Trump Terapkan Standar Bahan Bakar Baru

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah menyetujui regulasi baru, terkait standar efisiensi bahan bakar kendaraan di negaranya

Diterbitkan 30 September 2026, 15:16 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah menyetujui regulasi baru, terkait standar efisiensi bahan bakar kendaraan di negaranya. Kebijakan tersebut disebut akan membuat harga mobil baru lebih rendah, sekaligus mengubah target efisiensi bahan bakar yang sebelumnya ditetapkan pemerintahan Joe Biden.

Sebelumnya, pemerintahan Biden mewajibkan produsen otomotif meningkatkan efisiensi bahan bakar kendaraan sebesar 8 persen pada 2024 dan 2025, kemudian 10 persen pada 2026.

Setelah itu, peningkatan sebesar 2 persen setiap tahun diberlakukan mulai 2027 hingga 2031. Pemerintahan Trump kini berupaya melonggarkan ketentuan tersebut.

Pada Desember lalu, pemerintah AS mengusulkan penurunan standar efisiensi bahan bakar menjadi 34,5 mil per galon (mpg) pada 2031.

Angka tersebut jauh di bawah target 50,4 mpg yang sebelumnya ditetapkan pemerintahan Biden. Jika dikonversi, 34,5 mpg AS setara sekitar 14,7 km per liter, sedangkan 50,4 mpg setara sekitar 21,4 km per liter.

Disitat dari Asia Nikkei, Trump menyampaikan dukungannya terhadap aturan baru tersebut melalui media sosial Truth Social.

Dirinya menyebut perubahan regulasi itu sebagai 'hari besar bagi pekerja otomotif Amerika dan pembeli mobil', serta mengklaim standar baru akan mengurangi pemborosan dalam proses produksi kendaraan.

Menurut Trump, kondisi tersebut pada akhirnya akan menghasilkan harga mobil yang lebih rendah dan membantu keluarga menghemat biaya saat membeli kendaraan baru.

Dalam unggahannya, Trump juga menuding kebijakan pemerintahan sebelumnya telah membebani produsen otomotif Amerika dengan biaya miliaran dolar, memaksa konsumen menggunakan kendaraan yang tidak mereka inginkan, serta menghabiskan dana untuk pembangunan stasiun pengisian daya yang menurutnya tidak pernah terealisasi.

Namun, pemerintahan Trump belum merinci seberapa besar penurunan harga kendaraan yang akan terjadi akibat perubahan standar tersebut.

Penurunan Harga Mobil

Sebelumnya, Badan Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional AS (NHTSA) menyebut proposal tersebut berpotensi memangkas sekitar US$980 atau sekitar Rp 17,4 juta dari harga rata-rata sebuah mobil baru.

Mengutip Carscoops, penurunan biaya produksi tersebut namun tidak otomatis berarti seluruh penghematan akan diteruskan kepada konsumen.

Pemerintah AS dijadwalkan mengumumkan rincian standar efisiensi bahan bakar baru tersebut secara lebih mendalam.

Perubahan aturan ini juga diperkirakan berdampak terhadap perkembangan kendaraan listrik di AS dan emisi karbon, karena standar efisiensi yang lebih longgar dapat mengurangi tekanan bagi produsen untuk meningkatkan efisiensi kendaraan berbahan bakar konvensional maupun mempercepat peralihan ke kendaraan listrik.