Deretan Hoaks Penyaluran Hibah DAP, Jangan Mudah Percaya

Cek Fakta Liputan6.com mengumpulkan sejumlah hoaks seputar penyaluran dana bantuan DAP.

Diterbitkan 02 September 2026, 19:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Hoaks terkait bantuan dana hibah dari Australia (DAP) banyak beredar di media sosial. Hoaks ini tentu harus diluruskan agar tidak menimbulkan kerugian.

Berikut deretan hoaks terkait DAP:

1. Cek Fakta: Hoaks Video Romo Koko Salurkan Bantuan Dana Rp 150 Juta untuk Umat Katolik

Cek Fakta Liputan6.com menemukan klaim video Romo Koko menyalurkan bantuan dana Rp 150 juta untuk umat Katolik di Indonesia. Klaim video ini beredar di Facebook pada beberapa waktu lalu.

Berikut caption pada video:

"Shaloom salam sejahtera. Perkenalkan saya ROMO KOKO Selaku penyalur dana bantuan umat Katolik dan pembangunan gereja yang disalurkan melalui Dirjen Bimas Katolik merupakan bentuk kerjasama pemerintah Australia dan Indonesia untuk mendukung kesejahteraan masyarakat Katolik Silahkan ketik "DAFTAR" untuk mendapatkan dana bantuan."

Lalu benarkah klaim video Romo Koko menyalurkan bantuan dana Rp 150 juta untuk umat Katolik di Indonesia? Simak penelusuran berikut ini...

2. Cek Fakta: Tidak Benar Ahok Bicara Dana Bantuan DAP Australia untuk Umat Kristen

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim video mantan Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok berbicara dana bantuan DAP Australia 2026 untuk umat Kristen. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 27 Mei 2026.

Berikut video pernyataan Ahok:

"Syalom, saya Basuki Tjahaja Purnama ingin memberikan klarifikasi terkait berbagai gambar yang beredar akhir akhir ini perlu saya tegaskan bahwa program dana bantuan DAP Australia semata mata bertujuan untuk membantu masyarakat terkhusus yang beragama Kristen yang sedang mengalami kesulitan."

Video dilanjutkan dengan pernyataan dari pendeta Philip Mantofa, berikut isinya:

"Syalom saya pendeta Philip Mantofa, ingin menyampaikan adanya bantuan yang disalurkan langsung kepada umat beragama non muslim, cara pendaftaran like share dan komen mau atau silakan hubungi kami melalui Whatsapp atau cek link bio dan dapatkan bantuan ini semoga Tuhan selalu memberkati kita semua"

Sedangkan caption dalam postingan yang beredar yakni:

"Jika kamu membaca ini, berarti Tuhan sedang memberimu kesempatan untuk bergabung menjadi salah satu penerima berkatnya.

Program dana dap bantuan kesejahteraan kasih Kristus pendukung kesejahteraan umat Kristen dan Katolik beserta pelayanan gereja di berbagai wilayah Indonesia

Daftar segera dan jangan lewatkan kesempatan yang telah Tuhan berikan

Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaannya dalam Kristus Yesus."

Lalu benarkah klaim video Ahok bicara dana bantuan DAP Australia untuk umat Kristen? Simak penelusuran berikut ini...

3. Cek Fakta: Hoaks Ketum PGI Umumkan Dana Bantuan DAP Australia untuk Umat Kristen

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim Ketua Umum Persekutuan Gereja Gereja di Indonesia (PGI) Pendeta Jacky Manuputty mengumumkan dana bantuan DAP dari Australia untuk umat Kristen. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 13 Mei 2026.

Berikut isi unggahannya:

"Salam Sejahtera Buat Kita Semua langsung dari Gita Kammath selaku wakil duta besar Australia Menyampaikan Bahwa Bantuan Dana D.A.P (DIRECT AID PROGRAM)Non Muslim & Gereja THN 2026 Telah di Salurkan menyebar Di seluruh pelosok Indonesia Program Bantuan dana DAP untuk UMAT KRISTIANI Di Seluruh wilayah Indonesia YANG di salurkan Melalui Bimas Kristen Hingga 2 miliar untuk kesejahteraan saudara saudari umat kristen serta pembangunan Greja di berbagi wilayah Indonesia

*UNTUK MENGIKUTI PROGRAM BAGI UMAT KRISTIANI DI SELURUH INDONESIA BISA MENGHUBUNGI SAYA DENGAN MENDAFTAR*"

Unggahan juga turut menampilkan video berisi pernyataan Pendeta Jacky Manuputty, berikut isinya:

"Syalom salam sejahtera bagi saudara saudari terkasih dengan nama Tuhan saya Pendeta Jacklevyn Frits Manuputty Ketua Umum Persekutuan Gereja Gereja Indonesia ingin menyampaikan kabar baik tentang adanya dana bantuan DAP yang disalurkan melalui Ditjen Bimas Kristen untuk membantu umat Kristen dan pembangunan.

Bantuan ini merupakan bagian kebijakan dari pemerintah Australia yang mendukung kebebasan beragama dan memperkuat peran ekonomi masyarakat kritikan untuk memastikan bantuan disalurkan secara tepat dan efektif dalam semangat kasih dan peduli kasih kami berharap bantuan ini dapat membawa berkah dan harapan bagi penerima bantuan."

Unggahan turut menyertakan link kirim pesan.

Lalu benarkah klaim Ketua Umum PGI Pendeta Jacky Manuputty mengumumkan dana bantuan DAP dari Australia untuk umat Kristen? Simak penelusuran berikut ini...

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.