Cek Fakta: Tidak Benar Ahok Bicara Dana Bantuan DAP Australia untuk Umat Kristen

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim video Ahok bicara dana bantuan DAP Australia untuk umat Kristen yang beredar di Facebook.

Diterbitkan 03 Juni 2026, 13:02 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim video mantan Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok berbicara dana bantuan DAP Australia 2026 untuk umat Kristen. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 27 Mei 2026.

Berikut video pernyataan Ahok:

"Syalom, saya Basuki Tjahaja Purnama ingin memberikan klarifikasi terkait berbagai gambar yang beredar akhir akhir ini perlu saya tegaskan bahwa program dana bantuan DAP Australia semata mata bertujuan untuk membantu masyarakat terkhusus yang beragama Kristen yang sedang mengalami kesulitan."

Video dilanjutkan dengan pernyataan dari pendeta Philip Mantofa, berikut isinya:

"Syalom saya pendeta Philip Mantofa, ingin menyampaikan adanya bantuan yang disalurkan langsung kepada umat beragama non muslim, cara pendaftaran like share dan komen mau atau silakan hubungi kami melalui Whatsapp atau cek link bio dan dapatkan bantuan ini semoga Tuhan selalu memberkati kita semua"

Sedangkan caption dalam postingan yang beredar yakni:

"Jika kamu membaca ini, berarti Tuhan sedang memberimu kesempatan untuk bergabung menjadi salah satu penerima berkatnya.

Program dana dap bantuan kesejahteraan kasih Kristus pendukung kesejahteraan umat Kristen dan Katolik beserta pelayanan gereja di berbagai wilayah Indonesia

Daftar segera dan jangan lewatkan kesempatan yang telah Tuhan berikan

Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaannya dalam Kristus Yesus."

Lalu benarkah klaim video Ahok bicara dana bantuan DAP Australia untuk umat Kristen? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

 

Penelusuran Fakta

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim video Ahok bicara dana bantuan DAP Australia untuk umat Kristen. Penelusuran dilakukan menggunakan perangkat pendeteksi AI lewat situs Hive Moderation.

Dari hasil penelusuran menunjukkan 0,2 persen video Ahok buatan AI. Audio juga menunjukkan 75 persen dihasilkan oleh AI. Video mengandung deepfake 0,2 persen.

Video klaim mengenai Ahok bicara mengenai dana bantuan DAP dari Australia untuk umat Kristen menunjukkan hasil AI dan deepfake. (Foto: tangkapan layar Hive Moderation)

Selain itu, dari penelusuran video Pendeta Philip menunjukkan 6,5 persen hasil buatan AI, sedangkan audio menunjukkan 99,2 persen dihasilkan oleh AI.

Video klaim Pendeta Philip Mantofa bicara mengenai dana bantuan DAP dari Australia untuk umat Kristen menunjukkan hasil buatan AI. (Foto: tangkapan layar Hive Moderation)

Sementara itu, penelusuran menggunakan google image ditemukan bahwa video klaim Ahok ini identik dengan kegiatannya pada 5 Januari 2025 yang diunggah Humas Polres Metro Bekasi Kota melalui akun Instagram @humas_polresmetro_bekasikota.

Saat itu, Ahok mengapresiasi Polsek Jatisampurna dalam mengamankan Malam Natal dan Tahun Baru 2025.

"Terima kasih kepada jajaran Polsek Jatisampurna, Bapak Kapolsek dan seluruh staf dan anggotanya yang telah mengamankan Natal dan Tahun Baru berjalan dengan baik dan kita semua ada kedamaian.

Terima kasih Tuhan memberkati melindungi seluruh jajaran kapolsek dan jajarannya untuk Polsek Jatisampurna."

 

Sumber:

https://hivemoderation.com/ai-generated-content-detection

https://www.instagram.com/reel/DEd2b7mhqsN/

 

 

 

Kesimpulan

Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim video Ahok bicara dana bantuan DAP Australia untuk umat Kristen, tidak benar.

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silakan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.