Sukses

Wuling Siap Produksi Mobil Listrik di Indonesia pada 2022

Liputan6.com, Jakarta - SAIC-GM-Wuling telah resmi meluncurkan mobil listriknya di Cina, beberapa waktu lalu. Kendaraan ramah lingkungan yang disebut Hongguang Mini EV ini, bahkan cukup laris, dan mengalahkan penjualan Tesla Model 3.

Dilansir ChinaDaily.com, mobil listrik murah Wuling ini juga direncanakan diluncurkan di beberapa pasar luar negeri mulai 2022. Demikian ditegaskan oleh Shao Jie, selaku Eksekutif SAIC-GM-Wuling.

Sejak diluncurkan pada 2020, sudah lebih dari 370 ribu unit Hongguang Mini EV dikirimkan ke konsumen. Bahkan, ditegaskan oleh sang eksekutif tersebut, sudah lebih dari 70 negara menunjukan minatnya untuk menjual model yang dibangun berdasarkan platform Global Small Electric Vehicle (GSEV).

"Mulai tahun 2022, kami akan meluncurkan beberapa model yang dibangun di atas platform GSEV secara bersamaan di pasar Cina dan luar negeri," kata Shao.

Namun, Shao sendiri tidak menyebutkan negara di luar Cina yang akan menjadi pertama menghadirkan mobil listriknya tersebut. Tapi, ia menyebutkan, akan memulai produksi model dari platform GSEV di pabrik Indonesia pada akhir 2022.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 3 halaman

Bantu Pemerintah Indonesia

Sementara itu, anak perusahaan SAIC-GM-Wuling di Indonesia, SGMW atau Wuling Motors Indonesia juga membantu merancang standar dan kebijakan industri mobil listrik atau new energy vehicle (NEV) di dalam negeri.

"Kami akan berpartisipasi aktif dalam penyusunan kebijakan NEV, dan standar industri yang relevan. Dan kami akan berbagi pengalaman kami di segmen ini dengan pemerintah Indonesia, untuk mendorong pengembangan lokal segmen tersebut," tulis Wuling dalam sebuah pernyataan awal tahun ini.

Sebagai informasi, Indonesia sebagai salah satu pasar kendaraan terbesar di Asia Tenggara, mengharapkan pabrikan mulai produksi kendaraan listrik pada 2022. Bahkan, pemerintah juga menargetkan, produksi kendaraan ramah lingkungan ini, mengambil 20 persen dari total produksi di Indonesia pada 2025.

3 dari 3 halaman

Infografis Siap-Siap Masuk Pasar Rakyat dengan Aplikasi PeduliLindungi