Lansia Tewas dengan Leher Terlilit Kawat di Tangerang

Penemuan mayat tersebut bermula saat saksi yang merupakan pemilik warung nasi di sekitar tempat kejadian perkara (TKP), mencium aroma menyengat.

Diterbitkan 18 Juni 2026, 13:56 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Pria lansia ditemukan meninggal tergantung di Taman Pramuka, Tangerang.
  • Warga mencium bau tak sedap, menemukan korban terjerat kawat di pagar.
  • Identifikasi awal: Korban S (75), tanpa kekerasan, barang utuh, meninggal 4 hari.

Liputan6.com, Jakarta - Sesosok pria lanjut usia ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengenaskan di area Taman Pramuka, Jalan Raya Daan Mogot, Kelurahan Sukaasih, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Rabu (17/6) sore.

Kapolsek Tangerang Kompol Suyatno mengatakan korban diketahui berinisial S (75), seorang karyawan swasta yang beralamat di Kampung Buaran, Kelurahan Cikokol, Kecamatan Tangerang.

"Penemuan ini berawal dari laporan warga yang mencium bau tidak sedap di sekitar lokasi kejadian sekira pukul 16.30 WIB," kata Suyatno seperti dilansir Antara, Kamis (18/6).

Dia menjelaskan penemuan mayat tersebut bermula saat saksi Kaswan dan Kasudin, yang merupakan pemilik warung nasi di sekitar tempat kejadian perkara (TKP), mencium aroma menyengat.

"Setelah ditelusuri ke area Taman Pramuka, mereka mendapati sesosok pria dalam posisi tergantung pada tiang pagar pembatas dengan kawat melilit lehernya," ujar Suyatno.

Selanjutnya, para saksi melaporkan kejadian itu ke Polsek Tangerang.

Mendapat laporan tersebut, petugas segera berkoordinasi dengan Tim Identifikasi dan Samapta Polres Metro Tangerang Kota, serta melibatkan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan ambulans Kota Tangerang untuk proses evakuasi.

"Dari hasil olah TKP sementara, petugas mengamankan sejumlah barang bukti milik korban, di antaranya satu unit telepon genggam warna putih serta sebuah dompet yang masih berisi Kartu Tanda Penduduk (KTP), kartu BPJS, dan uang tunai senilai Rp 54.000," ungkap Suyatno.

 

Pemeriksaan Awal

Dia menyebutkan berdasarkan pemeriksaan awal oleh tim identifikasi, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar empat hari sebelum ditemukan.

"Barang-barang berharga milik korban seluruhnya masih utuh, tidak ada yang hilang. Selain itu, dari hasil pemeriksaan sementara pada tubuh korban, petugas tidak menemukan tanda-tanda kekerasan fisik," papar Suyatno.

Saat ini, kata dia, jenazah korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Tangerang untuk dilakukan visum guna memastikan penyebab pasti kematian.

Selain itu, Suyatno mengatakan pihaknya juga tengah memeriksa sejumlah saksi dan menghubungi keluarga korban untuk penyelidikan lebih lanjut.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6