Ganti Penggerak, BYD Atto 2 Versi Baru Siap Manjakan Pasar Global

BYD Atto 2 facelift mengadopsi e-Platform 3.0 Evo, beralih ke penggerak roda belakang (RWD), dan dilengkapi teknologi LiDAR untuk saingi Geely hingga MG.

Diterbitkan 30 Juni 2026, 12:24 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Perusahaan kendaraan listrik raksasa asal China, BYD (Build Your Dreams), tampaknya sedang mempersiapkan kejutan besar pada lini SUV kompak andalan mereka. Kejutan ini berupa versi penyegaran dari BYD Atto 2, yang dikenal sebagai BYD Yuan Up di pasar domestik China.

Sejumlah unit BYD Atto 2 dikabarkan sudah terlihat di jalanan China untuk melakukan uji coba dengan balutan kamuflase. Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa perusahaan siap melakukan peluncuran resmi versi penyegaran BYD Atto 2 di sejumlah negara.

Dilansir dari CarNewsChina, Selasa (30/6/2026), pembaruan yang dilakukan oleh BYD ini membawa peningkatan teknis yang sangat signifikan, mulai dari perpindahan sistem penggerak roda hingga penggunaan teknologi kelas atas.

Keseriusan BYD dalam melakukan perombakan besar pada BYD Atto 2 terlihat dari penggunaan tema warna turquoise yang membuat tampilannya lebih segar. Selain itu, ada aksen mewah pada bumper, gagang pintu, spion samping, hingga ke bagian side skirt.

Untuk bagian kosmetik lainnya cenderung tidak banyak berubah. Mobil ini hanya sedikit kehilangan lis bawaan pada bagian bumpernya, sementara bagian interior sebagian besar tetap dipertahankan. Perubahan yang paling mencolok pada estetika adalah penggunaan logo “Yuan” khusus untuk Atto 2 yang akan diluncurkan di pasar global.

Menariknya, perubahan juga dilakukan pada posisi lubang pengisian daya. Jika sebelumnya terletak di spatbor depan sebelah kanan, kini posisinya bergeser ke area yang lebih memudahkan pengguna. Perubahan lokasi ini didasarkan pada keluhan umum para pemilik kendaraan di China yang biasanya memarkir kendaraan dengan cara mundur di tempat pengisian daya.

 

Sistem Penggerak Berubah Menjadi RWD

Namun, perubahan paling masif terjadi di sektor dapur pacu Atto 2. BYD Atto 2 yang awalnya menggunakan sistem penggerak roda depan (FWD), kini diubah menjadi penggerak roda belakang (RWD). Perubahan ini terjadi karena BYD Atto 2 mengadopsi platform terbaru, yaitu e-Platform 3.0 Evo, mirip dengan yang digunakan pada BYD Sea Lion 07. BYD berharap perubahan ini bisa memberikan pengalaman berkendara yang jauh lebih dinamis.

Mobil Atto 2 versi global ini nantinya akan dilengkapi dengan opsi motor listrik belakang bertenaga 100 kW dan 120 kW (sekitar 134 hp dan 161 hp), serta opsi motor depan bertenaga 130 kW dan 150 kW (setara 174 hp dan 201 hp).

Masuk ke dalam kabin, Atto 2 kini menawarkan ruang yang lebih luas. Berkat perubahan menjadi penggerak roda belakang, jarak sumbu roda (wheelbase) bertambah 150 mm, dari 2.620 mm menjadi 2.770 mm. Penambahan ini membuat ruang kaki (legroom) belakang menjadi jauh lebih lega dan lapang.

 

Gunakan Teknologi LiDAR untuk Jinakkan Pesaing

Bukan hanya pada bagian kabin, dari sektor teknologi BYD juga memberikan kejutan yang siap membuat kaget para pesaing di kelasnya. Atto 2 dilengkapi dengan sistem teknologi pintar untuk memudahkan pengemudi melalui sistem LiDAR terbaru. Penggunaan sistem baru ini menjadi nilai plus Atto 2 dibandingkan dengan kompetitornya seperti Geely EX2, Changan Nevo Q05, hingga MG4 Urban yang hanya menggunakan sistem bantuan mengemudi berbasis kamera (penglihatan) dan radar biasa.

Pembaruan mutakhir lain pada Atto 2 berada pada teknologi pengisian daya cepat yang selalu dipamerkan oleh perusahaan. Atto 2 terbaru akan dilengkapi dengan paket baterai LFP berkapasitas 42 kWh dan 52 kWh. Daya tersebut mampu membawa Atto 2 menempuh jarak sejauh 410 hingga 505 km dalam sekali pengisian penuh.

Dengan semua pembaruan teknis hingga penyematan teknologi pintar ini, BYD Atto 2 dikabarkan telah dikirim sekitar 17.043 unit untuk pasar global yang peluncuran resminya sudah dimulai sejak Mei 2026, dengan kisaran harga penjualan US$ 17.600 atau sekitar Rp314 juta (kurs saat ini).

Namun, situasinya berbeda di pasar domestik. Atto 2 versi penyegaran ini disiapkan sebanyak 38.751 unit untuk pasar lokal China. Langkah ini diambil karena di pasar domestiknya, mobil garapan BYD ini sempat kalah saing dengan Geely EX2 yang terjual dua kali lipat lebih laku pada periode yang sama. BYD berharap, lewat perombakan total pada sistem penggerak dan teknologi LiDAR yang berada di atas rata-rata kompetitor ini, Atto 2 bisa kembali merebut takhta penjualan tertinggi di pasar domestik maupun global.