+973 Kode Negara Mana? Ternyata Milik Bahrain, Ini Penjelasan Lengkapnya

Kode +973 adalah kode telepon milik Bahrain, negara kepulauan di Teluk Persia. Pelajari profil Bahrain dan cara menelepon dengan kode +973.

Diterbitkan 29 Juni 2026, 20:33 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Pernahkah kamu menerima panggilan atau melihat nomor telepon yang diawali angka +973 dan bertanya-tanya, +973 negara mana sebenarnya? Kode negara 00973 ditetapkan untuk Bahrain, sehingga jika kamu melihat nomor internasional yang dimulai dengan +973, nomor tersebut berasal dari Bahrain.

Bahrain, yang secara resmi bernama Kerajaan Bahrain, adalah sebuah negara kepulauan di Asia Barat yang terletak di dekat pantai barat Teluk Persia dan terdiri dari kepulauan kecil berjumlah 33 pulau alami serta 50 pulau buatan. Mengetahui bahwa +973 merupakan kode negara Bahrain membantu siapa pun yang hendak melakukan panggilan internasional atau sekadar mengidentifikasi asal nomor asing yang masuk ke ponsel.

Kode panggilan internasional khusus untuk Bahrain, yang ditetapkan oleh International Telecommunication Union (ITU) berdasarkan standar E.164, adalah +973. Dilansir dari Encyclopedia Britannica, Bahrain adalah negara Arab kecil yang terletak di sebuah teluk di pantai barat daya Teluk Persia.

Pengertian Kode +973 dan Negara yang Menggunakannya

Kode telepon negara merupakan awalan nomor khusus untuk panggilan langsung internasional (IDD), dan kode-kode ini didefinisikan oleh International Telecommunication Union (ITU) dalam standar ITU-T E.123 serta E.164. Dalam konteks pertanyaan +973 negara mana, jawabannya tegas: kode +973 secara eksklusif ditetapkan untuk Kerajaan Bahrain. Kode negara Bahrain 973 memungkinkan kamu menelepon Bahrain dari negara lain. Tidak ada negara atau wilayah lain di dunia yang menggunakan kode panggil ini karena setiap kode negara bersifat unik dan tidak boleh tumpang tindih.

Kode negara pertama kali didefinisikan pada tahun 1960 oleh International Telegraph and Telephone Consultative Committee (CCITT) dan awalnya hanya mencakup Eropa serta sebagian Asia Barat. Pada tahun 1964, sistem ini diperluas dengan kode global berdasarkan zona penomoran dunia. Dalam pembagian zona tersebut, Zona 9 menggunakan tujuh kode dua digit (90–95, 98) dan tiga set kode tiga digit (96x, 97x, 99x) untuk melayani Asia Barat, Asia Tengah, dan Asia Selatan. Kode 973 termasuk di dalam kelompok 97x yang mencakup negara-negara kawasan Timur Tengah dan sekitarnya.

Mengacu pada standar ITU-T Recommendation E.164, E.164 merupakan standar internasional yang mendefinisikan rencana penomoran untuk jaringan telepon publik dunia (PSTN). Standar ini menetapkan format umum untuk nomor telepon internasional, membatasi jumlah digit maksimal menjadi 15 digit, dan membagi rangkaian digit menjadi kode negara satu hingga tiga digit serta nomor pelanggan maksimal dua belas digit. Kode +973 milik Bahrain terdiri dari tiga digit, sesuai dengan alokasi standar untuk negara-negara di zona 9.

E.164 merupakan standar jaringan telepon publik global yang mengatur bagaimana nomor telepon harus disusun agar perutean berhasil. Standar ini dikelola oleh ITU-T, sebuah sayap dari ITU yang merupakan badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang menangani masalah telekomunikasi dan teknologi informasi. Jadi, ketika seseorang bertanya +973 negara mana, jawaban resminya merujuk pada kode yang telah diakui secara global dan terdaftar dalam basis data ITU sebagai milik Bahrain.

Baca juga: Apa Beda Panggilan +62 dan 0? Simak Penjelasannya

Profil Lengkap Kerajaan Bahrain, Negara Pemilik Kode +973

Setelah mengetahui jawaban atas pertanyaan +973 negara mana, penting untuk memahami profil negara yang menggunakan kode tersebut. Berdasarkan data dari Encyclopedia Britannica, Bahrain adalah sebuah kepulauan di Timur Tengah yang terdiri dari dua kelompok pulau yang membentang sekitar 30 mil dari utara ke selatan dan 10 mil dari timur ke barat, dengan Pulau Bahrain menyumbang tujuh per delapan dari total luas wilayah negara ini. Berikut profil lengkap Kerajaan Bahrain:

  1. Nama Resmi dan Ibu Kota. Nama resmi negara ini adalah Kerajaan Bahrain (Kingdom of Bahrain), sebuah negara kepulauan di Asia Barat. Ibu kota Bahrain adalah Manama.
  2. Letak Geografis. Bahrain terletak di antara Qatar dan pantai timur laut Arab Saudi, yang dihubungkan oleh Jembatan Raja Fahd (King Fahd Causeway). Lokasinya yang strategis menjadikannya gerbang penting di kawasan Teluk Persia.
  3. Luas Wilayah. Bahrain memiliki luas daratan sekitar 765 kilometer persegi (295 mil persegi), menjadikannya negara terkecil ke-182 berdasarkan luas daratan. Bahrain merupakan negara terkecil ketiga di Asia setelah Maladewa dan Singapura.
  4. Populasi. Populasi Bahrain tercatat sebanyak 1.588.670 jiwa per tahun 2024, di mana 739.736 (46,6%) merupakan warga negara Bahrain dan 848.934 adalah ekspatriat (53,4%).
  5. Sejarah dan Peradaban. Bahrain telah dihuni sejak zaman kuno dan pernah menjadi pusat kerajaan Sumeria kuno bernama Dilmun. Pada akhir abad ke-19, Bahrain menjadi protektorat Inggris melalui serangkaian perjanjian. Bahrain mendeklarasikan kemerdekaan pada tahun 1971, dan dinyatakan sebagai monarki semi-konstitusional pada tahun 2002.
  6. Ekonomi. Bahrain dikenal sebagai salah satu ekonomi pasca-minyak pertama di Teluk Persia berkat investasi puluhan tahun di sektor perbankan dan pariwisata. Banyak lembaga keuangan terbesar dunia memiliki kantor di Manama, meskipun pendapatan minyak masih menyumbang bagian signifikan bagi anggaran pemerintah.
  7. Pariwisata. Sebagai destinasi wisata, Bahrain menerima lebih dari sebelas juta pengunjung pada tahun 2019, sebagian besar dari negara-negara Arab sekitar meskipun jumlah wisatawan dari luar kawasan terus meningkat. Negara ini memiliki benteng-benteng bersejarah termasuk Qalat Al Bahrain yang telah terdaftar sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO.

Baca juga: Pertandingan Timnas Indonesia melawan Bahrain

Sistem Penomoran Telepon dan Infrastruktur Telekomunikasi Bahrain

Memahami +973 negara mana saja tidak cukup tanpa mengetahui bagaimana sistem penomoran telepon di Bahrain bekerja. Sebagaimana dikutip dari situs resmi pemerintah bahrain.bh, Bahrain selalu berada di garis depan liberalisasi sektor telekomunikasi di antara negara-negara Arab. Berikut poin-poin penting mengenai sistem telepon di Bahrain:

  1. Format Nomor Telepon. Nomor telepon Bahrain terdiri dari 8 digit dan Bahrain tidak menggunakan trunk prefix. Tidak ada kode area geografis di Bahrain, sehingga tidak ada angka tambahan yang perlu ditambahkan atau dihilangkan untuk kota tertentu.
  2. Pembedaan Nomor. Nomor telepon tetap (landline) biasanya dimulai dengan angka 1 (misalnya, nomor Batelco di kisaran 17), sementara nomor ponsel dimulai dengan 3x.
  3. Portabilitas Nomor. Portabilitas nomor telah diaktifkan di Bahrain sejak Juli 2011, sehingga awalan nomor ponsel menunjukkan alokasi awal dan bukan selalu jaringan saat ini.
  4. Operator Telekomunikasi. Merujuk dokumen ITU Operational Bulletin, operator utama di Bahrain antara lain Bahrain Telecommunications Company (Batelco), Zain Bahrain, dan STC Bahrain.
  5. Infrastruktur Digital. Bahrain menyediakan internet yang tangguh melalui koneksi broadband seluler dan tetap, memastikan akses bagi seluruh penduduk dengan 100% populasi memiliki akses internet menurut laporan ITU.
  6. Pencapaian 5G. Bahrain mencapai layanan 5G secara nasional dan menjadi salah satu negara pertama di dunia dengan kecepatan unduh 5G melebihi 2 Gbps pada tahun 2020, serta lebih dari 95% cakupan fiber di seluruh kerajaan pada tahun 2023.
  7. Peringkat Global. Bahrain meraih posisi ke-7 secara global dan ke-3 di kawasan Arab dalam ICT Development Index (IDI) 2023 yang dilaporkan oleh ITU.
  8. Regulator Telekomunikasi. Telecommunications Regulatory Authority (TRA) didirikan pada tahun 2002 bersamaan dengan diberlakukannya Undang-Undang Telekomunikasi di Kerajaan Bahrain.

Baca juga: Cara Kirim Pesan WhatsApp Tanpa Simpan Nomor Kontak

Cara Menelepon ke Bahrain dari Indonesia Menggunakan Kode +973

Bagi kamu yang sudah mengetahui +973 negara mana dan perlu menghubungi seseorang di Bahrain, berikut langkah-langkah melakukan panggilan internasional dari Indonesia. Menggunakan kode negara (+973) yang benar untuk Bahrain memastikan komunikasi internasional yang efektif dan akurat, membantu menghindari kesalahan panggilan serta mendukung kepatuhan terhadap standar telekomunikasi global.

  1. Tekan Kode Akses Internasional. Dari telepon rumah di Indonesia, tekan kode akses internasional seperti 001, 007, atau 017 terlebih dahulu. Jika menggunakan ponsel, cukup tekan tanda + dengan menahan tombol angka 0. Seperti yang diberitakan Vonage, telepon VoIP atau internet seringkali tidak memerlukan kode keluar 011 untuk panggilan internasional.
  2. Masukkan Kode Negara Bahrain. Selanjutnya, tekan 973, yaitu kode negara Bahrain.
  3. Hubungi Nomor Lokal. Kemudian tekan nomor telepon 8 digit penerima. Pastikan untuk menghilangkan angka nol di awal nomor jika ada, karena angka nol di awal nomor lokal Bahrain hanya digunakan untuk panggilan domestik dan tidak diperlukan saat menelepon secara internasional dengan +973.
  4. Contoh Format Panggilan. Contoh panggilan dari Indonesia ke Manama: 001 + 973 + 1234 + 5678. Atau dari ponsel: +973 1234 5678.
  5. Perhatikan Perbedaan Waktu. Bahrain menggunakan zona waktu AST (Arabia Standard Time) yang setara dengan UTC+3. Artinya, waktu di Bahrain lebih lambat 4 jam dari WIB (UTC+7). Jika di Jakarta pukul 12.00 siang, di Manama masih pukul 08.00 pagi.
  6. Gunakan Aplikasi VoIP untuk Hemat Biaya. Untuk panggilan yang berpotensi jauh lebih murah, pertimbangkan menggunakan aplikasi panggilan berbasis internet seperti WhatsApp, Skype, atau layanan VoIP lainnya yang seringkali menawarkan tarif lebih baik, terutama dengan koneksi internet yang memadai.

Baca juga: 234 Kode Negara Mana? Simak Penjelasannya

Tips Aman Menghadapi Panggilan dari Nomor Internasional

Setelah memahami +973 negara mana, kamu juga perlu waspada terhadap potensi penipuan melalui kode telepon internasional. Pengguna perlu berhati-hati terhadap panggilan tak diminta yang meminta informasi pribadi, terutama jika panggilan tersebut tampak berasal dari awalan Bahrain +973. Berikut tips keamanan yang penting diperhatikan:

  1. Jangan Angkat Panggilan dari Nomor Tak Dikenal. Jika kamu menerima panggilan dari nomor dengan awalan +973 yang tidak dikenal, sebaiknya jangan langsung menjawab. Periksa terlebih dahulu apakah kamu memiliki kontak di Bahrain atau sedang menunggu panggilan dari sana.
  2. Jangan Menelepon Balik Sembarangan. Salah satu modus penipuan yang umum adalah missed call scam, di mana penipu melakukan panggilan singkat agar korban penasaran dan menelepon balik ke nomor premium yang membebankan biaya tinggi.
  3. Verifikasi Identitas Penelepon. Verifikasi identitas sebelum membagikan data sensitif melalui telepon. Jangan pernah memberikan informasi pribadi seperti nomor rekening, kata sandi, atau kode OTP kepada penelepon yang tidak dikenal, termasuk yang mengaku berasal dari Bahrain.
  4. Gunakan Fitur Blokir dan Laporkan. Sebagian besar ponsel modern memiliki fitur untuk memblokir dan melaporkan nomor yang mencurigakan. Manfaatkan fitur ini untuk mencegah gangguan berulang.
  5. Cek Kode Negara Sebelum Merespons. Memahami kode negara seperti +973 (Bahrain), +1 (Amerika Serikat), atau +234 (Nigeria) membantu kamu mengidentifikasi asal panggilan. Pengetahuan ini menjadi langkah awal pencegahan penipuan.
  6. Waspadai Pesan Berisi Tautan. Jika menerima pesan WhatsApp atau SMS dari nomor +973 berisi tautan mencurigakan, jangan pernah mengkliknya. Tautan semacam itu bisa mengarah ke situs phishing yang dirancang untuk mencuri data pribadi.

Baca juga: Nomor Telepon Keramat yang Dikutuk Beberapa Negara

Pertanyaan Seputar Kode +973

Apa arti kode +973 dan milik negara mana?

Kode negara 973 adalah milik Bahrain. Kode ini wajib digunakan saat melakukan panggilan internasional ke Bahrain dari negara mana pun di dunia. Kode negara Bahrain adalah +973 dan harus ditekan sebelum kode area serta nomor telepon tujuan untuk menghubungkan panggilan. Bahrain sendiri merupakan negara kepulauan kecil di Teluk Persia, kawasan Timur Tengah, dengan ibu kota Manama.

Berapa digit nomor telepon Bahrain setelah kode +973?

Setelah kode negara +973, nomor telepon Bahrain biasanya terdiri dari 8 digit yang mencakup awalan 2 digit (mengidentifikasi area atau operator seluler) ditambah nomor pelanggan 7 digit. Bahrain tidak menggunakan kode area geografis terpisah, sehingga format nomor cukup sederhana dibandingkan banyak negara lain. Saat menelepon dari luar negeri, pastikan kamu tidak menambahkan angka nol di awal nomor lokal.

Apakah panggilan dari nomor +973 selalu aman?

Tidak semua panggilan dari nomor +973 bersifat berbahaya, karena banyak panggilan yang memang berasal dari individu, perusahaan, atau lembaga resmi di Bahrain. Namun, tetap diperlukan kewaspadaan. Pengguna harus berhati-hati terhadap panggilan tak diminta yang meminta informasi pribadi, terutama yang tampak berasal dari awalan +973, dan sebaiknya memverifikasi identitas penelepon sebelum membagikan data sensitif. Jika merasa ragu, abaikan panggilan tersebut dan lakukan pengecekan mandiri terlebih dahulu.

Demikianlah penjelasan lengkap mengenai +973 negara mana beserta profil Bahrain dan panduan praktis menelepon ke negara tersebut. Dengan memahami makna di balik kode +973, kamu tidak hanya lebih siap berkomunikasi secara internasional, tetapi juga lebih waspada terhadap potensi penipuan melalui kode telepon asing. Bahrain, meski berukuran kecil, memiliki peran besar di kancah global sebagai pusat keuangan dan pariwisata di kawasan Timur Tengah yang terus berkembang.

Disclaimer: Artikel ini ditulis ulang oleh redaksi dengan menggunakan Artificial Intelligence