+242 Negara Mana? Ternyata Ini Negara Pemilik Kode Telepon +242 dan Bahaya Penipuan di Baliknya

Kode telepon +242 adalah milik Republik Kongo di Afrika. Kenali asal negara, cara menelepon, serta waspada penipuan Wangiri dari nomor +242.

Diterbitkan 30 Juni 2026, 10:58 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Pertanyaan +242 negara mana kerap muncul ketika seseorang menerima panggilan misterius dari nomor asing yang diawali kode tersebut. Kode +242 merupakan kode telepon internasional yang secara resmi ditetapkan untuk Republik Kongo, sebuah negara yang terletak di kawasan Afrika Tengah dengan ibu kota Brazzaville.

Banyak warga Indonesia terkejut saat ponsel mereka mencatat missed call dari nomor berkode +242, padahal mereka tidak memiliki kerabat maupun relasi bisnis di negara tersebut. Fenomena ini ternyata sudah berlangsung bertahun-tahun dan terjadi pula di berbagai belahan dunia, mulai dari Australia hingga Eropa.

Memahami +242 negara mana menjadi langkah penting agar masyarakat tidak sembarangan menelepon balik nomor asing yang berpotensi menyedot pulsa. Kode +242 ditetapkan oleh International Telecommunication Union (ITU) berdasarkan standar E.164, yakni sistem penomoran telepon publik internasional yang berlaku secara global.

Kode panggilan internasional untuk Republik Kongo adalah +242. Dilansir dari CountryCode, kode negara Republik Kongo 242 digunakan setelah kode akses internasional untuk mengarahkan panggilan ke jaringan telekomunikasi negara tersebut. Penting bagi masyarakat Indonesia untuk mengetahui asal-usul kode ini guna mengambil langkah bijak saat menerima panggilan tak dikenal.

Pengertian Kode Telepon +242 dan Negara Pemiliknya

Setiap negara di dunia memiliki kode telepon unik yang berfungsi sebagai identitas dalam sistem telekomunikasi internasional. Kode ini memastikan setiap panggilan lintas negara dapat diarahkan ke tujuan yang tepat tanpa terjadi kesalahan sambungan.

Berdasarkan standar ITU-T Recommendation E.164, E.164 adalah standar internasional yang mendefinisikan rencana penomoran untuk jaringan telepon publik dunia, dengan nomor yang dibatasi maksimal 15 digit, terdiri dari kode negara satu hingga tiga digit dan nomor pelanggan maksimal 12 digit. Dalam daftar resmi ITU, kode 242 tercantum sebagai milik Republik Kongo.

Berikut sejumlah fakta penting seputar kode telepon +242 yang perlu diketahui:

  1. Pemilik kode: Kode 242 ditetapkan untuk Congo (Republik Kongo), bukan untuk Republik Demokratik Kongo yang menggunakan kode +243.
  2. Kode ISO negara: Republik Kongo juga diidentifikasi dengan kode ISO dua huruf CG dan tiga huruf COG.
  3. Format nomor: Setelah kode +242, nomor telepon Republik Kongo umumnya terdiri dari 9 digit, yaitu 2 digit awalan wilayah atau operator ditambah 7 digit nomor pelanggan.
  4. Zona waktu: Republik Kongo berada di zona waktu UTC+1.
  5. Jenis nomor: Kode +242 berlaku untuk nomor ponsel maupun telepon rumah, dengan awalan berbeda untuk masing-masing jenis layanan.
  6. Tanda plus (+): Format E.164 merekomendasikan penggunaan tanda plus (+) di depan kode negara, yang menunjukkan bahwa nomor harus diawali dengan kode akses internasional.

Baca juga: Ini Alasan Ada Tanda Plus pada Awal Nomor Telepon

Profil Singkat Republik Kongo, Negara di Balik Kode +242

Republik Kongo, atau yang sering disebut Kongo-Brazzaville untuk membedakannya dari Republik Demokratik Kongo (Kongo-Kinshasa), adalah negara di kawasan Afrika Tengah. Negara dengan luas wilayah sekitar 342.000 km² ini memiliki populasi sekitar 5,7 juta jiwa dan menggunakan mata uang Franc CFA. Ibu kotanya, Brazzaville, terletak di tepi Sungai Kongo yang legendaris dan merupakan pusat pemerintahan serta kegiatan ekonomi negara tersebut.

Mengacu pada data International Trade Administration (trade.gov), saturasi telepon di Republik Kongo tergolong kuat, namun infrastruktur pendukung terutama untuk komunikasi data masih tertinggal, sementara penetrasi internet sangat rendah dan biaya aksesnya tinggi. Kondisi ini menciptakan peluang pertumbuhan besar bagi sektor telekomunikasi di negara tersebut.

Dari sisi operator seluler, sektor telekomunikasi Republik Kongo didominasi jaringan seluler dengan sekitar 6,33 juta langganan aktif, setara tingkat penetrasi 98,7% dari populasi, yang terutama dilayani oleh operator besar MTN Congo dan Airtel Congo. Meski penetrasi ponsel tinggi, pendapatan rendah membuat banyak warga tidak mampu memiliki komputer pribadi dan layanan internet, meskipun warnet dan WiFi semakin tersedia.

Secara historis, Kongo merupakan bekas kerajaan di Afrika yang memiliki warisan budaya dan alam yang kaya. Perlu diingat bahwa Republik Kongo (+242) dan Republik Demokratik Kongo (+243) adalah dua negara berbeda meskipun saling berbatasan. Perbedaan kode telepon ini menjadi penanda identitas masing-masing negara dalam sistem komunikasi global.

Cara Menelepon ke Republik Kongo Menggunakan Kode +242 dari Indonesia

Bagi masyarakat Indonesia yang memang memiliki kerabat, rekan bisnis, atau keperluan sah untuk menghubungi seseorang di Republik Kongo, memahami cara menggunakan kode telepon internasional adalah hal mendasar. Prosesnya serupa dengan menelepon ke negara lain, hanya perlu memperhatikan format penomoran yang benar.

Sebagaimana dikutip dari MyCountryMobile , menggunakan kode Republik Kongo +242 yang tepat sangat penting saat menelepon dari mana saja secara global karena kode ini memastikan koneksi berjalan lancar, baik untuk menghubungi keluarga, menjalankan bisnis, maupun mengatur perjalanan.

Berikut langkah-langkah menelepon ke Republik Kongo dari Indonesia:

  1. Tekan kode akses internasional: Dari ponsel, cukup tekan tanda + (tahan tombol 0). Dari telepon rumah, tekan kode akses internasional Indonesia seperti 001, 007, atau 017.
  2. Masukkan kode negara Republik Kongo: Tekan 242 setelah kode akses internasional.
  3. Hilangkan angka 0 di depan: Pastikan angka 0 di awal nomor lokal Republik Kongo dihilangkan karena hanya digunakan untuk panggilan domestik, bukan untuk panggilan internasional dengan kode +242.
  4. Masukkan nomor tujuan lengkap: Ketik seluruh digit nomor lokal penerima, termasuk kode area untuk telepon rumah atau awalan operator untuk ponsel.
  5. Tekan tombol panggil: Pastikan koneksi jaringan stabil sebelum melakukan panggilan.

Contoh format: +242 XX XXXXXXX (kode negara + awalan 2 digit + nomor pelanggan 7 digit). Seluruh nomor internasional tidak boleh melebihi 15 digit. Perhatikan juga perbedaan waktu antara Indonesia (WIB/WITA/WIT) dengan Republik Kongo yang berada di UTC+1 agar tidak menelepon pada jam yang tidak tepat.

Baca juga: Benarkah Kode Telepon 1 Penipuan? Jangan Lakukan Ini agar WA Tidak Diretas

Waspada Penipuan Wangiri yang Memanfaatkan Nomor +242

Meski +242 merupakan kode telepon resmi Republik Kongo, kode ini justru lebih dikenal luas karena kerap disalahgunakan dalam aksi penipuan bertaraf internasional. Seperti yang diberitakan Eftsure, Wangiri adalah jenis penipuan telepon yang menipu korban agar menelepon balik nomor internasional yang tidak terjawab, sehingga menghasilkan tagihan telepon yang sangat besar, dan istilah Wangiri berasal dari bahasa Jepang yang berarti "satu dering lalu putus".

Modus operandinya terbilang sederhana namun efektif. Penipuan dimulai dengan pelaku menggunakan auto-dialer untuk menelepon sejumlah besar nomor telepon di berbagai wilayah secara acak. Panggilan hanya berdering sekali atau dua kali lalu terputus, meninggalkan jejak missed call di ponsel korban. Penipu berharap sebagian korban yang melihat panggilan tak terjawab akan menelepon balik, dan saat itulah korban tanpa sadar terhubung ke nomor tarif premium yang mengenakan biaya per menit sangat tinggi, di mana setiap detik korban bertahan di saluran telepon berarti makin besar biaya yang dikenakan.

Mengutip analisis Hiya, hingga satu juta panggilan Wangiri potensial terjadi secara global setiap harinya. Serangan ini diluncurkan dari berbagai belahan dunia, termasuk melalui kode telepon beberapa negara berkembang. Merujuk laporan ⁠Global Telco Consult (GTC), kerugian akibat penipuan Wangiri dan International Revenue Share Fraud (IRSF) lainnya diperkirakan mencapai sekitar 27 miliar dolar AS per tahun. Angka ini menunjukkan betapa masifnya dampak finansial dari skema penipuan yang tampak sepele ini.

Di Indonesia, fenomena panggilan misterius dari nomor +242 sempat menghebohkan dunia maya. Sebagaimana disampaikan Plt Kepala Biro Humas Kemkominfo Noor Iza, "Agar apabila ada telepon dari luar negeri yang sifatnya hanya memancing keingintahuan kita untuk menelepon kembali, jangan tekan nomor mereka yang missed call." Selain kode +242, kode telepon dari negara lain seperti +269 (Komoro), +231 (Liberia), +216 (Tunisia), dan +682 (Kepulauan Cook) juga sering disalahgunakan untuk penipuan serupa.

 

Tips Melindungi Diri dari Panggilan Mencurigakan Berkode +242

Melindungi diri dari penipuan telepon internasional memerlukan kombinasi kewaspadaan dan pengetahuan. Kesederhanaan penipuan Wangiri yang mengandalkan insting korban untuk membalas panggilan tak terjawab membuatnya sangat efektif. Oleh karena itu, langkah pencegahan menjadi senjata utama.

Sebagaimana dilaporkan AT&T Cyber Aware, penipuan ini juga dikenal sebagai "Wangiri" yang berasal dari Jepang di mana modus ini sudah ada bertahun-tahun lalu. Berikut langkah-langkah konkret yang dapat dilakukan untuk menghindari jebakan panggilan berkode +242:

  1. Jangan menelepon balik nomor asing yang tidak dikenal: Jika menerima panggilan satu dering dari nomor tidak dikenal, jangan menelepon nomor tersebut kembali, dan jika ada missed call dari nomor asing, tahan keinginan untuk menghubunginya.
  2. Kenali ciri-ciri nomor telepon scammer: Panggilan yang hanya berdering sekali, berasal dari kode negara asing yang tidak familiar, dan masuk pada jam-jam tidak wajar patut dicurigai.
  3. Gunakan fitur pemblokiran panggilan: Sebagian besar ponsel pintar menawarkan fitur pemblokiran panggilan yang dapat mencegah panggilan dari nomor tertentu atau kode negara tertentu, sehingga manfaatkanlah fitur ini untuk memblokir panggilan internasional yang tidak diinginkan.
  4. Cek nomor secara daring: Gunakan layanan pencarian nomor telepon terbalik secara daring untuk memeriksa legitimasi nomor yang menelepon.
  5. Nonaktifkan fitur panggilan internasional: Jika tidak memerlukan layanan telepon ke luar negeri, pertimbangkan untuk menonaktifkan fitur panggilan internasional melalui operator seluler guna mengurangi risiko biaya tak terduga.
  6. Laporkan ke pihak berwenang: Jika menerima panggilan tak terjawab yang mencurigakan, laporkan ke operator seluler atau pihak berwenang terkait karena hal ini dapat membantu melacak pelaku dan mencegah serangan lebih lanjut.
  7. Jaga kerahasiaan nomor telepon: Hindari menyebarkan nomor telepon pribadi di platform media sosial atau situs yang tidak terpercaya karena data tersebut bisa dimanfaatkan oleh pelaku penipuan.
  8. Edukasi orang terdekat: Pastikan diri sendiri dan orang-orang di sekitar mengetahui tentang penipuan Wangiri karena edukasi merupakan salah satu pertahanan terbaik terhadap berbagai jenis penipuan.

Sebagaimana diungkapkan Taufik Hasan, Komisioner Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) Bidang Kebijakan Publik, "Kemungkinan panggilan itu akan menguras pulsa. Semakin lama panggilan dilakukan, maka semakin besar jumlah pulsa yang terpangkas dan dari sinilah pelaku penipuan mendapatkan uang dari aksinya." Ia juga mengimbau masyarakat agar mengabaikan panggilan semacam itu jika tidak memiliki keluarga atau kenalan dari negara terkait.

Baca juga: Berkat Aktingnya, Wanita Ini Berhasil Gagalkan Penipuan Lewat Telepon

Selain kewaspadaan individu, peran operator seluler juga sangat krusial dalam memerangi penipuan Wangiri. Varian terbaru yang disebut Wangiri 2.0 kini juga menargetkan perusahaan, khususnya bisnis yang memiliki call center, sehingga ancaman ini bukan hanya masalah personal tetapi juga korporasi. Dengan memahami asal-usul kode negara dan mengenali pola penipuan, masyarakat dapat secara aktif melindungi diri dari kerugian finansial yang tidak perlu.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Kode Telepon +242

Apa perbedaan antara kode telepon +242 dan +243?

Kode +242 ditetapkan untuk Republik Kongo (Congo-Brazzaville), sedangkan kode +243 adalah milik Republik Demokratik Kongo (Congo-Kinshasa). Kedua negara ini bertetangga di Afrika Tengah namun merupakan entitas politik yang sepenuhnya terpisah. Kesalahan dalam membedakan kedua kode ini dapat mengakibatkan panggilan tersambung ke negara yang salah.

Apakah semua panggilan dari nomor +242 pasti penipuan?

Tidak semua panggilan dari nomor +242 merupakan penipuan. Kode ini adalah kode telepon resmi Republik Kongo yang digunakan secara sah oleh jutaan warganya untuk berkomunikasi. Namun, jika Anda tidak memiliki hubungan apa pun dengan seseorang di Republik Kongo dan menerima missed call dari nomor berkode +242, sebaiknya jangan menelepon balik dan abaikan panggilan tersebut sebagai langkah pencegahan.

Bagaimana cara mengetahui asal negara suatu kode telepon internasional?

Anda dapat mengetahui asal negara suatu kode telepon dengan mencarinya melalui basis data daring seperti CountryCode.org atau situs resmi ITU. Format nomor internasional yang diawali tanda plus (+) menunjukkan bahwa nomor tersebut harus dihubungi menggunakan kode akses internasional, dan angka setelah tanda plus merupakan kode negara tujuan. Membiasakan diri memeriksa kode negara sebelum merespons panggilan asing adalah kebiasaan yang bijak di era digital saat ini.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6