Liputan6.com, Tokyo - Meskipun mendapat tentangan dari pemerintah Jepang, penggemar Kei Car atau mobil mungil khas Jepang nyatanya malah tumbuh subur. Inilah yang sukses dibuktikan Daihatsu lewat roadster Copen.
Melalui siaran persnya, pihak Daihatsu menyatakan jika mobil sport mungil mereka telah terpesan sebanyak 4 ribu unit di seluruh dunia, periode Juni hingga Juli 2014, seperti dilansir dari Autoevolution, Rabu (23/7/2014).
Menariknya, angka pemesanan Copen tersebut sukses menjadi rekor baru yang ditorehkan oleh Daihatsu. Pasalnya, pabrikan kendaraan tersebut biasanya hanya mencatatkan rata-rata penjualan sekitar 700 unit per bulan.
Lewat desain imut yang menarik dan tegas, Daihatsu Copen lantas sangat digemari. Hal ini ditambah dengan harganya yang relatif murah. Rata-rata, konsumen meminati Copen dengan transmisi otomatis CVT.
Daihatsu membekali Copen dengan mesin tiga silinder berkapasitas 660 cc turbocharged yang menghasilkan output tenaga sebesar 64 horse power (HP) dan torsi 92 Nm. Kei Car sporty ini hadir dengan pilihan transmisi manual lima percepatan atau otomatis CVT.
Daihatsu membanderol Copen dengan harga mulai dari US$ 17.600 atau sekitar Rp 203.4 jutaan (kurs Rp.11.560 per US$) di Jepang.
Saking populernya, Daihatsu pun tak ragu mengekspor Copen berkapasitas mesin 1,3 liter untuk konsumen mereka di Inggris. Di negeri Ratu Elizabeth tersebut, Copen dibanderol dengan harga 10 ribu pound sterling atau setara Rp 198 jutaan.
Baru Dilepas, Pesanan Sportcar 'Imut' Daihatsu Capai Ribuan
Jumlah pesanan atas Copen mencapai hampir enam kali lipat dibanding rata-rata pemesanan kendaraan Daihatsu lainnya.
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/712535/original/japan-4000-orders-for-the-new-2014-daihatsu-copen-in-only-a-month_2.jpg)
Perbesar
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
Pentas Bola Dunia 2026
- FIFA Pacu Kajian 64 Tim untuk Piala Dunia 20302 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5269743/original/092797600_1751358995-Gianni_Infantino.jpg)
- FIFA Resmi Lakukan Investigasi atas Dugaan Pelanggaran Argentina di Piala Dunia 20264 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302387/original/003320700_1784544976-Argentina_s_Nicolas_Otamendi__19__and_Nahuel_Molina__26__scuffle_with_Spain___s_Rodri__16_.jpg)
- Breel Embolo Seharusnya Tidak Dapat Kartu Merah, IFAB Sebut VAR Lewati Protokol4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294318/original/065079400_1783829517-063_2285706113.jpg)
- Pemain Tanjung Verde Gondol Penghargaan Gol Terbaik Piala Dunia 20265 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9245742/original/085478200_1783138991-verde.jpg)
- Slavko Vincic Pilih Pensiun usai Pimpin Final Piala Dunia 20266 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299398/original/064759200_1784250864-000_B8VA8NK.jpg)
- Dani Olmo Tolak Permintaan Maaf Roberto Ayala, Sebut Alasannya Tidak Benar1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300741/original/083077900_1784373810-olmo.jpg)
- Cristiano Ronaldo Masuk Tim Terburuk Piala Dunia 2026, 2 Pemain Inggris Ikut Tercantum1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289600/original/065309500_1783409865-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
- Roberto Ayala Akui Salah Pukul Dani Olmo di Final Piala Dunia 20261 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
- FIFA Tegaskan Tak Ada Match Fixing di Piala Dunia 20261 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301644/original/087929500_1784508450-trump_2.jpg)
- Robert Lewandowski Tidak Melihat Versi Terbaik Lamine Yamal di Piala Dunia 20261 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
- Pelaku Kekerasan Argentina di Final Piala Dunia 2026 Tidak Perlu Dihukum1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
- Gelandang Argentina Sindir Teori Konspirasi di Piala Dunia 20261 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257806/original/036653900_1781257253-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310112/original/014361000_1785306495-Screenshot_2026-07-29_125347.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5346802/original/063133700_1757650216-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__68_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5362936/original/004760500_1758877364-pendamping_lokal_desa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5555013/original/059216600_1776139675-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-14T102537.741.jpg)