Liputan6.com, Jakarta Pernahkah Anda menerima panggilan atau pesan dari nomor berawalan +964 dan bertanya-tanya, +964 kode negara mana? Pertanyaan ini cukup sering muncul, terutama di kalangan pengguna WhatsApp yang kerap menerima pesan dari nomor asing dengan kode telepon internasional yang tidak dikenal.
Kode telepon internasional +964 ditetapkan oleh International Telecommunication Union (ITU) berdasarkan standar E.164, dan merupakan identitas telekomunikasi bagi negara Irak, sebuah negara yang terletak di kawasan Timur Tengah. Mengetahui +964 negara mana menjadi penting agar Anda dapat mengenali asal panggilan dan mengambil langkah yang tepat.
Kode negara +964 sangat penting untuk menjalin panggilan internasional ke Irak, memastikan bahwa panggilan diarahkan secara akurat melalui jaringan telekomunikasi global. Dilansir dari Worldometer, Irak memiliki kode panggilan negara +964, kode ISO 3166-1 alpha-3 IRQ, kode alpha-2 IQ, serta kode numerik 368 dan domain tingkat atas negara .iq.
Advertisement
+964 Negara Mana? Ini Kode Telepon Internasional untuk Irak
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710584/original/079326800_1782790844-12805892234838565839.jpeg)
Jawaban singkat dari pertanyaan +964 negara mana adalah Irak (bahasa Inggris: Iraq). Irak merupakan negara yang terletak di kawasan Asia Barat atau yang lebih dikenal dengan sebutan Timur Tengah. Negara ini memiliki ibu kota di Baghdad dan berbatasan dengan Iran, Turki, Suriah, Yordania, Arab Saudi, serta Kuwait. Mengacu pada data CountryCode.com, Irak menggunakan kode negara +964, prefiks trunk nasional 0 untuk panggilan jarak jauh domestik, dan prefiks internasional 00 untuk panggilan internasional keluar.
Dalam sistem telekomunikasi internasional, setiap negara memiliki kode unik yang berfungsi sebagai identitas digital saat melakukan panggilan lintas negara. Kode +964 inilah yang melekat pada Irak, sehingga setiap kali Anda melihat nomor telepon dengan awalan tersebut, bisa dipastikan nomor itu terdaftar di jaringan telekomunikasi negara Irak.
Sebagaimana dikutip dari My Country Mobile, Kode panggilan internasional khusus untuk Irak, yang ditetapkan oleh International Telecommunication Union (ITU) berdasarkan standar E.164, adalah +964." Kode negara +964 berlaku baik untuk nomor ponsel (yang dimulai dengan prefiks seperti 7X) maupun telepon rumah (yang menggunakan kode area seperti 20, 30, 40, dan sebagainya).
Penting untuk memahami bahwa kode +964 bukan sekadar rangkaian angka. Kode ini memfasilitasi operasi bisnis global dengan menghubungkan perusahaan-perusahaan dengan rekan mereka di Irak, mendukung perdagangan dan kolaborasi. Bagi diaspora Irak yang tersebar di seluruh dunia, termasuk di Indonesia, kode negara ini menjadi jembatan komunikasi yang vital untuk tetap terhubung dengan keluarga di tanah air.
Advertisement
Standar ITU E.164 dan Asal-Usul Kode Telepon +964
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710585/original/006324300_1782790845-gdj-borders-2099207_1920.jpg)
Untuk memahami lebih dalam mengapa Irak mendapatkan kode +964, kita perlu mengenal standar internasional yang mengatur sistem penomoran telepon di seluruh dunia. Berdasarkan dokumentasi resmi International Telecommunication Union (ITU), E.164 adalah standar internasional (Rekomendasi ITU-T) berjudul The International Public Telecommunication Numbering Plan, yang mendefinisikan rencana penomoran untuk jaringan telepon umum beralih dunia (PSTN) dan beberapa jaringan data lainnya.
Nomor telepon yang sesuai dengan standar ini dibatasi hanya pada digit dan maksimum lima belas digit. Spesifikasi ini membagi rangkaian digit menjadi kode negara satu hingga tiga digit, dan nomor telepon pelanggan maksimum dua belas digit. Kode +964 yang dialokasikan untuk Irak terdiri dari tiga digit dan termasuk dalam zona penomoran 9, yang mencakup negara-negara di kawasan Asia Barat dan Asia Selatan.
Sebagaimana dilaporkan Bandwidth, setiap negara di dunia bebas memutuskan berapa banyak digit yang harus ada dalam nomor nasional, dalam batas 15 digit yang diberlakukan E.164. Batas tersebut sebenarnya memungkinkan sekitar 100 triliun permutasi. Menariknya, pada tahun 1964, rekomendasi E.29 diperluas dengan sistem kode global berdasarkan zona penomoran dunia, yang kemudian menjadi dasar bagi penggunaan tanda plus (+) pada awal nomor telepon internasional.
Mengacu pada dokumen ITU yang diterbitkan Juni 2025, Communications and Media Commission (CMC) Baghdad mengumumkan rencana penomoran nasional Irak dengan kode negara +964, prefiks internasional "00", dan prefiks nasional "0". Kode-kode negara tetangga Irak di kawasan Timur Tengah juga berada dalam kelompok zona 9, seperti Suriah (+963), Kuwait (+965), Arab Saudi (+966), dan Yaman (+967).
Daftar Kode Area Telepon Kota-Kota di Irak
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710588/original/032878900_1782790845-6991820760137091026.jpeg)
Selain kode negara +964, Irak juga memiliki sistem kode area untuk membedakan wilayah atau kota tujuan panggilan. Kode area Irak terdiri dari 1 atau 2 digit (tidak termasuk prefiks trunk 0) dan nomor pelanggan biasanya terdiri dari 6 digit. Di Baghdad dan beberapa kegubernuran lainnya, nomor pelanggan terdiri dari 7 digit. Sebagaimana disampaikan JustCall, "kode area di Irak biasanya terdiri dari satu atau dua digit, seperti 1 untuk Baghdad atau 21 untuk Basra."
Berikut adalah daftar kode area telepon untuk kota-kota utama di Irak yang perlu diketahui saat melakukan panggilan internasional:
- Baghdad — Kode area: 1
- Basra (Basrah) — Kode area: 40
- Erbil (Irbil) — Kode area: 66
- Mosul — Kode area: 60
- Kirkuk — Kode area: 50
- Najaf — Kode area: 33
- Karbala — Kode area: 32
- Sulaimaniya — Kode area: 53
- Duhok — Kode area: 62
- Nasiriya — Kode area: 42
- Amara — Kode area: 43
- Hillah — Kode area: 30
- Diwaniya — Kode area: 36
- Kut — Kode area: 23
- Baquba — Kode area: 25
- Ramadi — Kode area: 24
- Samawa — Kode area: 37
Dilansir dari Vonage, terdapat kode area 1 digit untuk Baghdad dan kode 2 digit untuk wilayah Irak lainnya. Sebagai contoh, jika Anda ingin menelepon nomor di Baghdad, formatnya adalah +964 1 XXXXXXX, sedangkan untuk Basra formatnya menjadi +964 40 XXXXXX. Perlu diperhatikan bahwa kode area ini hanya digunakan untuk panggilan telepon rumah (landline), bukan untuk nomor ponsel yang memiliki format berbeda.
Advertisement
Cara Menelepon ke Irak dari Indonesia Menggunakan Kode +964
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1688613/original/019508300_1503482275-ilustrasi_nomor_telepon.jpg)
Bagi Anda yang perlu menghubungi seseorang di Irak, memahami prosedur panggilan internasional adalah hal yang wajib. Proses ini sebenarnya cukup sederhana asalkan Anda mengikuti langkah-langkah yang benar. Mengutip Talk Home, "menelepon Irak tidak harus rumit. Untuk menelepon Irak, ikuti tiga langkah sederhana ini: mulai dengan memutar kode keluar negara Anda, lalu tekan kode negara Irak +964 beserta kode area yang ingin dituju, dan terakhir, masukkan nomor penerima."
Berikut langkah-langkah detail untuk menelepon ke Irak dari Indonesia:
- Tekan kode akses internasional Indonesia -Â Gunakan kode akses resmi yang berlaku di Indonesia seperti 001, 007, atau 008. Jika menggunakan ponsel, cukup tekan dan tahan tombol 0 hingga muncul tanda + (plus).
- Masukkan kode negara Irak — Ketik 964 setelah kode akses internasional atau tanda plus.
- Tambahkan kode area — Masukkan kode area kota tujuan (misalnya 1 untuk Baghdad atau 66 untuk Erbil). Untuk panggilan ke ponsel, gunakan prefiks operator seluler.
- Ketik nomor telepon lokal — Masukkan nomor telepon penerima tanpa angka 0 di depan.
- Lakukan panggilan — Tekan tombol panggil dan tunggu tersambung.
Sebagai contoh, nomor telepon di Baghdad mungkin terlihat seperti ini: +964 1 2345678. Di sini, +964 adalah kode negara, 1 adalah kode area untuk Baghdad, dan 2345678 adalah nomor pelanggan. Jika menelepon dari telepon rumah di Indonesia, formatnya menjadi: 001-964-1-2345678.
Hal penting yang perlu diingat adalah memastikan Anda menghapus angka "0" di awal nomor lokal Irak karena angka tersebut hanya untuk panggilan domestik. Selain itu, perhatikan perbedaan zona waktu. Irak berada di zona waktu UTC+3 (Arabia Standard Time), sementara Indonesia Barat adalah WIB (UTC+7), yang berarti WIB memiliki waktu 4 jam lebih cepat daripada Irak.
Baca juga: Cara WA Tanpa Save Nomor yang Mudah, Aman, dan Tanpa Ribet
Operator Seluler dan Format Nomor Telepon di Irak
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710589/original/057440200_1782790845-16525338244547062552.jpeg)
Selain memahami kode negara +964, penting juga mengetahui struktur jaringan seluler di Irak agar tidak salah saat menelepon atau menyimpan nomor kontak. Berdasarkan data Wikipedia, terdapat 4 operator telepon seluler aktif yang menyediakan layanan suara di Irak, yaitu Korek, Zain, Alkafeel Omnnea, dan Asiacell; sementara Fastlink menyediakan layanan data seluler.
Berikut adalah detail operator seluler di Irak beserta prefiks nomornya:
- Zain Iraq — Prefiks: 078, 079 (GSM/3G/4G). Zain merupakan salah satu operator terbesar di Irak dengan jangkauan jaringan yang luas di seluruh negeri.
- Asiacell — Prefiks: 077. Operator ini memiliki basis pelanggan yang besar dan menjangkau sebagian besar wilayah Irak.
- Korek Telecom — Prefiks: 075. Beroperasi terutama di wilayah Kurdistan Irak dan beberapa kota besar lainnya.
- Alkafeel Omnnea — Prefiks: 0760. Operator yang lebih baru dengan layanan di area tertentu.
Telepon rumah menggunakan kode area 1–2 digit dengan nomor pelanggan 6–7 digit (Baghdad umumnya 7 digit; sebagian besar lainnya 6 digit). Nomor ponsel terdiri dari total 10 digit dan dimulai dengan 07 diikuti kode operator (075/077/078/079, ditambah 0760). Sebagaimana dikutip dari CountryCode.com, "portabilitas nomor seluler belum aktif (operator mencantumkan MNP sebagai 'Tidak'), sehingga prefiks masih menunjukkan jaringan asli."
Untuk menyimpan nomor Irak di ponsel Anda dengan benar, selalu gunakan format +964 XX YYYYYYY untuk kompatibilitas maksimum. Format ini memastikan nomor tersebut dapat dihubungi dari negara mana pun tanpa perlu mengubah formatnya. Berbeda dengan sistem prefiks operator di Indonesia, kode operator di Irak langsung menyatu dengan nomor pelanggan dalam format 10 digit.
Perlu diketahui juga bahwa nomor darurat di Irak berbeda dengan Indonesia. Nomor darurat di Irak adalah 104 untuk polisi. Selain itu, tersedia nomor 112 atau 911 untuk akses umum, serta layanan spesifik seperti Polisi 104, Ambulans 122, dan Pemadam Kebakaran 115.
Bagi Anda yang ingin menghubungi nomor Irak melalui aplikasi pesan instan, pastikan nomor tersebut aktif dan terdaftar pada layanan yang dimaksud. Menggunakan aplikasi VoIP seperti WhatsApp, Skype, atau Viber bisa menjadi alternatif yang lebih hemat biaya dibandingkan panggilan telepon konvensional ke Irak.
Advertisement
Tips Keamanan Saat Menerima Panggilan dari Nomor Berawalan +964
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5413862/original/043991200_1763205080-scam_2.jpg)
Di era digital saat ini, menerima panggilan atau pesan dari nomor internasional yang tidak dikenal memerlukan kewaspadaan ekstra. Meskipun kode +964 adalah kode resmi milik Irak, tidak menutup kemungkinan nomor dengan awalan ini disalahgunakan oleh oknum tidak bertanggung jawab. Waspadalah terhadap panggilan tak diundang yang meminta informasi pribadi, terutama jika tampak berasal dari prefiks Irak +964. Verifikasi identitas sebelum membagikan data sensitif melalui telepon.
Berikut beberapa tips keamanan yang perlu Anda perhatikan:
- Jangan langsung mengangkat panggilan dari nomor +964 yang tidak dikenal. Biarkan panggilan tersebut masuk, lalu periksa apakah nomor tersebut meninggalkan pesan suara atau mengirim pesan teks yang wajar.
- Hindari menelepon balik nomor asing. Sebagian modus penipuan internasional menggunakan teknik missed call atau Wangiri agar korban menelepon balik dan dikenakan biaya premium.
- Jangan membagikan data pribadi. Informasi seperti nomor KTP, password, kode OTP, atau data perbankan tidak boleh diberikan kepada penelepon yang tidak terverifikasi.
- Gunakan fitur blokir dan laporkan. Jika Anda menerima panggilan atau pesan mencurigakan, segera blokir nomor tersebut dan laporkan sebagai spam melalui fitur yang tersedia di aplikasi ponsel Anda.
- Verifikasi melalui sumber resmi. Jika panggilan mengaku berasal dari institusi di Irak, verifikasi keasliannya melalui situs web resmi atau kontak resmi lembaga terkait.
- Perhatikan pola panggilan. Panggilan berulang dalam waktu singkat dari nomor +964 yang berbeda-beda patut dicurigai sebagai upaya penipuan terorganisir.
Beberapa pengguna melaporkan masalah konektivitas jaringan sesekali, sehingga kesabaran terkadang diperlukan. Namun, jika Anda memang memiliki relasi di Irak — baik keluarga, rekan bisnis, maupun teman — pastikan untuk menyimpan nomor mereka dalam format +964 yang benar agar mudah dikenali saat panggilan masuk.
Baca juga: Iran dan Irak Apa Bedanya? Ini Perbedaan Mendasar Dua Negara Timur Tengah
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Telepon +964 Kode Negara Mana
1. Apakah kode +964 hanya digunakan untuk telepon rumah di Irak?
Tidak. Kode negara +964 berlaku untuk semua jenis panggilan ke Irak, baik itu telepon rumah (landline) maupun telepon seluler (mobile). Perbedaannya terletak pada digit setelah kode negara: telepon rumah menggunakan kode area kota, sedangkan ponsel menggunakan prefiks operator seluler seperti 075, 077, 078, atau 079.
2. Berapa selisih waktu antara Indonesia dan Irak saat ingin menelepon?
Irak berada di zona waktu UTC+3, sedangkan Indonesia Barat (WIB) menggunakan UTC+7. Artinya, terdapat selisih sekitar 4 jam, di mana waktu Indonesia lebih cepat. Misalnya, jika di Jakarta pukul 12.00 WIB, maka di Baghdad masih pukul 08.00. Pastikan Anda memperhatikan perbedaan ini agar tidak menelepon pada jam yang tidak tepat.
3. Apakah panggilan dari nomor +964 selalu aman?
Tidak selalu. Meskipun +964 adalah kode resmi Irak, nomor dengan awalan ini tetap bisa digunakan oleh pihak tidak bertanggung jawab untuk melakukan penipuan. Jika Anda menerima panggilan atau pesan dari nomor +964 yang tidak dikenal, sebaiknya jangan langsung merespons. Verifikasi terlebih dahulu identitas penelepon dan jangan memberikan informasi pribadi kepada pihak yang tidak dapat diverifikasi.
Disclaimer: Artikel ini ditulis ulang oleh redaksi dengan menggunakan Artificial Intelligence
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8714532/original/000144500_1782797436-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-30T122233.633.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7675056/original/096398500_1780469939-1000436835.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8709839/original/047593100_1782789385-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-30T101408.733.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261063/original/026293200_1781677316-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-17T130056.370.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3923527/original/036149100_1782440271-WhatsApp_Image_2026-06-26_at_09.15.29.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710583/original/056837400_1782790844-tatiana-mokhova-C3wwqfFRBck-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1812256/original/019737900_1776314232-pexels-beyzaa-yurtkuran-279977530-17071110.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8713141/original/058795600_1782795003-Germany_players_are_dejected.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513256/original/026711200_1782437004-AP26176799194484.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710893/original/011996500_1782791219-WhatsApp_Image_2026-06-30_at_10.43.26__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8709002/original/001727100_1782787701-000_B8QH9N2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711341/original/045734100_1782792164-IMG-20260630-WA0021.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263744/original/028849200_1781996788-AP26171656106233.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8309790/original/022314100_1782176318-000_B7XQ8ZR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8703035/original/020989500_1782776197-IMG-20260630-WA0006.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7814803/original/065180300_1780632434-raul-jimenez-meksiko-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513569/original/057945500_1782437405-063_2283345869.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259216/original/078310400_1781491972-AP26165670492100.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8525155/original/017274300_1782455154-AP26176798846634.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672375/original/068112800_1782711840-pRLDDOnNvw1DlWTdSXDsukLtwTN2xWoDKMjSyMcF.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672421/original/059510500_1782711951-7Zv8bgwKuogbI0eOLRV67qqQYJ5nuk7pSgt0HPZs.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672219/original/014476800_1782711656-m95ybSVEMYtwYBddBHUk1oUtBHAL3QewJpbwdKf0.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672502/original/094935300_1782712057-OAXjY6Eop2P0AJIfHr5hN8YSQ0hfLth5C7GzBZRm.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672409/original/059533900_1782711901-KgIEIMCkBt1eQ48KOOEILvXiEQVTvcYvozcvlF8y.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672235/original/069532400_1782711688-1CP9l2n0wdy010O3tHTrtF2qK1ttdKnZW6E9QfIA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672213/original/038172200_1782711650-fyhtZ1y7RsYdB4k6ais0AT7XdMgoj12xluaHOcmm.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672209/original/080198200_1782711644-1xjk3YhL6KZB29X2b1NEDzpVrXaNZda8volrtYqd.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5461920/original/097481300_1767495335-3.jpg)