Sukses

Bocoran Ioniq 6 Muncul, Desain Terinspirasi dari Model 1930-an

Liputan6.com, Jakarta - Hyundai makin gencar membocorkan desain dari sedan listrik terbarunya, Ioniq 6. Seperti halnya Ioniq 5, kendaraan ramah lingkungan ini mengambil inspirasi desain dari masa lalu dan membawanya dengan sentuhan modern.

Dikutip dari TopGear, Minggu (3/7/2022), belum lama ini berbicara dengan Kepala Grup Styling Hyundai, Simon Loasby, yang menjelaskan Ioniq 6 sejatinya mengambil inspirasi dari mobil 1920-an dan 1930-an, seperti Stout Scarab dari Amerika Serikat (AS).

Selain itu, desain Ioniq 6 juga memiliki tampilan yang mirip dengan Hyundai Prophecy yang diperkenalkan pada 2020 lalu.

Ioniq 6 memang terinspirasi dari Prophecy yang memiliki desain clean, dengan garis sederhana yang disebut Hyundai Emotional Efficiency. Bentuknya dari luar terlihat seperti kepompong dengan interior yang menggambarkan sliuet era baru kendaraan listrik.

Desain ini sesuai dengan arah Hyundai terhadap komitmen customer centric yang menginginkan efisiensi energi dengan tanggung jawab terhadap lingkungan. Selain itu, Hyundai Ioniq 6 juga menegaskan sisi aerodinamis kendaraan listrik dengan capaian angka CoD (Coefficient of Drag) hanya 0,21.

Hal ini dapat terwujud berkat kehadiran bagian depan Hyundai Ioniq 6 yang rendah, sayap udara aktif, jarak roda yang diperpendek serta penggunaan kamera untuk kaca spion.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 3 halaman

Interior

Bagian belakang Hyundai Ioniq 6 terdapat sayap berbentuk elips dengan winglet serta diffuser di belakang. Bagian bawahnya mobil ini juga tertutup untuk mencapai angka aerodinamis yang maksimal.

Masuk ke interiornya, penggunaan platform Electric Global Modular Platform (E-GMP) memudahkan desainer untuk mengoptimalkan penggunaan ruang. Tidak lupa penggunaan bahan-bahan ramah lingkungan hadir di berbagai detail mobil ini seperti cat yang berasal dari pengolahan ban bekas dan arang bambu.

Penggunaan bahan plastik dan kulit ramah lingkungan, termasuk karpet dari bekas jala pencari ikan digunakan untuk produk yang berkelanjutan ini.

Desain yang user centric tercermin dari posisi tombol-tombol kontrol yang terletak pas tanpa mengurangi konsentrasi berkendara. Layar sentuh 12 inci hadir sebagai pusat hiburan dengan layar meter cluster berukuran sama.

3 dari 3 halaman

Infografis Selamat Datang Era Mobil Listrik di Indonesia