Superkomputer Jagokan Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ungguli Argentina di Final

Superkomputer Opta memprediksi Spanyol akan menjuarai Piala Dunia 2026 dengan peluang 59,46%, mengalahkan Argentina di final yang digelar di MetLife Stadium.

OlehThomas
Diterbitkan 19 Juli 2026, 17:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Spanyol diprediksi akan mengangkat trofi Piala Dunia 2026 setelah superkomputer Opta menempatkan mereka sebagai favorit juara. Dalam simulasi yang dijalankan, peluang kemenangan Spanyol jauh melampaui Argentina, lawan mereka di partai puncak. Final akbar ini akan mempertemukan dua kekuatan sepak bola dunia yang memiliki karakteristik permainan kontras di Stadion MetLife, New Jersey, pada Minggu, 19 Juli 2026.

Prediksi ini didasarkan pada 25.000 simulasi yang dilakukan oleh superkomputer Opta, sebuah entitas terkemuka dalam analisis data olahraga. Dari ribuan simulasi tersebut, Spanyol, yang dijuluki La Furia Roja, berhasil keluar sebagai pemenang dalam 59,6 persen skenario.

Pertandingan final ini dijadwalkan menjadi duel menarik antara pertahanan terbaik turnamen yang dimiliki Spanyol, melawan lini serang paling eksplosif dari Argentina. Kedua tim telah menunjukkan performa yang berbeda namun sama-sama impresif sepanjang gelaran Piala Dunia 2026.

Dominasi Spanyol dalam Angka Prediksi Opta

Secara keseluruhan, superkomputer Opta memberikan Spanyol probabilitas kemenangan sebesar 59,46 persen untuk menjadi juara dunia. Angka ini menempatkan Argentina, sang juara bertahan 2022, dengan probabilitas 40,54 persen untuk mempertahankan gelarnya.

Jika melihat hasil dalam waktu normal 90 menit, Spanyol memiliki peluang 45,1 persen untuk memenangkan pertandingan. Sementara itu, Argentina hanya memiliki probabilitas 29,4 persen untuk meraih kemenangan di waktu yang sama. Ada kemungkinan 25,4 persen bahwa pertandingan akan berlanjut ke babak tambahan atau bahkan adu penalti.

Dalam simulasi yang dijalankan Opta, La Furia Roja berhasil meraih kemenangan dalam 45 persen skenario, dengan 29 persen simulasi berakhir imbang yang berpotensi memicu babak tambahan dan adu penalti. Argentina sendiri hanya memenangkan 26 persen simulasi dalam waktu normal.

Kekuatan La Furia Roja: Pertahanan Solid dan Talenta Muda

Keunggulan Spanyol dalam prediksi ini tidak lepas dari performa impresif mereka sepanjang turnamen. Tim asuhan pelatih Spanyol tampil rapi, disiplin, dan dominan, serta belum terkalahkan dalam 37 pertandingan internasional. Mereka hanya kebobolan satu gol sepanjang Piala Dunia 2026, menjadikannya pertahanan terkuat di kompetisi ini.

Dominasi Spanyol juga terlihat dari rata-rata penguasaan bola mereka yang mencapai sekitar 64 persen di setiap pertandingan. Sebelumnya, Spanyol juga berhasil menjuarai Euro 2024 dan melaju ke final Liga Negara-Negara UEFA, meskipun kalah dari Portugal melalui adu penalti. Mereka juga tampil meyakinkan di kualifikasi Piala Dunia, menjadi juara grup tanpa kekalahan.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Bakat-bakat kunci turut menjadi alasan utama kekuatan Spanyol. Lamine Yamal, yang tampil luar biasa bersama Barcelona dengan kontribusi 41 gol dan assist di semua kompetisi musim ini, menjadi salah satu faktor penentu. Selain itu, gelandang Manchester City Rodri yang kembali bugar, Mikel Merino yang efisien sebagai pemain pengganti, serta ketajaman Mikel Oyarzabal di depan gawang, semakin melengkapi kekuatan tim.

Halaman
Show All
ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan