Wawalkot Tangerang Tekankan Respons Cepat Damkar Hadapi Kondisi Darurat

Profesi pemadam dan penyelamat adalah tugas kemanusiaan yang mulia sekaligus memiliki risiko tinggi.

Diterbitkan 31 Agustus 2026, 12:01 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Wali Kota Tangerang Maryono menyaksikan langsung pelaksanaan Fire Fighter Skill Competition (FFSC) yang diinisiasi oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang di Stadion Benteng Reborn, Sabtu (29/8).

Kompetisi tersebut melibatkan personel pertolongan dan penyelamatan yang merupakan perwakilan dari Markas Komando (Mako), Unit Pelaksana Teknis (UPT), serta Pos Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan di bawah naungan BPBD Kota Tangerang.

Kompetisi tersebut diikuti 125 personel dengan dukungan dua unit high-pressure, satu unit truck rescue, satu unit motor rescue, dan peralatan rescue lainnya.

"Kami Pemkot Tangerang mengapresiasi seluruh anggota BPBD, khususnya personel Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangerang, yang selama ini menjadi garda terdepan dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat, baik dalam penanganan kebakaran maupun proses evakuasi dan penyelamatan saat terjadi bencana," tutur Maryono.

Menurutnya, kegiatan kompetisi seperti FFSC penting untuk dilaksanakan secara berkala sebagai sarana mengasah ketangkasan, meningkatkan kemampuan teknis, sekaligus memperkuat penerapan standar operasional prosedur (SOP) dalam pelaksanaan tugas di lapangan.

"Profesi pemadam dan penyelamat adalah tugas kemanusiaan yang mulia sekaligus memiliki risiko tinggi. Melalui ajang ini, kita tidak hanya melatih fisik dan keterampilan teknis seperti Survival Challenge maupun Hose Laying, tetapi juga mengasah kekompakan tim agar selalu siap siaga memberikan respons cepat atau quick response ketika masyarakat membutuhkan bantuan," ujar Maryono.

Dia juga menilai, kesiapsiagaan dan kecepatan respons menjadi bagian penting dalam tugas personel Damkar dan penyelamatan. Sebab, kondisi darurat membutuhkan personel yang tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga mampu bekerja secara cepat, tepat, dan solid dalam satu tim.

Kegiatan tersebut pun disambut antusias oleh seluruh personel BPBD Kota Tangerang yang bertanding dengan menjunjung tinggi nilai ketangkasan, profesionalisme, sportivitas, serta semangat korps. Kekompakan antarpersonel juga terlihat dalam setiap rangkaian perlombaan, dengan masing-masing regu saling memberikan dukungan kepada anggota tim.

"Saya melihat dari 22 tim ini semuanya gesit dan tangkas. Ini membuktikan bahwa masing-masing tim dari berbagai wilayah memiliki kesiapsiagaan yang baik dan siap menghadapi berbagai situasi, khususnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan," pungkasnya.

Maryono berharap, melalui peningkatan kapasitas, ketangkasan, dan simulasi penyelamatan yang dilakukan secara konsisten, personel BPBD Damkar Kota Tangerang dapat semakin tangguh, profesional, dan responsif dalam menjalankan tugas.

"Harapannya, kemampuan dan kesiapsiagaan seluruh personel terus meningkat, sehingga masyarakat Kota Tangerang merasa semakin aman dan mendapatkan pelayanan penyelamatan yang cepat serta maksimal," tutupnya.

Â