Penampilan Baru Dito Ariotedjo Saat Penuhi Panggilan KPK

Dia diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi kuota haji.

Diterbitkan 30 Juni 2026, 10:57 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Dito Ariotedjo dipanggil KPK sebagai saksi kasus dugaan korupsi kuota haji.
  • Mantan Menag Yaqut dan staf khususnya telah ditetapkan sebagai tersangka.
  • Kasus ini berpotensi merugikan negara hingga Rp622 miliar.

Liputan6.com, Jakarta - Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Ario Bimo Nandito Ariotedjo atau Dito Ariotedjo memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (30/6/2026). Dia diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi kuota haji.

Dito tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, sekitar pukul 09.58 WIB. Dito tampak mengenakan kaus polo lengan pendek berwarna biru tua yang dipadukan dengan celana panjang hitam.

"Hari ini undangan saja terkait dengan kasus yang haji," ujar Dito.

Saat ditanya apakah membawa dokumen untuk kepentingan pemeriksaan, Dito menjawab singkat.

"Enggak bawa apa-apa. Ini saja, undangan saja,” katanya.

Sebelum memasuki ruang pemeriksaan, para jurnalis juga sempat menyoroti perubahan postur tubuh Dito yang tampak lebih bugar. Menanggapi hal itu, dia mengaku belakangan lebih rutin berolahraga.

"Iya, mumpung lagi enggak sibuk," ucapnya, dikutip dari Antara.

Kasus Kuota Haji Seret Eks Menag

Diketahui, KPK mulai menyidik dugaan korupsi kuota haji Indonesia tahun 2023–2024 sejak 9 Agustus 2025. Dalam perkara tersebut, mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dan mantan staf khususnya, Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex, telah ditetapkan sebagai tersangka.

Berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), kasus tersebut diduga menimbulkan potensi kerugian negara hingga Rp622 miliar.

Selain Yaqut dan Ishfah, KPK juga telah menetapkan Direktur Operasional Maktour Ismail Adham serta mantan Ketua Umum Kesatuan Tour Travel Haji Umrah Republik Indonesia (Kesthuri), Asrul Aziz Taba, sebagai tersangka. Hingga kini, proses penyidikan perkara tersebut masih terus berlangsung.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6