Liputan6.com, Jakarta Banyak orang bertanya, +966 negara mana sebenarnya? Kode panggilan internasional +966 ditetapkan oleh International Telecommunication Union (ITU) berdasarkan standar E.164, dan merupakan identitas unik bagi Kerajaan Arab Saudi dalam sistem telekomunikasi global.
Kode negara +966 menunjukkan bahwa nomor telepon yang akan Anda hubungi berada di Arab Saudi, sebuah negara yang terletak di benua Asia. Bagi warga Indonesia yang ingin menghubungi kerabat, rekan bisnis, atau pihak tertentu di Arab Saudi, memahami kode negara ini menjadi langkah awal yang penting.
Kode +966 merupakan prefiks panggilan internasional yang ditetapkan ITU untuk Arab Saudi, di mana angka awal 9 mengidentifikasikannya sebagai negara Zona 9 dalam rencana penomoran global E.164 yang mencakup kawasan Asia. Melansir kemlu.go.id, Arab Saudi dengan nama resmi Kerajaan Arab Saudi memiliki ibu kota di Riyadh dan menganut sistem pemerintahan monarki absolut yang dipimpin oleh Raja Salman bin Abdulaziz Al-Saud.
Advertisement
Apa Itu Kode +966 dan Negara Mana yang Menggunakannya
Pertanyaan +966 negara mana kerap muncul saat seseorang menerima panggilan atau pesan dari nomor asing berawalan tiga digit tersebut. Jawabannya jelas: kode +966 adalah kode telepon resmi milik Kerajaan Arab Saudi (Kingdom of Saudi Arabia), negara terbesar di Semenanjung Arab yang terletak di Asia Barat.
Kode panggilan negara untuk Arab Saudi adalah +966, ditetapkan oleh International Telecommunication Union (ITU) dan digunakan secara universal untuk mengarahkan panggilan internasional serta layanan digital ke seluruh nomor telepon di dalam Kerajaan tersebut. Kode ini bukan kode khusus ponsel, melainkan prefiks nasional yang berlaku baik untuk nomor telepon rumah (landline) maupun seluler.
Dilansir dari Wikipedia, kode panggilan negara Arab Saudi adalah +966, dan selain rencana penomoran standar, negara ini juga memiliki nomor-nomor khusus untuk layanan internet, nomor bebas pulsa, serta layanan publik dan darurat. Pemahaman ini sangat relevan bagi masyarakat Indonesia yang sering berhubungan dengan Arab Saudi, terutama dalam konteks ibadah haji dan umrah, bisnis, maupun hubungan ketenagakerjaan.
Sebagaimana dikutip dari countrycodeplanet.com, kode negara adalah prefiks yang digunakan saat menelepon ke negara anggota International Telecommunication Union (ITU), dan prefiks ini memungkinkan sambungan langsung ke negara yang telah ditetapkan kode spesifik tersebut. Tanpa menambahkan kode +966, panggilan internasional ke Arab Saudi tidak akan berhasil tersambung karena jaringan telekomunikasi tidak dapat mengenali negara tujuan.
Advertisement
Sejarah Kode Telepon +966 dan Perkembangan Telekomunikasi Arab Saudi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8677285/original/053072600_1782722658-pexels-karola-g-6032825.jpg)
Untuk memahami lebih dalam mengapa +966 negara mana menjadi pertanyaan penting, perlu diketahui sejarah panjang telekomunikasi di Kerajaan Arab Saudi. Negara ini memiliki salah satu sektor telekomunikasi tertua dan paling berkembang di kawasan Timur Tengah.
Berdasarkan data dari Saudipedia, minat untuk mendirikan Direktorat Pos, Telepon, dan Telegraf (PTT) sudah dimulai pada masa pemerintahan Raja Abdulaziz bin Abdulrahman Al Saud tahun 1926, dengan tujuan menghubungkan provinsi-provinsi di Kerajaan serta menangani seluruh layanan pos dan komunikasi. Layanan telepon sendiri diperkenalkan ke Kerajaan pada tahun 1934, dengan jaringan terbatas yang tidak melebihi 854 saluran telepon manual yang tersebar di Riyadh, Makkah, Madinah, Jeddah, dan Taif.
Berikut tonggak penting perkembangan telekomunikasi Arab Saudi yang berkaitan dengan kode +966:
- 1926 — Direktorat Pos, Telepon, dan Telegraf (PTT) didirikan sebagai entitas pemerintah pertama oleh Raja Pendiri Abdul Aziz Al-Saud untuk menyediakan dan mengontrol layanan pos dan telekomunikasi.
- 1934 — Kerajaan mengimpor stasiun nirkabel bergerak pertama untuk menyediakan layanan telegraf, dan di tahun yang sama layanan telepon diluncurkan untuk menghubungkan kota-kota dan desa di seluruh Kerajaan.
- 1960 — Kode +966 dialokasikan kepada Arab Saudi berdasarkan rencana penomoran E.164 milik ITU.
- 1984 — Jaringan serat optik pertama diperkenalkan dan dioperasikan di negara tersebut.
- 1995 — Layanan telepon seluler diluncurkan di Kerajaan.
- 1998 — Saudi Telecommunication Company (stc Group) didirikan sebagai perusahaan saham gabungan Saudi pada 21 April 1998.
- 2003 — Standar nomor seluler 10 digit diperkenalkan menyusul pertumbuhan pelanggan yang pesat dan kebutuhan untuk memperluas kapasitas di luar sistem 7 digit sebelumnya.
- 2013 — Rencana penomoran nasional diperbarui secara komprehensif untuk mengakomodasi permintaan yang meningkat, dengan menambahkan digit '1' setelah '0' awal pada kode geografis, sehingga menstandardisasi panjang nomor nasional menjadi 9 digit.
- 2017 — Communications and Information Technology Commission (CITC) mewajibkan transisi penuh ke sistem dial 10 digit untuk semua jaringan.
- 2019 — STC mencetak sejarah dengan meluncurkan jaringan 5G komersial pertama di kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara.
Baca juga: Arab Saudi Bangun Kota Futuristik Senilai 31.600 Triliun
Cara Menelepon ke Arab Saudi dengan Kode +966
Setelah mengetahui jawaban atas pertanyaan +966 negara mana, langkah selanjutnya adalah memahami cara menelepon ke Arab Saudi dengan benar. Format panggilan internasional harus diikuti secara tepat agar sambungan berhasil. Menggunakan kode negara (+966) yang benar untuk Arab Saudi memastikan komunikasi internasional yang efektif dan akurat, membantu menghindari kesalahan panggilan, mendukung kepatuhan terhadap regulasi telekomunikasi global, dan menjaga koneksi yang andal.
Mengacu pada panduan dari countrycode.org, kode telepon Arab Saudi 966 dihubungi setelah kode akses internasional (IDD), dan kemudian diikuti oleh kode wilayah. Berikut langkah-langkah menelepon ke Arab Saudi dari Indonesia:
- Tekan kode akses internasional — Dari Indonesia, ketik 001, 007, atau 008 (tergantung operator). Jika menggunakan ponsel, cukup tekan tanda + dengan menahan tombol angka 0.
- Masukkan kode negara +966 — ITU menetapkan +966 kepada Arab Saudi untuk memastikan setiap panggilan telepon yang berasal dari luar Arab Saudi dapat diarahkan dengan benar ke tujuannya.
- Tambahkan kode wilayah — Misalnya 11 untuk Riyadh atau 12 untuk Jeddah.
- Masukkan nomor lokal — Hubungi nomor lokal 9 digit lengkap (termasuk kode wilayah/seluler), dengan menghilangkan angka '0' di depan.
Sebagai contoh, jika ingin menelepon nomor di Riyadh yang bernomor lokal 011-1234567, format internasionalnya menjadi: +966 11 1234567. Pastikan Anda telah menghilangkan angka '0' di depan nomor lokal Arab Saudi karena angka tersebut hanya untuk panggilan domestik dan tidak diperlukan saat menelepon secara internasional dengan kode +966.
Bagi pengguna WhatsApp, format yang digunakan harus sesuai standar E.164. WhatsApp memerlukan kepatuhan ketat terhadap format E.164 untuk pendaftaran dan pencarian kontak. Jika nomor Saudi gagal muncul di kontak WhatsApp atau tidak bisa diverifikasi, periksa apakah ada spasi tersembunyi, pastikan tidak ada angka 0 setelah +966, dan pastikan seluruh string tepat 12 karakter: +966 ditambah 9 digit.
Baca juga: Waspada Kode Telepon Penipuan, Hati-hati Banyak Modus Baru
Advertisement
Daftar Kode Wilayah Arab Saudi setelah +966
Mengetahui +966 negara mana saja tidak cukup tanpa memahami kode wilayah yang mengikutinya. Arab Saudi menggunakan sistem kode wilayah berbasis geografis yang memudahkan pengidentifikasian lokasi penerima panggilan. Setiap nomor telepon Saudi mengandung tepat 9 digit setelah kode negara, membentuk format E.164 yang konsisten sepanjang 12 digit, baik untuk kota Riyadh (011), Jeddah (012), maupun Dammam (013).
Dilansir dari Wikipedia, rencana penomoran Arab Saudi membagi kode wilayah berdasarkan region. Berikut daftar lengkap kode wilayah Arab Saudi setelah +966:
| Kode Wilayah | Wilayah/Kota |
|---|---|
| 011 | Riyadh dan wilayah tengah |
| 012 | Wilayah barat (Makkah, Jeddah, Taif, Rabigh) |
| 013 | Provinsi Timur (Dammam, Khobar, Qatif, Jubail, Dhahran) |
| 014 | Al-Madinah, Tabuk, Al-Jawf, Yanbu |
| 016 | Qassim, Ha'il |
| 017 | Abha, Asir, Najran, Jizan, Al-Baha |
Perlu dicatat bahwa prefiks kode wilayah tidak menunjukkan lokasi pengguna untuk nomor seluler. Sebuah nomor +966 54 bisa milik pengguna di Jeddah, Dammam, atau Al-Ula — tidak seperti nomor telepon rumah yang terikat wilayah geografis tertentu. Untuk nomor seluler, semua awalan dimulai dengan digit 5 setelah kode negara.
Berdasarkan data dari worlddata.info, dengan kode negara +966, terdapat total 60,89 juta koneksi pada tahun 2024, di antaranya 54,18 juta merupakan telepon seluler, yang setara dengan rata-rata 1,5 unit per orang. Angka ini menunjukkan betapa masifnya penggunaan jaringan telekomunikasi di Arab Saudi.
Sebagaimana dilaporkan kemlu.go.id, kode wilayah ini sangat penting diketahui terutama oleh warga Indonesia yang tinggal atau bekerja di Arab Saudi, mengingat kode telepon negara ini mencakup berbagai area dari Riyadh hingga Jeddah yang menjadi pusat kegiatan ekonomi dan keagamaan.
Baca juga: Potret Wisata di Kota Al Ula Arab Saudi
Operator Telekomunikasi dan Jaringan Seluler di Arab Saudi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8677288/original/098519300_1782722658-pexels-tirachard-kumtanom-112571-574284.jpg)
Mengenal operator telekomunikasi di balik kode +966 memberikan gambaran lebih lengkap tentang infrastruktur komunikasi Arab Saudi. Negara ini memiliki sektor telekomunikasi yang sangat kompetitif dan terus bertransformasi sebagai bagian dari program Vision 2030.
Mengutip laporan BuddeComm, sektor seluler yang kompetitif di Arab Saudi dilayani oleh stc, Mobily, dan Zain KSA, serta empat MVNO berlisensi. Para operator jaringan seluler memfokuskan investasi pada peningkatan infrastruktur LTE dan pengembangan lebih lanjut jaringan 5G, yang sebagian bertujuan untuk menghasilkan pendapatan tambahan dari layanan data seluler, sekaligus menjadi bagian dari upaya kolektif mewujudkan ambisi program Vision 2030.
Berikut tiga operator utama yang mengelola jaringan di balik kode +966:
- Saudi Telecom Company (stc) — STC merupakan perusahaan pertama di Arab Saudi yang menyediakan layanan telepon seluler dan telepon tetap. Pada tahun 2025, stc memiliki kapitalisasi pasar sebesar 63,81 miliar dolar AS dengan total pendapatan 20,30 miliar dolar AS.
- Mobily (Etihad Etisalat) — Pada Mei 2005, Mobily meluncurkan layanannya di pasar seluler Arab Saudi sebagai perusahaan telekomunikasi baru. Nilai perusahaan Mobily mencapai 12,87 miliar dolar AS dengan pendapatan 4,91 miliar dolar AS.
- Zain KSA — Pada Agustus 2008, Zain bergabung di pasar seluler Arab Saudi sebagai ISP lainnya, memperkenalkan layanan 4G LTE.
CITC terus mengelola alokasi nomor dan portabilitas. Sejak 2022, portabilitas nomor seluler (MNP) telah diimplementasikan sepenuhnya, yang berarti pengguna dapat mempertahankan nomor +966 5xx mereka saat berpindah penyedia layanan. Hal ini memperkuat stabilitas prefiks +966 sebagai pengenal permanen yang tidak tergantung pada operator.
Dari sisi kecepatan internet, dalam kategori internet seluler di tablet dan smartphone, Arab Saudi menempati peringkat ke-8 dunia dengan kecepatan unduh 226,53 Mbit/detik. Pada tahun 2024, cakupan jaringan standar 5G sudah mencapai 84% dari seluruh penduduk, sementara proporsi populasi dengan akses internet seluler minimal 4G adalah 100%.
Bagi para pekerja Indonesia di Arab Saudi, mengetahui operator mana yang paling sesuai kebutuhan sangat membantu dalam memilih paket komunikasi terbaik. ITU menghitung biaya rata-rata kontrak ponsel di Arab Saudi pada tahun 2025 sebesar 21,40 dolar AS per bulan, dan dibandingkan tahun sebelumnya angka tersebut turun 26 persen.
Baca juga: 0813 Kartu Apa? Ketahui Cara Cek Nomor Telkomsel
Baca juga: Cara Cek No Telkomsel Berbayar sampai Gratis
Advertisement
Tips Penting dan Kesalahan Umum Saat Menghubungi Nomor +966
Meskipun sudah paham +966 negara mana, banyak orang masih melakukan kesalahan format saat menghubungi nomor di Arab Saudi. Kesalahan kecil dalam penulisan nomor dapat menyebabkan panggilan gagal tersambung atau bahkan menimbulkan biaya yang tidak perlu.
Mengacu pada analisis dari electronics.alibaba.com, berdasarkan analisis lebih dari 1.200 tiket dukungan dari pengguna global (2023–2024), beberapa kesalahan format dan penggunaan teratas teridentifikasi, di antaranya menambahkan angka nol setelah +966. Berikut daftar kesalahan yang perlu dihindari:
- Menambahkan angka 0 setelah +966 — Contoh salah: +9660501234567 (11 digit). Angka nol tidak boleh disertakan setelah +966 karena akan membentuk urutan 10 digit yang tidak valid dan gagal di sebagian besar sistem telekomunikasi, API, dan platform pesan.
- Menggunakan spasi atau tanda hubung di WhatsApp — Format WhatsApp hanya menerima digit dan tanda +, tanpa spasi atau simbol lain.
- Menelepon +966 dari dalam Arab Saudi — Panggilan domestik hanya memerlukan 10 digit. Memasukkan +966 dari dalam negeri memicu perutean internasional yang dapat menimbulkan biaya atau gagal tersambung.
- Mengandalkan daftar kode tidak resmi — Banyak blog dan forum mempublikasikan prefiks yang sudah usang. Selalu merujuk pada rencana penomoran resmi dari CITC.
- Tidak memperhatikan zona waktu — Zona waktu Arab Saudi (UTC+3) dapat memengaruhi waktu panggilan, sehingga perlu memperhatikan perbedaan waktu agar tidak menelepon terlalu pagi atau terlalu malam.
Selain masalah format, kewaspadaan terhadap penipuan telepon internasional juga perlu ditingkatkan. Meski menghubungi kontak global adalah hal yang menyenangkan, selalu berhati-hati terhadap panggilan tak diminta yang meminta informasi pribadi, terutama jika tampak berasal dari prefiks Arab Saudi +966. Verifikasi identitas sebelum membagikan data sensitif melalui telepon.
Baca juga: Benarkah Kode Telepon 1 Penipuan? Tips Agar WA Tidak Diretas
Baca juga: Cara Unreg Kartu Telkomsel untuk Nonaktifkan Nomor
Pertanyaan Seputar Kode +966
Apakah kode +966 sama untuk semua kota di Arab Saudi?
Ya, kode +966 berlaku untuk seluruh wilayah Arab Saudi tanpa terkecuali. Tidak seperti negara dengan kode wilayah regional yang terpisah, Arab Saudi menggunakan rencana penomoran nasional yang terpadu. Riyadh, Jeddah, Dammam, dan semua kota lainnya berbagi kode +966 yang sama serta format nomor seluler 10 digit. Yang membedakan adalah kode wilayah internal setelah +966, seperti 11 untuk Riyadh atau 12 untuk Jeddah.
Mengapa nomor kontak Saudi saya menampilkan 050 tetapi kartu namanya tertulis +966 50?
Format "050..." merupakan singkatan domestik. Angka "0" adalah prefiks trunk nasional yang hanya digunakan di dalam Arab Saudi. Untuk panggilan internasional, angka 0 tersebut dihilangkan sehingga 0501234567 menjadi +966501234567. Jadi, saat menyimpan nomor dari Arab Saudi di ponsel atau WhatsApp, pastikan menggunakan format internasional dengan +966 di depannya.
Apakah nomor seluler Arab Saudi bisa kedaluwarsa atau didaur ulang?
Ya, nomor prabayar yang tidak aktif akan dinonaktifkan setelah 90 hari tanpa saldo atau penggunaan (sesuai Surat Edaran CITC No. 17/2022). Nomor pascabayar tetap aktif selama akun dalam kondisi baik. Hal ini penting diketahui terutama oleh warga Indonesia yang sering berkomunikasi dengan pihak di Arab Saudi agar memastikan nomor kontak masih aktif sebelum mencoba menghubungi.
Pada akhirnya, memahami bahwa kode +966 milik Arab Saudi bukan hanya soal mengetahui tiga digit angka. Pengetahuan ini mencakup cara menelepon dengan benar, mengenali kode wilayah, memilih operator yang tepat, hingga menghindari kesalahan format dan potensi penipuan. Bagi jutaan warga Indonesia yang memiliki hubungan erat dengan Kerajaan Arab Saudi — baik melalui ibadah, pekerjaan, maupun perdagangan — informasi ini menjadi bekal penting untuk tetap terhubung secara aman dan efisien.
Baca juga: Hubungan Indonesia dan Arab Saudi di Bidang Olahraga
Disclaimer: Artikel ini ditulis ulang oleh redaksi dengan menggunakan Artificial Intelligence
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261063/original/026293200_1781677316-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-17T130056.370.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8682083/original/077005500_1782732215-dedi_mulyadi_-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5495122/original/083308700_1770356146-Menteri_Keuangan__Menkeu__Purbaya_Yudhi_Sardewa-6_Februari_2026b.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5537107/original/075541100_1774410122-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-03-25T095300.861.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1812277/original/052062800_1684314288-Beach_life.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672221/original/074259100_1782711658-jTDuoicDQbOpJqQP5ORvK82AsvxovwHmzGePjVtB.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5415752/original/060786800_1763419826-000_84BP8PA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263965/original/063636200_1782038065-000_B7RD77E.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8312896/original/014782800_1782180155-000_B7XU3U2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5381016/original/018832800_1760444417-AP25287418037906.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4728012/original/006431800_1706361596-000_34GE37C.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8666203/original/007626600_1782698654-000_B8H28ZD.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8633516/original/070380800_1782633001-photo-collage.png__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8674531/original/079790200_1782716407-AP26177104053905.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260382/original/054470700_1781590662-063_2281748273.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259253/original/099827400_1781493084-AP26165774269127.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4864218/original/041026400_1718404435-AP24166759629724.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263966/original/082388400_1782038241-000_B7RC3ZV.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4413953/original/025962500_1683105059-administration-gfb3e76f67_1280.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672419/original/068823500_1782711949-YhplbdD11QPCyDpsYWPsAlW5BL8GXlKtmk4szCCJ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672417/original/007172800_1782711947-CMv6ulwg6JLJ2krvKQnUy8wSA9A3M6g6c8AifNfk.jpg)