Kebakaran 3 Kapal di Muara Baru, Petugas Berjibaku Padamkan Api

11 unit mobil pemadam dikerahkan dengan dukungan 60 personel dan satu unit kapal boat milik Paguyuban Muara Angke.

Diterbitkan 14 Agustus 2026, 01:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Tiga kapal tradisional terbakar di Dermaga Muara Baru, Jakarta Utara.
  • Sudin Gulkarmat mengerahkan 11 mobil pemadam dan 60 personel untuk penanganan.
  • Penyebab dan taksiran kerugian kebakaran masih dalam penyelidikan petugas.

Liputan6.com, Jakarta - Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu masih melakukan penanganan kebakaran yang melanda tiga kapal tradisional di Dermaga Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026) malam.

Kepala Seksi Operasi Sudin Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu Gatot Sulaeman mengatakan, ketiga kapal yang terbakar memiliki luas objek sekitar 51 meter persegi. Kapal-kapal tersebut diketahui milik pria bernama Yakub Zainal.

“Objek yang terbakar ada tiga unit kapal, dan saat ini masih dilakukan pemadaman,” kata Gatot di Jakarta, seperti dilansir dari Antara.

Petugas mulai melakukan pemadaman pada pukul 19.50 WIB. Hingga pukul 20.53 WIB, petugas masih berupaya melokalisir api agar tidak merambat ke area lain.

“Petugas masih bekerja di lapangan,” ujar Gatot.

Setelah api berhasil dilokalisir, petugas akan melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi sumber api yang tersisa di lokasi.

Dalam penanganan kebakaran tersebut, Sudin Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu mengerahkan sejumlah unit mobil pemadam serta personel.

 

 

Awal Kobaran Api

Gatot menyebut, 11 unit mobil pemadam dikerahkan dengan dukungan 60 personel dan satu unit kapal boat milik Paguyuban Muara Angke.

“Kami mengerahkan 11 unit mobil pemadam dengan 60 personel serta satu unit kapal boat Paguyuban Muara Angke untuk memadamkan api,” kata Gatot.

Berdasarkan keterangan saksi, api pertama kali terlihat membesar dari KM Sabang. Warga kemudian berteriak meminta pertolongan dan meminta bantuan petugas.

Kapal tersebut diketahui merupakan kapal bekas yang sedang dibongkar oleh pemiliknya untuk diambil bagian kayunya. Api kemudian merambat ke KM Baruna Jaya.

“Penyalaan api berasal dari KM Sabang dan menjalar ke KM Baruna Jaya,” ungkap Gatot.

Petugas masih melakukan pendalaman untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran. Keterangan dari sejumlah saksi di lokasi juga akan dikumpulkan sebagai bagian dari penyelidikan.

“Kami akan meminta informasi kepada saksi mata yang ada di lokasi untuk mengetahui dugaan penyebab kebakaran,” ungkap Gatot.

Selain penyebab kebakaran, petugas juga masih menghitung taksiran kerugian akibat insiden tersebut.

“Semua masih dalam penyelidikan,” imbuh Gatot.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6