Liputan6.com, Jakarta - Duel beraroma klasik tersaji di semifinal Piala AFF 2026 saat Malaysia menjamu Vietnam pada leg pertama di Kuala Lumur FA Stadium, Minggu (16/8/2026) malam WIB.
Vietnam datang dengan status juara bertahan, sementara Malaysia membidik revans atas kekalahan mereka di final edisi 2018.
Harimau Malaya melaju sebagai runner-up Grup B dengan koleksi 9 poin hasil tiga kemenangan dan sekali kalah. Di sisi lain, Vietnam memuncaki Grup A dengan 10 poin, unggul atas Singapura dan Timnas Indonesia, untuk merebut tiket empat besar.
Dua tahun lalu, The Golden Star Warrior menutup turnamen sebagai kampiun setelah menaklukkan Thailand di final. Malaysia mengincar momen seperti edisi 2010, satu-satunya gelar Piala AFF yang mereka miliki hingga kini.Â
Vietnam Andalkan Kualitas dan Kedalaman Skuad
Pelatih Vietnam, Kim Sang-sik, menegaskan timnya mengandalkan kualitas dan kedalaman skuad untuk mengamankan tempat di final ketiga secara beruntun. Pria asal Korea Selatan itu juga berambisi menjadi pelatih pertama yang memimpin Vietnam meraih gelar back-to-back di Piala AFF.
Sepanjang fase grup, Kim mengelola 25 pemainnya secara cermat. Vietnam hanya kehilangan dua poin dari empat pertandingan dan produktif dengan 13 gol, tertinggi di Piala AFF 2026 sejauh ini.
"Sejak awal kompetisi, kami tahu kami perlu merancang susunan pemain yang berbeda untuk pertandingan yang berbeda pula. Untuk setiap laga, kami harus memilih skuad yang paling sesuai dengan lawan dan situasi tertentu," kata Kim Sang-sik dikutip dari laman aseanutdfc, Jumat (14/8/2026).Â
Skuad Vietnam bertumpu pada deretan nama yang tampil menonjol di turnamen ini. Di bawah mistar ada Patrik Li Giang. Lini pertahanan dan serang diisi Doan Van Hau, Nguyen Van Vi, serta Nguyen Dinh Bac. Kim juga punya opsi dari trio naturalisasi: Do Hoang Hen, Nguyen Tai Loc, dan Nguyen Xuan Son.
"Saat pemain baru bergabung dengan tim, mereka harus memahami cara bekerja dalam kelompok. Tujuan kami adalah menciptakan lingkungan tim yang memungkinkan setiap pemain menampilkan performa terbaiknya," ujar Kim Sang-sik.
Tan Cheng Hoe Incar Revans Malaysia Atas Vietnam
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320310/original/005217000_1786344688-mas.jpg)
Malaysia menghidupkan lagi mimpi seperti 2010, sekaligus menargetkan final pertama sejak 2018. Pertemuan kali ini sarat misi balas dendam setelah Harimau Malaya tumbang dari Vietnam di partai puncak 2018 lewat agregat 2-3.
Secara head-to-head terbaru, Malaysia ingin memutus tren negatif karena hanya sekali imbang dan lima kali kalah dalam enam pertemuan terakhir kontra Vietnam. Pelatih Tan Cheng Hoe menyadari status timnya sebagai underdog.
"Vietnam adalah tim yang lebih diunggulkan, sedangkan kami adalah tim yang tidak diunggulkan," kata Tan.
Dari sisi amunisi, Malaysia menaruh harapan pada Paulo Josue yang telah mencetak tiga gol. Dukungan kreatif dan daya jelajah hadir dari Wan Kuzain, Endrick dos Santos, dan Sergio Aguero, sementara kecepatan Mohamadou Sumareh di sisi sayap bisa menjadi senjata untuk membongkar pertahanan Vietnam.
"Para pemain tidak memiliki beban apa pun. Kami akan menghadapi Vietnam, dan kami perlu menikmati momen ini. Semoga stadion kembali penuh dengan penonton yang mendukung tim."
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8228972/original/000657200_1781089339-cek_fakta_-_bantuan_traktor.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2141080/original/044539900_1525361942-spbu_pertamina_palembang.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324106/original/075794500_1786690114-cek_fakta_-_alat_pertanian_tanam_padi_hingga_traktor.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4147878/original/074965600_1662436164-Cek_Bansos_2.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/9314785/original/032154500_1785777519-20260803_Budy_Santoso_Indonesia_vs_Vietnam_06.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3692714/original/079170100_1639465234-logo_VFF.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311354/original/054606600_1785400279-xuan.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314774/original/056565000_1785775571-0L5A0251.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314799/original/085784500_1785781498-0L5A0152.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311382/original/087520700_1785401499-kim_sang_sik.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314729/original/020894300_1785772006-WhatsApp_Image_2026-08-03_at_10.26.13_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314724/original/019245000_1785770998-WhatsApp_Image_2026-08-03_at_22.26.12-Timnas_kalah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314726/original/012436400_1785771392-WhatsApp_Image_2026-08-03_at_22.26.11Timnas_kalah.jpg)