Liputan6.com, Jakarta +225 negara mana? Pertanyaan ini sangat wajar mengingat banyak orang di Indonesia yang tidak familier dengan kode telepon dari kawasan Afrika Barat. Kode negara +225 adalah kode telepon internasional milik Pantai Gading atau Côte d'Ivoire, sebuah negara yang terletak di pesisir barat Benua Afrika.
Kode +225 ditetapkan oleh International Telecommunication Union (ITU) sebagai identitas unik Pantai Gading dalam sistem telekomunikasi global. Kode panggilan internasional ini ditetapkan oleh ITU berdasarkan standar E.164, yang berfungsi memastikan setiap panggilan internasional terarah ke negara yang benar.
Kode telepon 225 adalah pengenal unik untuk Côte d'Ivoire (Pantai Gading), sebuah negara yang dikenal dengan budayanya yang dinamis dan signifikansinya secara ekonomi di Afrika Barat. Mengacu pada data kode negara internasional, Pantai Gading (Côte d’Ivoire) menggunakan kode ISO 3166-1 alpha-2 yaitu CI dan kode alpha-3 CIV dalam berbagai keperluan hubungan internasional.
Advertisement
Negara ini memiliki Yamoussoukro sebagai ibu kota resmi, sementara Abidjan berperan sebagai pusat ekonomi utama. Memahami asal-usul kode ini bukan hanya soal komunikasi, tetapi juga soal kewaspadaan terhadap potensi penipuan yang kerap memanfaatkan nomor internasional.
Apa Itu Kode +225 dan Negara Mana yang Menggunakannya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8679414/original/065553500_1782726649-kode_negara_3.jpeg)
Bagi yang masih penasaran dengan pertanyaan +225 negara mana, jawabannya cukup jelas. Kode +225 merupakan country calling code atau kode panggilan negara yang secara resmi dimiliki oleh Pantai Gading (Côte d'Ivoire). Berikut penjelasan rinci tentang sistem kode negara dan posisi +225 di dalamnya.
Mengacu pada dokumen resmi ITU-T Recommendation E.164, E.164 merupakan standar internasional yang mendefinisikan rencana penomoran untuk jaringan telepon umum dunia (PSTN) dan mendefinisikan format umum untuk nomor telepon internasional.
Nomor telepon yang sesuai standar ini dibatasi hanya terdiri dari digit saja dengan maksimal 15 digit, di mana spesifikasinya membagi rangkaian digit menjadi kode negara satu hingga tiga digit dan nomor pelanggan maksimal 12 digit.
- Definisi Kode Negara +225 — Kode negara untuk Côte d'Ivoire adalah +225, dan kode ini digunakan untuk melakukan panggilan internasional ke negara tersebut. Setiap kali seseorang menerima panggilan atau pesan dari nomor berawalan angka ini, maka hampir bisa dipastikan sumbernya berasal dari Pantai Gading.
- Zona Penomoran ITU — Kode +225 termasuk dalam zona penomoran 2, yaitu zona yang mencakup seluruh benua Afrika. Dalam daftar ITU, kode 225 secara resmi ditetapkan untuk Côte d'Ivoire, yang berurutan dengan negara-negara tetangganya seperti Guinea (+224), Burkina Faso (+226), dan Niger (+227).
- Format Tanda Plus (+) — Rekomendasi ITU-T E.123 menyatakan bahwa nomor telepon internasional sebaiknya diawali tanda plus (+), dan tanda tersebut menunjukkan bahwa nomor harus dihubungi dengan menggunakan international calling prefix sebagai pengganti tanda plus.
- Perbedaan dengan Area Code 225 di AS — Perlu dicatat bahwa area code 225 di Amerika Serikat melayani wilayah Baton Rouge, Louisiana, yang terkadang menimbulkan kebingungan karena nomor AS akan muncul sebagai (225) XXX-XXXX, sementara nomor internasional akan tampil dengan tanda plus: +225 (Pantai Gading).
- Kode ISO Negara — Selain kode telepon +225, Pantai Gading juga memiliki kode ISO dua huruf CI dan tiga huruf CIV yang digunakan dalam dokumen internasional.
- Penerapan Universal — Kode negara +225 berlaku baik untuk nomor ponsel (yang dimulai dengan awalan seperti 01, 05, 07) maupun telepon rumah (menggunakan kode area seperti 20, 30, 40, dan sebagainya).
Advertisement
Profil Singkat Pantai Gading sebagai Pemilik Kode +225
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8677677/original/043721600_1782723227-iphone.jpg)
Setelah mengetahui jawaban dari pertanyaan +225 negara mana, penting untuk mengenal lebih dekat profil negara pemilik kode tersebut. Pantai Gading merupakan negara yang terletak di pesisir barat Afrika, berbatasan di utara dengan Mali dan Burkina Faso, di timur dengan Ghana, di selatan dengan Teluk Guinea, di barat daya dengan Liberia, dan di barat laut dengan Guinea. Negara ini memiliki peran ekonomi yang sangat signifikan di kawasan Afrika Barat.
Dilansir dari Britannica, ibu kota Pantai Gading adalah Yamoussoukro dan Abidjan, dan sebelumnya negara ini merupakan salah satu negara kolonial Prancis sehingga bahasa resmi negara ini adalah bahasa Prancis. Abidjan sendiri berfungsi sebagai pusat ekonomi utama yang jauh lebih besar dibandingkan Yamoussoukro. Ibu kota politik resmi Côte d'Ivoire adalah Yamoussoukro, namun kota terbesar, pusat pemerintahan utama, dan hub ekonominya adalah Abidjan.
Dari sisi ekonomi, Pantai Gading memiliki prestasi yang mengesankan. Pantai Gading adalah pengekspor biji kakao terbesar di dunia dan pengekspor barang terbesar keempat secara umum di Afrika sub-Sahara, sehingga tidak heran negara ini memiliki pendapatan per kapita yang relatif tinggi. Sektor pertanian menjadi tulang punggung ekonomi negara ini, khususnya komoditas kakao, kopi, dan karet.
Pada 1842 Prancis menjajah Pantai Gading sebagai protektorat lalu secara resmi menjadi koloni pada 1893, dan faktanya negara ini merupakan negara berbahasa Prancis terbanyak ketiga di dunia. Hubungan historis dengan Prancis inilah yang turut memengaruhi perkembangan infrastruktur telekomunikasi di Pantai Gading, termasuk penetapan kode +225 dalam sistem penomoran global.
Cara Menelepon ke Pantai Gading Menggunakan Kode +225
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1380753/original/028511000_1477027247-Telepon.jpg)
Bagi Anda yang perlu melakukan panggilan internasional ke negara dengan kode +225, memahami format penomoran yang benar sangat krusial agar panggilan berhasil tersambung. Untuk menghubungi nomor Côte d'Ivoire dari luar negeri, masukkan kode keluar negara Anda, diikuti +225, lalu nomor lokal. Berikut panduan langkah demi langkah yang perlu diperhatikan.
- Tekan kode akses internasional dari negara asal — Dari Indonesia, Anda bisa menggunakan 001, 007, 008, atau cukup menekan tanda + pada ponsel. Mulailah dengan menghubungi kode akses internasional negara Anda; dari AS atau Kanada kodenya 011, dari sebagian besar Eropa kodenya 00, dan ini memberi tahu jaringan bahwa Anda melakukan panggilan internasional.
- Hubungi kode negara +225 — Langsung lanjutkan dengan kode negara Pantai Gading tanpa spasi atau tanda hubung, karena ini mengarahkan panggilan Anda ke jaringan telepon Pantai Gading.
- Masukkan nomor lokal 10 digit — Pantai Gading beralih ke nomor 10 digit pada tahun 2021, di mana semua nomor lama 8 digit mendapat tambahan dua digit di depan berdasarkan operator, dan nomor ponsel kini dimulai dengan 01, 05, atau 07.
- Hilangkan angka nol di depan — Pastikan Anda telah menghapus angka nol di awal nomor lokal Pantai Gading, karena angka tersebut hanya untuk panggilan domestik dan tidak diperlukan saat menghubungi secara internasional dengan +225.
- Perhatikan zona waktu — Pantai Gading beroperasi pada zona waktu UTC±00:00, sehingga perbedaan waktunya bisa signifikan dengan Indonesia yang menggunakan WIB (UTC+7).
- Simpan nomor dalam format internasional — Saat menyimpan nomor Pantai Gading, selalu gunakan format +225 XX YYYYYYY untuk kompatibilitas maksimal.
Sebagaimana dikutip dari JustCall, "Kode area biasanya terdiri dari dua digit, sementara nomor pelanggan terdiri dari enam digit, sehingga keseluruhan nomor telepon menjadi sepuluh digit. Misalnya, nomor telepon di Côte d'Ivoire bisa terlihat seperti ini: +225 01 234567, di mana +225 adalah kode negara, 01 adalah kode area, dan 234567 adalah nomor pelanggan."
Baca juga: Apa Beda Panggilan +62 dan 0? Simak Penjelasannya
Advertisement
Operator Seluler dan Perkembangan Telekomunikasi Pantai Gading
Membahas +225 negara mana tentu tidak lengkap tanpa mengenal infrastruktur telekomunikasi yang menopang kode tersebut. Sistem telepon Pantai Gading tergolong baik menurut standar Afrika; sektor telekomunikasi diprivatisasi pada akhir 1990-an dan jalur telepon tetap operasional telah meningkat sejak saat itu, dengan dua penyedia jalur tetap yang beroperasi melalui kabel terbuka, relai radio gelombang mikro, dan serat optik; 90% telah didigitalisasi. Pencapaian ini menjadikan Pantai Gading sebagai salah satu negara dengan infrastruktur telekomunikasi terbaik di kawasan Afrika Barat.
Berdasarkan data WATRA (West Africa Telecommunications Regulators Assembly), sektor telekomunikasi Pantai Gading menyumbang 8,2% dari PDB pada tahun 2020, naik dari 7,6% pada 2019, dan sektor ini mempekerjakan sekitar 50.000 orang serta melayani lebih dari 36 juta pelanggan. Angka ini menunjukkan betapa pentingnya sektor telekomunikasi bagi perekonomian negara pemilik kode +225.
Pasar seluler di Pantai Gading didominasi oleh tiga operator utama. Meskipun ada dua operator jaringan tetap, pasar didominasi oleh unit lokal Orange Group yaitu Orange Côte d'Ivoire, sementara pasar seluler lebih kompetitif dengan Orange Côte d'Ivoire beroperasi bersama MTN Côte d'Ivoire dan Moov.
Industri telekomunikasi Pantai Gading telah mengalami beberapa reformasi dan perkembangan sejak liberalisasi sektor ini pada tahun 1995, dengan badan regulasi utamanya yaitu ARTCI yang mengawasi perizinan, regulasi, dan pemantauan operator telekomunikasi.
Perkembangan infrastruktur internet juga menjadi perhatian penting. Broadband internet sebagian besar masih kurang berkembang karena tingginya biaya bandwidth internasional akibat terbatasnya akses ke satu kabel serat optik bawah laut internasional yang melayani negara tersebut, namun kabel kedua sudah mendarat pada November 2011 dan penurunan harga layanan broadband nirkabel ADSL, WiMAX, dan EV-DO telah terjadi.
Infrastruktur telepon rumah di Pantai Gading memang terbatas, dan banyak bisnis serta rumah tangga bergantung sepenuhnya pada telepon seluler; jika Anda tidak dapat menghubungi telepon rumah, mintalah nomor ponsel kontak Anda.
Baca juga: Cara Kirim Pesan WhatsApp Tanpa Perlu Simpan Nomor Kontak
Waspada Modus Penipuan dari Nomor Berawalan +225
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5349170/original/000922300_1757914566-Screenshot_2025-09-15_123521.jpg)
Mengetahui +225 negara mana ternyata juga berkaitan erat dengan aspek keamanan digital. Sayangnya, kode +225 termasuk salah satu kode negara yang kerap dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan siber untuk melakukan penipuan internasional. Kode negara 225 (+225) adalah awalan panggilan internasional untuk Côte d'Ivoire, dan ini adalah kode internasional yang sering dilaporkan digunakan dalam berbagai penipuan, khususnya penipuan "Wangiri" atau penipuan panggilan tak terjawab.
Mengutip MobileServicesCenter, modus penipuan Wangiri dapat terjadi melalui panggilan internasional tidak dikenal, termasuk dari nomor berkode +225. Pelaku biasanya menggunakan sistem panggilan otomatis untuk menelepon singkat lalu memutus sambungan, dengan tujuan membuat korban penasaran dan menelepon balik. Panggilan balik tersebut berpotensi menghubungkan pengguna ke layanan berbiaya tinggi sehingga tagihan telepon dapat meningkat.
Kode negara internasional dari Afrika Barat seperti +225, +234 untuk Nigeria, dan +229 untuk Benin populer di kalangan penipu karena berada di luar Rencana Penomoran Amerika Utara dan memiliki tarif panggilan internasional yang tinggi, sehingga menguntungkan untuk skema penipuan panggilan balik. Berikut langkah-langkah pencegahan yang perlu diambil:
- Jangan angkat panggilan tak dikenal — Jangan menjawab panggilan internasional dari nomor yang tidak dikenal jika Anda tidak mengharapkan panggilan dari Côte d'Ivoire; mengangkat telepon bisa menandai nomor Anda sebagai aktif untuk penipuan di masa depan.
- Jangan pernah menelepon balik nomor +225 yang mencurigakan — Jangan pernah menelepon balik panggilan tak terjawab dari +225, karena penelepon yang sah akan selalu meninggalkan pesan suara atau menghubungi Anda melalui metode yang dapat diverifikasi.
- Blokir nomor mencurigakan — Kontak WhatsApp dapat diblokir langsung melalui aplikasi WhatsApp, dan panggilan biasa juga bisa diblokir melalui aplikasi 'Phone' di ponsel Anda.
- Laporkan ke pihak berwenang — Laporkan nomor telepon tersebut ke otoritas terkait di negara Anda; meskipun otoritas tidak selalu bisa bertindak langsung terutama untuk nomor asing dengan awalan +225, laporan Anda dapat memulai atau mendukung penyelidikan.
- Jangan berikan data pribadi — Waspadalah terhadap panggilan yang tidak diminta yang meminta informasi pribadi, terutama jika tampaknya berasal dari awalan +225 Pantai Gading, dan verifikasi identitas sebelum membagikan data sensitif melalui telepon.
- Verifikasi melalui sumber lain — Jika memang ada kepentingan bisnis atau pribadi dengan kontak di Pantai Gading, konfirmasi melalui email atau metode komunikasi terverifikasi lainnya.
Baca juga: Waspada Kode Telepon Penipuan, Hati-hati Banyak Modus Baru
Advertisement
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Kode +225
Apakah semua panggilan dari nomor +225 pasti penipuan?
Tidak, tidak semua panggilan dari nomor berawalan +225 adalah penipuan. Bisa saja panggilan dari nomor +225 yang Anda abaikan karena mengira penipuan ternyata merupakan panggilan yang benar-benar sah, misalnya jika penelepon menghubungi Anda melalui email atau Anda tiba-tiba mengingat alasan mengapa seseorang di Pantai Gading mencoba menghubungi Anda. Namun, tetap berhati-hati dan jangan langsung memberikan data pribadi kepada penelepon yang tidak dikenal.
Berapa digit nomor telepon di Pantai Gading setelah kode +225?
Pantai Gading memperluas rencana penomoran nasionalnya dari 8 menjadi 10 digit pada 31 Januari 2021, dengan dua digit kembali ditambahkan di depan berdasarkan jenis layanan dan operator. Jadi saat menelepon dari luar negeri, Anda perlu memasukkan +225 diikuti nomor lokal 10 digit. Format ini berlaku untuk nomor ponsel maupun telepon rumah di negara tersebut.
Apa perbedaan kode area 225 di Amerika Serikat dengan kode negara +225 Pantai Gading?
Keduanya memang menggunakan angka yang sama tetapi memiliki fungsi yang berbeda. Kode area 225 di AS melayani wilayah Baton Rouge, Louisiana, dan nomor tersebut muncul dalam format domestik AS tanpa tanda plus. Sementara kode +225 dengan tanda plus di depan menunjukkan panggilan internasional ke Pantai Gading. Perhatikan apakah ada tanda "+" di awal nomor untuk membedakan keduanya dengan mudah.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261063/original/026293200_1781677316-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-17T130056.370.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8682083/original/077005500_1782732215-dedi_mulyadi_-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5495122/original/083308700_1770356146-Menteri_Keuangan__Menkeu__Purbaya_Yudhi_Sardewa-6_Februari_2026b.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5537107/original/075541100_1774410122-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-03-25T095300.861.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1918996/original/079782400_1776676911-WhatsApp_Image_2026-04-18_at_19.58.23.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672404/original/009808700_1782711896-Fe9IGsgHoypMceES8koOVUgHofAIyWOgHMNYt0Rx.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3864017/original/044019100_1738389296-1596670441577.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5415752/original/060786800_1763419826-000_84BP8PA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263965/original/063636200_1782038065-000_B7RD77E.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8312896/original/014782800_1782180155-000_B7XU3U2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5381016/original/018832800_1760444417-AP25287418037906.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4728012/original/006431800_1706361596-000_34GE37C.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8666203/original/007626600_1782698654-000_B8H28ZD.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8633516/original/070380800_1782633001-photo-collage.png__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8674531/original/079790200_1782716407-AP26177104053905.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260382/original/054470700_1781590662-063_2281748273.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259253/original/099827400_1781493084-AP26165774269127.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4864218/original/041026400_1718404435-AP24166759629724.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263966/original/082388400_1782038241-000_B7RC3ZV.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672225/original/097286400_1782711671-NCueW49W4ZoDRTXBTf4v0DR0Ih9jC6pyRoPRvOSh.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672410/original/051648900_1782711917-9IX3aqzWfyCYN8hoavq0HH8uEurJEyzULbppcLEW.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672403/original/098854400_1782711894-FTgbovcwn1duFGggljTLnF4kIw1TC5WC4joeys8q.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672217/original/050523200_1782711653-b66KB3eAJdT132ceeCZMuNbBA6pbh0IboiJNzC6H.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672398/original/038963200_1782711888-F5WBZBblmUzR2tn6sf9BStZCgOQ7apbjaqP8hmGC.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672443/original/058392500_1782711981-BbHq8MeEX6piF5utcdDERNa8c2PjgddcoKzqeJiT.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672408/original/048956900_1782711900-kMLy8hDmcXr26j2bcJi5eKz7K44cd6jeQQWjriGc.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672411/original/048295400_1782711936-EOsnLxAb6K4Ip2kFOCTbwlOCF4sqlQ6a8kxp3pF8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4521410/original/045171200_1690867758-phone-ge2d0991cf_1280.jpg)