Lamine Yamal dan Final yang Akan Menentukan Cara Dunia Mengingatnya

Lamine Yamal berpeluang mengukir sejarah saat Spanyol menghadapi Argentina di final Piala Dunia 2026. Momen penentu bagi bintang muda Barcelona.

Diterbitkan 19 Juli 2026, 18:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Lamine Yamal memasuki pertandingan terbesar dalam kariernya ketika Spanyol menghadapi Argentina pada final Piala Dunia 2026. Duel di MetLife Stadium, East Rutherford, Senin (20/7/2026) pukul 02.00 WIB, dapat menjadi titik yang menentukan arah perjalanan sang penyerang muda.

Menjelang laga, Lamine Yamal sempat menjawab singkat saat ditanya apakah Spanyol akan menjadi juara dunia. Dengan senyum percaya diri, pemain berusia 19 tahun itu memberikan jawaban tegas, "Ya."

Optimisme tersebut hadir di tengah turnamen yang belum sepenuhnya memperlihatkan kemampuan terbaiknya. Walau demikian, Spanyol tetap melaju mulus hingga partai puncak dan kini hanya berjarak satu kemenangan dari trofi paling bergengsi di sepak bola dunia.

Statistik Belum Mencolok, Kontribusi Tetap Besar

Sepanjang Piala Dunia 2026, Lamine Yamal baru mengoleksi satu gol tanpa satu pun assist. Catatan itu terlihat sederhana jika dibandingkan dengan penampilan Lionel Messi, Kylian Mbappe, Harry Kane, Jude Bellingham, maupun Erling Haaland.

Namun, kontribusinya tidak hanya diukur melalui angka. Pemain Barcelona itu menjadi ancaman lewat kemampuan membawa bola dan membuka ruang bagi rekan-rekannya sepanjang pertandingan.

"Saya tentu ingin mencetak gol, tetapi saya tidak masuk ke lapangan hanya memikirkan itu. Saya bermain untuk membantu tim," ujar Lamine Yamal.

"Jika kami menjuarai Piala Dunia, tidak ada yang akan mengingat apakah saya mencetak gol atau tidak. Yang terpenting adalah kemenangan."

Rekor Bersejarah Menanti di Final

Final melawan Argentina membuka peluang besar bagi Lamine Yamal untuk masuk dalam daftar pemain muda terbaik sepanjang sejarah Piala Dunia. Jika mencetak gol, ia akan menjadi remaja ketiga yang berhasil membobol gawang lawan di final setelah Pele dan Kylian Mbappe.

Apabila Spanyol keluar sebagai juara, Lamine Yamal juga akan menjadi remaja keempat yang tampil sebagai starter dan mengangkat trofi Piala Dunia. Rekor tersebut sebelumnya hanya dimiliki Pele, Mbappe, dan Giuseppe Bergomi.

Statistik lain juga berpihak kepadanya. Lamine Yamal belum pernah kalah dalam 27 pertandingan kompetitif bersama Spanyol serta memenangi seluruh 12 laga yang dimainkannya sebagai starter di turnamen besar.

Rodri Minta Rekannya Bermain Lebih Tenang

Meski belum tampil seproduktif biasanya, kemampuan menggiring bola Lamine Yamal tetap menjadi salah satu yang terbaik di turnamen. Ia telah mencoba 49 dribel dan sukses menyelesaikan 22 di antaranya, hanya kalah dari Lionel Messi yang membukukan 25 dribel sukses.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Sebelum semifinal melawan Prancis, Rodri menilai rekannya itu hanya perlu mengurangi tekanan pada dirinya sendiri. "Saya pikir dia perlu sedikit lebih tenang, menghilangkan kecemasan karena terkadang merasa harus membuktikan diri," kata Rodri.

Halaman
Show All
Gia Yuda PradanaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan