengan menekan exit code atau tanda "+", lalu kode 240 untuk Guinea Ekuatorial, kemudian nomor lokal 9 digit tanpa angka nol di depan.

Berikut langkah-langkah lengkap untuk menelepon ke Guinea Ekuatorial dari Indonesia:

  1. Tekan kode akses internasional Indonesia – Gunakan 001, 007, 008, atau cukup tanda "+" pada ponsel.
  2. Masukkan kode negara Guinea Ekuatorial – Tekan 240 setelah kode akses.
  3. Tambahkan kode area atau prefiks layanan – Nomor telepon Guinea Ekuatorial mengikuti format +240 [Prefiks Layanan] [Nomor Pelanggan], di mana prefiks layanan terdiri dari 2-3 digit yang menunjukkan jenis layanan.
  4. Masukkan nomor pelanggan – Nomor telepon Guinea Ekuatorial terdiri dari 9 digit setelah kode negara +240, dengan format 2 digit prefiks ditambah 7 digit nomor pelanggan.
  5. Hilangkan angka nol di depan – Pastikan untuk menghapus angka nol di awal nomor lokal Guinea Ekuatorial karena hanya digunakan untuk panggilan domestik.
  6. Tekan tombol panggil – Tunggu koneksi tersambung ke penerima di Guinea Ekuatorial.

Guinea Ekuatorial berada di zona waktu UTC+1, yang berarti terdapat selisih waktu sekitar 6 jam lebih lambat dibandingkan WIB (Waktu Indonesia Barat). Perhatikan perbedaan waktu ini sebelum melakukan panggilan internasional agar tidak mengganggu penerima di sana.

Baca juga: Apa Beda Panggilan +62 dan 0? Simak Penjelasannya

Sistem Zona Kode Telepon Internasional dan Posisi +240

Untuk memahami lebih dalam mengapa +240 negara mana ditetapkan sebagai kode Guinea Ekuatorial, perlu diketahui bagaimana sistem penomoran telepon internasional bekerja. Ketika sistem panggilan langsung internasional dikembangkan pada tahun 1950-an dan 1960-an, para insinyur merancang rencana penomoran dengan kode yang dikelompokkan berdasarkan wilayah, sehingga memudahkan pengorganisasian dan perutean panggilan internasional.

Pada era telepon putar, waktu yang dibutuhkan untuk memutar nomor bergantung pada jumlah pulsa yang dikirim, sehingga negara-negara dengan volume lalu lintas internasional besar diberikan kode yang lebih pendek. Prinsip inilah yang menjelaskan mengapa Amerika Serikat mendapat kode +1 yang sangat singkat, sementara negara-negara kecil seperti Guinea Ekuatorial menerima kode tiga digit seperti +240.

Sebagaimana dikutip dari Brilliant Maps, semua pertimbangan teknis ini pada akhirnya diformalkan dalam rekomendasi E.164 milik ITU, yang hingga saat ini masih mengatur rencana penomoran telepon internasional. Berikut pembagian zona kode telepon dunia:

  1. Zona 1 – Amerika Utara dan Karibia (kode dimulai +1)
  2. Zona 2 – Sebagian besar Afrika, ditambah beberapa wilayah lain seperti Aruba dan Greenland
  3. Zona 3 dan 4 – Eropa
  4. Zona 5 – Amerika Selatan dan Tengah
  5. Zona 6 – Asia Tenggara dan Oseania
  6. Zona 7 – Rusia dan Kazakhstan
  7. Zona 8 – Asia Timur dan layanan khusus
  8. Zona 9 – Timur Tengah dan sebagian Asia Selatan

Kode +240 untuk Guinea Ekuatorial berada di Zona 2, berdampingan dengan puluhan negara Afrika lainnya. Indonesia sendiri berada di Zona 6 dengan kode +62, karena secara geografis dekat dengan kawasan Oseania dan Australia.

Perkembangan Infrastruktur Telekomunikasi di Guinea Ekuatorial

Mengetahui +240 negara mana tidak lengkap tanpa memahami kondisi infrastruktur telekomunikasi di Guinea Ekuatorial itu sendiri. Guinea Ekuatorial memiliki tiga perusahaan telekomunikasi, yaitu GETESA, Muni, dan Gecomsa, di mana GETESA merupakan perusahaan telekomunikasi terbesar dan tertua yang didirikan pada tahun 1987.

Lanskap telekomunikasi Guinea Ekuatorial telah mengalami transformasi signifikan sejak tahun 1990-an, beralih dari sistem telepon tetap yang sederhana menjadi jaringan digital modern. Perubahan ini tercermin dalam pembaruan rencana penomoran negara tersebut. GETESA beroperasi sebagai operator telepon tetap nasional, sementara Guinea Ecuatorial de Telecomunicaciones menangani layanan seluler.

Vicente Ehate Tomi, Menteri Transportasi, Teknologi, Pos, dan Telekomunikasi Guinea Ekuatorial, dikutip dari Tube Trade Fair menyatakan, "Saat ini ada jaringan yang menghubungkan semua provinsi...tetapi kami melakukan investasi besar untuk mengembangkan transmisi lebih lanjut dan meningkatkan layanan."

Menteri Ehate Tomi juga menambahkan, dikutip dari sumber yang sama, "Kami juga melaksanakan proyek kabel serat optik bawah laut untuk menghubungkan dua kota besar di negara ini, Malabo dan Bata." Selain proyek kabel serat optik tersebut, Guinea Ekuatorial juga berpartisipasi dalam proyek ACE (Africa Coast to Europe) yang didukung oleh France Telecom dan 14 operator Afrika.

Berdasarkan laporan GlobalData, total pendapatan layanan telekomunikasi di Guinea Ekuatorial diproyeksikan meningkat dengan CAGR 5,5% selama periode 2024-2029, dengan pendapatan layanan data seluler tumbuh pada CAGR 13,9% yang didorong oleh meningkatnya permintaan layanan 4G dan adopsi 5G.

Baca juga: Informasi Penting tentang Guinea Ekuatorial

Tips Keamanan Saat Menerima Panggilan dari Kode +240

Di era digital saat ini, menerima panggilan atau pesan dari nomor internasional yang tidak dikenal termasuk dari kode +240 memerlukan kewaspadaan ekstra. Pengguna perlu berhati-hati terhadap panggilan tidak diminta yang meminta informasi pribadi, terutama jika tampak berasal dari prefiks +240 Guinea Ekuatorial, dan sebaiknya memverifikasi identitas sebelum membagikan data sensitif.

Berikut beberapa langkah pencegahan yang bisa dilakukan saat menerima panggilan dari kode +240 atau kode internasional lainnya:

  1. Jangan langsung menjawab panggilan asing – Jika tidak mengenal nomor dengan awalan +240, pertimbangkan untuk membiarkannya masuk ke kotak pesan suara terlebih dahulu.
  2. Jangan menelepon balik nomor tidak dikenal – Panggilan internasional bisa mahal, sehingga disarankan untuk menggunakan aplikasi berbasis internet seperti WhatsApp, Skype, atau layanan VoIP lainnya yang sering menawarkan tarif lebih murah.
  3. Verifikasi identitas penelepon – Pastikan Anda mengenali siapa yang menghubungi sebelum memberikan informasi apa pun.
  4. Gunakan fitur blokir – Ponsel modern menyediakan fitur pemblokiran nomor yang mencurigakan.
  5. Laporkan nomor mencurigakan – Jika merasa menjadi target penipuan, laporkan ke pihak berwenang atau operator telekomunikasi.
  6. Aktifkan verifikasi dua langkah – Terutama pada aplikasi perpesanan seperti WhatsApp untuk mencegah peretasan akun.

Menggunakan kode negara yang benar sangat penting untuk memastikan panggilan tersambung ke Guinea Ekuatorial, karena tanpa kode +240, panggilan mungkin gagal mencapai penerima yang dituju. Sebaliknya, jika Anda tidak memiliki koneksi apa pun dengan Guinea Ekuatorial, panggilan masuk dari kode +240 patut dicurigai.

Mengutip Country-Codes.org, kode-kode negara ini memungkinkan jaringan telepon di seluruh dunia untuk mengarahkan panggilan lintas batas, dan ketika seseorang melakukan panggilan internasional, kode negara menginformasikan jaringan tentang negara tujuan. Oleh karena itu, pengetahuan tentang kode negara bukan hanya soal komunikasi internasional, tetapi juga bagian dari literasi keamanan digital.

Baca juga: Mengenal Lebih Dekat Guinea Ekuatorial

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Kode Telepon +240

Apa itu kode telepon +240 dan milik negara mana?

Kode telepon +240 berdasarkan standar E.164 adalah kode panggilan internasional untuk Guinea Ekuatorial, sebuah negara kecil di Afrika Tengah. Kode ini wajib digunakan saat melakukan panggilan dari luar negeri ke Guinea Ekuatorial agar sambungan dapat diarahkan dengan benar oleh jaringan telekomunikasi global.

Berapa digit nomor telepon Guinea Ekuatorial setelah kode +240?

Nomor telepon Guinea Ekuatorial terdiri dari 9 digit setelah kode negara +240, kecuali untuk nomor darurat tiga digit seperti 112, 113, dan 115. Format lengkapnya adalah +240 diikuti prefiks layanan 2-3 digit dan nomor pelanggan 6-7 digit.

Apakah panggilan dari nomor +240 bisa menjadi penipuan?

Seperti halnya kode telepon internasional lainnya, panggilan dari nomor +240 berpotensi digunakan untuk modus penipuan. Penggunaan kode negara yang akurat penting untuk mengakses layanan darurat, memastikan panggilan diarahkan dengan benar, dan mematuhi regulasi telekomunikasi internasional. Jika Anda tidak memiliki koneksi dengan Guinea Ekuatorial, sebaiknya abaikan panggilan tersebut dan verifikasi terlebih dahulu sebelum merespons.

Disclaimer: Artikel ini ditulis ulang oleh redaksi dengan menggunakan Artificial Intelligence