Liputan6.com, Jakarta Kode negara +264 adalah kode telepon milik Namibia. Bagi banyak orang di Indonesia yang menerima panggilan atau pesan dari nomor berawalan +264, pertanyaan "+264 negara mana" menjadi hal yang wajar muncul. Namibia adalah negara yang terletak di pesisir barat daya benua Afrika.
Kode +264 telah dialokasikan oleh International Telecommunication Union (ITU) untuk Namibia sejak akhir tahun 1960-an. Kode ini menjadi identitas telekomunikasi resmi negara tersebut di kancah internasional, sehingga menjawab tuntas pertanyaan +264 negara mana yang kerap dicari banyak orang.
Kode telepon negara merupakan awalan nomor khusus untuk panggilan langsung internasional, yang didefinisikan oleh ITU dalam standar ITU-T E.123 dan E.164. Dilansir dari Wikipedia, sistem kode ini disusun ke dalam sembilan zona, di mana Zona 2 dialokasikan untuk negara-negara di benua Afrika. Termasuk di dalamnya adalah kode +264 untuk Namibia.
Advertisement
Apa Itu Kode +264 dan Negara Mana yang Menggunakannya?
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8706837/original/088536300_1782783463-Kode_Telepon__264__Namibia_.jpeg)
Kode +264 merupakan kode panggilan telepon internasional yang secara resmi ditetapkan untuk Namibia. Kode negara Namibia adalah +264, yang digunakan untuk membuat panggilan internasional ke Namibia, dengan menambahkan awalan +264 di depan nomor lokal diikuti nomor area atau nomor ponsel spesifik.
Kode negara tiga digit Namibia ini menempatkannya dalam ITU Zona 2 dari rencana penomoran global E.164. Mengacu pada dokumen resmi ITU, dalam daftar yang dipublikasikan, kode 264 secara tegas ditetapkan untuk Namibia. Artinya, setiap kali seseorang menerima panggilan atau pesan dari nomor berawalan +264, sumber komunikasi tersebut merujuk ke jaringan telekomunikasi Namibia.
ITU mengatur alokasi kode negara (+264) untuk menstandarkan penggunaan dan menghindari konflik penomoran. Sistem ini memastikan bahwa setiap panggilan internasional diarahkan ke negara yang tepat tanpa terjadi tumpang tindih. Menggunakan kode Namibia yang benar, yaitu +264, sangat penting saat menelepon dari negara mana pun secara global, karena kode ini memastikan koneksi yang lancar untuk keperluan keluarga, bisnis, maupun perjalanan.
Baca juga: 234 Kode Negara Mana? Simak Penjelasannya
Advertisement
Sejarah dan Sistem Penomoran Telepon di Namibia
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8706838/original/011955900_1782783464-Menerima_Telepon_dari_Kode_Nomor_Telepon__264__Namibia_.jpeg)
Rencana penomoran telepon Namibia awalnya dirancang ketika negara tersebut, yang saat itu dikenal sebagai South West Africa, berada di bawah administrasi Afrika Selatan dan terintegrasi ke dalam rencana penomoran telepon Afrika Selatan. Kode area yang dimulai dengan 06 dialokasikan untuk Namibia, termasuk Walvis Bay yang merupakan enklave Afrika Selatan dan baru diserahkan ke kedaulatan Namibia pada tahun 1994.
Setelah kemerdekaan Namibia pada tahun 1990, panggilan langsung antara Namibia dan Afrika Selatan dihentikan dan diklasifikasikan sebagai panggilan internasional, sehingga pelanggan diwajibkan menggunakan kode akses internasional dan kode negara +264. Perubahan ini menandai kemandirian sistem telekomunikasi Namibia dari Afrika Selatan.
Berikut beberapa tonggak penting dalam perkembangan sistem telekomunikasi Namibia:
- Akhir tahun 1960-an: ITU mengalokasikan kode negara +264 untuk Namibia meskipun saat itu masih di bawah administrasi Afrika Selatan.
- 1990: Pada 21 Maret 1990, Namibia memperoleh kemerdekaan dari Afrika Selatan. Sejak saat itu, kode +264 digunakan secara penuh untuk panggilan internasional.
- Regulasi modern: Communications Regulatory Authority of Namibia (CRAN) kini mengatur rencana penomoran Namibia, termasuk alokasi nomor untuk operator telekomunikasi berlisensi.
- Portabilitas nomor: Namibia mendukung portabilitas nomor ponsel (MNP), yang memungkinkan pengguna berpindah operator tanpa harus mengganti nomor.
- Kode akses internasional: Kode akses internasional Namibia saat ini adalah 00, menggantikan kode sebelumnya yaitu 09.
Baca juga: Ini Alasan Ada Tanda Plus pada Awal Nomor Telepon
Profil Singkat Namibia: Negara di Balik Kode +264
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8706840/original/033121100_1782783464-Bendera_Namibia.jpeg)
Mengetahui +264 negara mana tidak lengkap tanpa memahami profil negaranya. Namibia adalah negara yang terletak di pesisir barat daya Afrika, berbatasan dengan Angola di utara, Zambia di timur laut, Botswana di timur, Afrika Selatan di tenggara dan selatan, serta Samudra Atlantik di barat. Ibu kota Namibia adalah Windhoek.
Namibia memiliki total luas wilayah 824.290 km² dengan garis pantai sepanjang 1.572 km. Sebagaimana disampaikan Britannica, ekonomi Namibia sangat bergantung pada sektor pertambangan, yang menyumbang hampir 30% dari PDB-nya, dengan sumber daya utama berupa berlian, uranium oksida, dan logam dasar.
Namibia memiliki kepadatan penduduk terendah kedua di antara semua negara berdaulat, setelah Mongolia, serta memiliki kepadatan penduduk terendah dari seluruh negara berdaulat yang memiliki garis pantai. Dengan 3,7 penduduk per km², negara ini tergolong salah satu negara paling jarang penduduknya di bumi.
Berikut data penting tentang Namibia yang terkait dengan kode +264:
| Informasi | Detail |
|---|---|
| Kode Negara | +264 |
| Ibu Kota | Windhoek |
| Mata Uang | Dolar Namibia (NAD) |
| Luas Wilayah | 824.290 km² |
| Kode ISO | NA (2 digit), NAM (3 digit) |
| ccTLD (Domain Internet) | .na |
| Zona Waktu | Central Africa Time (UTC +2) |
| Nomor Darurat | 112 |
| Bahasa Resmi | Inggris |
Nama negara Namibia sendiri berasal dari Gurun Namib. Dilansir dari Nations Online Project, dengan luas 824.292 km², Namibia berukuran 1,5 kali ukuran Prancis atau sekitar setengah dari ukuran negara bagian Alaska di Amerika Serikat.
Baca juga: 6 Fakta Menarik Namibia, Negara Afrika yang Pernah Jadi Korban Genosida Jerman
Domain kode negara tingkat atas (ccTLD) Namibia adalah .na, yang digunakan untuk menandai situs web yang berasosiasi dengan Namibia dan dikelola oleh Namibia Network Information Centre (NaNIC). Selain kode telepon +264, domain .na ini juga menjadi identitas digital Namibia di dunia maya.
Baca juga: Fakta Unik Gurun Namib di Namibia
Advertisement
Cara Menelepon Namibia dari Indonesia Menggunakan Kode +264
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8706841/original/056298900_1782783464-Menelepon_Namibia_Menggunakan_Kode__264.jpeg)
Setelah mengetahui +264 negara mana, penting juga untuk memahami cara menelepon ke Namibia dari Indonesia. Untuk menelepon Namibia dari luar negeri, hubungi kode akses internasional negara Anda, lalu 264, diikuti oleh nomor telepon lokal, di mana layanan ponsel dan telepon tetap umumnya tersedia di kota-kota besar dan kawasan wisata.
Berikut panduan langkah demi langkah untuk menelepon Namibia dari Indonesia:
- Tekan kode akses internasional: Dari Indonesia, gunakan awalan 001, 007, 008, atau cukup tanda + pada ponsel.
- Masukkan kode negara Namibia: Ketik 264 setelah kode akses internasional.
- Hilangkan angka 0 di depan: Namibia menggunakan awalan trunk 0 untuk panggilan domestik, namun saat menelepon dari luar negeri, hilangkan angka 0 di depan dan langsung hubungi +264 diikuti nomor lokal.
- Masukkan nomor lokal: Nomor telepon Namibia setelah kode negara +264 biasanya terdiri dari 9 digit, yang terdiri dari awalan 2 digit (mengidentifikasi area atau operator ponsel) ditambah 7 digit nomor pelanggan.
Berdasarkan data dari Callsky.io, nomor ponsel di Namibia terdiri dari 7-8 digit setelah +264 dan dimulai dengan 81 atau 85, misalnya +264 81 XXX XXXX, sedangkan telepon tetap terdiri dari 6-7 digit dengan kode area yang dimulai dengan 6, misalnya +264 61 XXX XXX untuk Windhoek.
Baca juga: Apa Beda Panggilan +62 dan 0? Simak Penjelasannya
Namibia merupakan pasar ponsel dengan dua operator utama, yang membuatnya lebih sederhana dibandingkan banyak negara Afrika lainnya. Operator dominan adalah MTC (Mobile Telecommunications Company), yang awalnya milik negara dan kini sebagian diprivatisasi, memiliki jangkauan jaringan terluas yang mencakup sebagian besar wilayah negara termasuk area terpencil. Operator kedua, TN Mobile, merupakan anak perusahaan Telecom Namibia, diluncurkan sebagai Leo pada tahun 2007 lalu di-rebrand menjadi TN Mobile, dan menggunakan awalan 085.
Kode Area Kota-Kota Utama dan Tips Keamanan Saat Menerima Panggilan +264
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8706842/original/081191900_1782783464-Panggilan_Mencurigakan_dari_Nomor_Kode_Telepon__264__AI_Generated_.jpeg)
Mengetahui kode area di Namibia berguna bagi siapa saja yang perlu berkomunikasi ke kota atau wilayah tertentu di negara tersebut. Merujuk data dari Sent.dm, kode area utama Namibia meliputi 061 (Windhoek), 064 (Swakopmund/Walvis Bay), 063 (Keetmanshoop), 065 (Otjiwarongo), dan 067 (Oshakati).
Berikut daftar kode area kota-kota utama di Namibia:
| Kota | Kode Area |
|---|---|
| Windhoek (Ibu Kota) | 061 |
| Swakopmund / Walvis Bay | 064 |
| Keetmanshoop | 063 |
| Otjiwarongo | 065 |
| Oshakati | 067 |
Telepon tetap memiliki kode area 2-3 digit (misalnya 061 untuk Windhoek) diikuti 5-6 digit, sedangkan nomor ponsel dimulai dengan 08 atau 06 diikuti 7 digit, dan awalan nasional 0 digunakan untuk panggilan domestik tetapi dihilangkan saat menelepon secara internasional.
Baca juga: Waspada Kode Telepon Penipuan, Hati-hati Banyak Modus Baru
Selain memahami kode area, penting juga untuk mewaspadai potensi penipuan melalui nomor internasional. Meskipun terhubung secara global adalah hal yang luar biasa, selalu berhati-hatilah terhadap panggilan tak diminta yang meminta informasi pribadi, terutama jika tampak berasal dari awalan +264 Namibia, dan selalu verifikasi identitas penelepon sebelum membagikan data sensitif melalui telepon.
Sebelum bepergian ke Namibia, pastikan paket ponsel Anda mendukung roaming internasional untuk menghindari biaya tak terduga, atau pertimbangkan untuk membeli kartu SIM lokal di Namibia untuk tarif dan jangkauan yang lebih baik, yang memerlukan perangkat ponsel yang tidak terkunci.
Baca juga: Dinamika Politik di Namibia
Advertisement
Pertanyaan Seputar Kode +264
+264 kode negara mana dan bagaimana cara meneleponnya dari Indonesia?
Kode negara +264 adalah untuk Namibia. Untuk menelepon Namibia dari Indonesia, tekan kode akses internasional (001 atau tanda +), lalu ketik 264, kemudian nomor lokal tanpa angka 0 di depannya. Misalnya, untuk menelepon nomor 061 234567 di Windhoek, hubungi +264 61 234567.
Berapa digit nomor telepon Namibia setelah kode +264?
Setelah kode negara +264, nomor telepon Namibia biasanya terdiri dari 9 digit, yang terdiri dari awalan 2 digit untuk mengidentifikasi area atau operator ponsel, ditambah 7 digit nomor pelanggan. Format ini berlaku baik untuk nomor telepon tetap maupun ponsel di seluruh wilayah Namibia.
Apakah panggilan dari nomor +264 bisa menjadi penipuan?
Seperti halnya kode negara lain, panggilan dari +264 bisa saja merupakan upaya penipuan. Waspadalah terhadap panggilan tak diminta yang meminta informasi pribadi, terutama jika berasal dari awalan +264, dan selalu verifikasi identitas penelepon sebelum membagikan data sensitif. Jika Anda tidak mengenal penelepon dan tidak memiliki kepentingan di Namibia, sebaiknya abaikan panggilan tersebut.
Baca juga: Ibu Kota Afrika Selatan Ada 3, Ketahui Perannya
Kode +264 bukan sekadar deretan angka, melainkan identitas telekomunikasi resmi Namibia yang telah melekat sejak lebih dari setengah abad lalu. Memahami arti kode ini dan cara penggunaannya membantu siapa saja yang perlu berkomunikasi dengan negara berpenduduk jarang di pesisir barat daya Afrika tersebut, baik untuk keperluan bisnis, wisata, maupun hubungan personal lintas benua.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261063/original/026293200_1781677316-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-17T130056.370.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8682083/original/077005500_1782732215-dedi_mulyadi_-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5495122/original/083308700_1770356146-Menteri_Keuangan__Menkeu__Purbaya_Yudhi_Sardewa-6_Februari_2026b.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5537107/original/075541100_1774410122-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-03-25T095300.861.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3885020/original/ACg8ocLa9Ob85MO_GcJJi5MgrBCAZ8vZv6gQJe_IX_x85rX_UWerkg%3Ds200.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672393/original/076678600_1782711881-eXWsNSBgPw8sV91a54fhLDTdI4MvrCyxiNQItRny.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1812277/original/052062800_1684314288-Beach_life.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8709002/original/001727100_1782787701-000_B8QH9N2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711341/original/045734100_1782792164-IMG-20260630-WA0021.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263744/original/028849200_1781996788-AP26171656106233.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8309790/original/022314100_1782176318-000_B7XQ8ZR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8703035/original/020989500_1782776197-IMG-20260630-WA0006.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7814803/original/065180300_1780632434-raul-jimenez-meksiko-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513569/original/057945500_1782437405-063_2283345869.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259216/original/078310400_1781491972-AP26165670492100.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8525155/original/017274300_1782455154-AP26176798846634.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8693587/original/054340800_1782757524-063_2283889620.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8692722/original/034513200_1782755867-000_B8PJ7CN.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263380/original/090952300_1781922466-AP26171045705794-Brasil_vs_Haiti.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672388/original/052657500_1782711875-f0i1ZEBHxdxtylALK8TDDKbewsLM6mrVtjHVKaKl.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4782569/original/007874200_1711248767-IMG_7742.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672430/original/036097500_1782711957-uzrYpLPQqHwEMDujPvff3WsTcGLu0LkOafHq1kAd.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672453/original/011691700_1782711999-AwwH7lgpBsZafRYEPBSB6UR3cpgXbKgvS03kdakM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672467/original/024762900_1782712013-nBq6tqFDIshFi6lJnpEWc5ClDltk0ImnB5MMcS8o.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8681206/original/018040300_1782730431-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672211/original/014018500_1782711647-HEyiXyYxwjNlqFB3jwwoZfZfWIDYcgmclzAejeY1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672404/original/009808700_1782711896-Fe9IGsgHoypMceES8koOVUgHofAIyWOgHMNYt0Rx.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672223/original/088599000_1782711660-M4OnAZautMjeRVbDeWyH5P812FqFCWPCETdg4vcH.jpg)