Trik Menyalakan Lilin di Dekat Jendela untuk Menemukan Celah Angin Bocor

Simak trik menyalakan lilin di dekat jendela untuk menemukan celah angin bocor, lengkap tips aman melakukannya di rumah.

Diterbitkan 02 September 2026, 20:55 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Trik menyalakan lilin di dekat jendela untuk menemukan celah angin bocor jadi salah satu cara sederhana yang banyak dipakai untuk mengecek kondisi jendela di rumah tanpa perlu alat mahal. Metode ini cukup populer karena hanya membutuhkan lilin biasa dan sedikit kesabaran.

Celah angin di sekitar bingkai jendela sering kali tidak terasa langsung oleh tangan, apalagi jika kebocorannya sangat kecil. Padahal, celah sekecil apa pun bisa membuat udara panas atau dingin dari AC dan pemanas ruangan terbuang percuma, sehingga tagihan listrik ikut membengkak tanpa disadari.

Di sinilah nyala lilin berperan. Api yang kecil dan ringan sangat sensitif terhadap pergerakan udara sekecil apa pun, sehingga bisa menunjukkan titik kebocoran yang sulit dideteksi dengan tangan atau mata telanjang. Berikut trik lengkapnya, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber pada Rabu (2/9/2026).

1. Persiapan Sebelum Memulai Tes Lilin

Sebelum menyalakan lilin, ada beberapa langkah persiapan yang sebaiknya dilakukan agar hasil tes lebih akurat. Menurut Opal Enterprises, kondisi ruangan yang tenang sangat menentukan keberhasilan tes ini karena pergerakan udara buatan bisa mengaburkan hasil.

  • Matikan semua kipas angin, AC, dan pemanas ruangan di dalam rumah.
  • Tutup semua jendela dan pintu luar agar udara di dalam ruangan benar-benar diam.
  • Singkirkan tirai, gorden, atau benda mudah terbakar lain dari sekitar area jendela yang akan diuji.
  • Siapkan lilin, korek api atau pemantik, serta alat pemadam sederhana seperti gelas berisi air.

Menurut Universal Windows Direct, tes semacam ini akan lebih efektif dilakukan pada hari yang berangin atau saat ada perbedaan suhu cukup besar antara dalam dan luar rumah, karena kebocoran udara akan lebih terasa dan lebih mudah terlihat pada nyala api.

2. Cara Melakukan Tes Lilin di Sekitar Jendela

Setelah persiapan selesai, saatnya menjalankan tes utamanya. Menurut Arax Windows, lilin atau dupa yang menyala perlu digerakkan perlahan di sepanjang bingkai jendela, beberapa sentimeter dari tepi kusen dan sash, sambil terus memperhatikan pergerakan apinya.

  • Nyalakan lilin di tempat yang aman, jauh dari bahan mudah terbakar.
  • Dekatkan nyala lilin ke tepi bingkai jendela, mulai dari sudut atas.
  • Gerakkan lilin secara perlahan dan menyeluruh mengelilingi seluruh sisi jendela, termasuk bagian tengah bila ada sambungan.
  • Perhatikan apakah nyala api bergoyang, berkedip, atau condong ke satu arah.

Opal Enterprises menyarankan untuk menempatkan lilin di atas meja kecil atau ambang jendela agar posisinya lebih stabil, sehingga pergerakan api yang terjadi benar-benar berasal dari embusan angin di celah jendela, bukan karena tangan yang bergetar saat memegangnya.

3. Cara Membaca Hasil Nyala Api

Setelah lilin digerakkan mengelilingi jendela, langkah berikutnya adalah membaca tanda-tanda yang muncul pada nyala apinya. Perbedaan reaksi api bisa menunjukkan seberapa besar celah kebocoran yang ada di titik tersebut.

  • Nyala api tetap lurus dan stabil: bagian jendela tersebut kemungkinan besar masih rapat.
  • Nyala api sedikit bergoyang: ada celah kecil yang mulai meloloskan udara.
  • Nyala api melengkung tajam atau nyaris padam: kemungkinan ada celah cukup besar di titik tersebut.

Menurut Opal Enterprises, semakin besar dan tidak beraturan pergerakan api, semakin besar pula kebocoran udara di titik itu. Tandai setiap titik yang menunjukkan reaksi mencurigakan dengan selotip kertas agar mudah ditemukan kembali saat proses perbaikan.

4. Tips Keamanan Selama Melakukan Tes Lilin

Karena melibatkan api terbuka, keselamatan tetap menjadi prioritas utama saat melakukan trik ini di rumah. Beberapa forum pengguna bahkan berbagi pengalaman kurang menyenangkan akibat kurang berhati-hati saat memegang lilin terlalu dekat dengan pakaian.

  • Jangan pernah meninggalkan lilin menyala tanpa pengawasan, sekalipun hanya sebentar.
  • Gulung lengan baju yang longgar dan jauhkan rambut panjang dari jangkauan api.
  • Sediakan wadah berisi air atau penutup logam sebagai alat pemadam darurat di dekat area kerja.
  • Hindari melakukan tes ini di dekat tirai, karpet, atau benda mudah terbakar lainnya.

Bila merasa kurang nyaman menggunakan api terbuka, tes ini juga bisa diganti dengan dupa yang menghasilkan asap tipis, sehingga pergerakan udara tetap terlihat jelas tanpa risiko nyala api yang lebih besar.

5. Alternatif Lain Selain Tes Lilin

Selain menggunakan lilin, ada beberapa cara lain yang bisa dicoba untuk mendeteksi celah angin di sekitar jendela, tergantung alat yang tersedia di rumah. Menurut Sealed, tisu tipis yang digerakkan di sepanjang bingkai jendela juga cukup sensitif untuk menangkap embusan udara kecil.

  • Tes tisu tipis: gerakkan selembar tisu di sekitar bingkai jendela dan perhatikan apakah bergoyang.
  • Tes uang kertas: jepit selembar uang kertas di celah jendela yang tertutup, lalu coba tarik keluar. Jika mudah tertarik, segel jendela sudah longgar.
  • Tes tangan: usapkan telapak tangan di sekitar bingkai pada hari yang dingin untuk merasakan hawa dingin yang masuk.
  • Termometer inframerah: alat ini bisa menunjukkan titik-titik dingin di sekitar bingkai tanpa perlu menyentuh permukaannya.

Menggabungkan beberapa metode ini, misalnya tes tangan untuk kebocoran besar dan tes lilin atau tisu untuk kebocoran kecil, akan memberikan gambaran yang lebih lengkap tentang kondisi jendela di rumah sebelum memutuskan langkah perbaikan yang diperlukan.

Tanya Jawab Seputar Tes Lilin untuk Menemukan Celah Angin Bocor

1. Apakah tes lilin bisa mendeteksi celah angin di jendela?

Bisa. Nyala lilin yang bergerak atau condong saat didekatkan ke bingkai jendela dapat menjadi tanda adanya aliran udara dari celah.

2. Kapan waktu terbaik melakukan tes lilin pada jendela?

Tes sebaiknya dilakukan saat kondisi berangin atau ketika terdapat perbedaan suhu antara bagian dalam dan luar rumah agar aliran udara lebih mudah terdeteksi.

3. Bagaimana mengetahui jendela mengalami kebocoran udara?

Jika nyala lilin bergoyang, berkedip kuat, atau condong tajam pada titik tertentu, kemungkinan terdapat celah yang memungkinkan udara masuk atau keluar.

4. Apakah tes lilin aman dilakukan di rumah?

Tes lilin harus dilakukan dengan sangat hati-hati karena menggunakan api terbuka. Jauhkan lilin dari tirai, pakaian, rambut, dan benda mudah terbakar lainnya serta jangan meninggalkannya tanpa pengawasan.

5. Apa alternatif tes lilin untuk mendeteksi celah angin?

Anda dapat menggunakan tisu tipis, uang kertas, tangan, atau termometer inframerah untuk membantu menemukan titik kebocoran udara di sekitar jendela.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6