Liputan6.com, Jakarta - Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumatera Utara bekerja sama petugas aviation security (Avsec) Bandara Internasional Kualanamu membongkar pengiriman sabu seberat hampir satu kilogram. Seorang pria berinisial MR asal Aceh tidak berkutik saat diringkus petugas di bandara ketika hendak terbang menuju Jakarta, Selasa (1/9/2026).
Pengungkapan kasus ini bermula dari kesigapan dan kecermatan petugas Avsec Bandara Kualanamu saat melakukan pemeriksaan keamanan terhadap penumpang.
Gerak-gerik MR yang mencurigakan memicu petugas untuk melakukan pemeriksaan fisik dan barang bawaan secara lebih mendalam. Merasa ada yang janggal, pihak Avsec berkoordinasi dengan Ditresnarkoba Polda Sumut.
Advertisement
Dari hasil pemeriksaan lanjutan, terbukti bahwa barang bawaan yang disembunyikan pelaku ke dalam kabin pesawat adalah sabu.
"Pada saat pemeriksaan kemudian dicurigai, makanya pihak Avsec menghubungi kami dan kami melakukan pemeriksaan, ternyata benar yang dibawa ini adalah narkotika jenis sabu," ujar Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut Kombes Pol Andy Arisandi, Rabu (2/9/2026).
Dari hasil penindakan tersebut, polisi menyita barang bukti sabu dengan berat total mencapai sekitar 900 gram.
Berdasarkan pengakuan sementara tersangka, modus menyembunyikan sabu di dalam lipatan celana jeans ini ternyata sudah berulang kali dilakukan.
Tersangka mengaku nekat mengulangi pola yang sama karena merasa aman setelah dua kali percobaan sebelumnya berhasil lolos dari pengawasan ketat petugas bandara.
"Pengakuannya sudah dua kali, ini yang ketiga kalinya. Karena pertama berhasil, makanya modus yang sama diulang. Dua kali dengan pola yang sama, rute yang sama dari Kualanamu menuju Jakarta," jelas Andy.
Selain menyembunyikannya di celana jin, sindikat ini juga mencoba mengelabui teknologi pemindai (x-ray) di bandara dengan cara memodifikasi bentuk kemasan sabu.
Berbeda dari pola pada umumnya yang kerap menggunakan bungkus teh, kemasan kali ini sengaja diubah bentuknya agar tidak terdeteksi mesin pemindai.
Berdasarkan penyelidikan awal kepolisian, perjalanan barang haram ini dimulai dari wilayah Aceh.
Tersangka membawa sabu tersebut melalui jalur darat menuju Medan sebelum akhirnya berencana terbang menggunakan maskapai komersial dari Bandara Kualanamu menuju Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta.
Saat ini, Polda Sumut tidak berhenti pada penangkapan kurir saja. Tim penyidik tengah bergerak cepat untuk memburu pihak pengendali utama di Aceh serta melacak jaringan penerima yang telah menunggu di Jakarta.
"Barangnya dari Aceh, orang-orang yang mengendalikan juga dari Aceh. Nanti di Jakarta ke mana, itu adalah bagian pengembangan kami," tegas Andy.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka MR kini ditahan di Mapolda Sumut guna menjalani pemeriksaan intensif.
Polisi akan terus mengembangkan kasus ini untuk memutus rantai peredaran gelap narkotika jaringan lintas provinsi tersebut hingga ke akar-akarnya.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7669455/original/089727000_1780463646-Ahok_cek_fakta_dana_bantuan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338745/original/090258200_1788339990-cek_fakta_-_mahfud.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4882760/original/022793700_1720064683-anak_korban_perang_gaza.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9328649/original/001837900_1787203589-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-20T122532.000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338874/original/031005500_1788346215-IMG_2682.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338233/original/073763500_1788319284-IMG-20260902-WA0028.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338082/original/041817200_1788309333-1001056548.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9337942/original/002236800_1788265678-IMG-20260901-WA0104.jpg)