[VIDEO] KPU Polewali Mandar Didesak Hentikan Proses Pilkada

Disinyalir banyak terjadi kecurangan, massa dari 7 pasangan calon bupati mendesak KPU Polewali Mandar menghentikan proses pilkada.

Diterbitkan 14 Oktober 2013, 06:22 WIB
Copy Link
Batalkan
Ratusan orang simpatisan 7 pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Polewali Mandar, Sulawesi Barat, yang tergabung dalam Koalisi Rakyat Menggugat, berunjuk rasa di Kantor KPU Polewali Mandar hingga malam hari, Minggu 13 Oktober 2013. Mereka menolak meninggalkan Kantor KPUD hingga tuntutan terkait pemberhentian tahapan pilkada Polman yang disinyalir sarat kecurangan disahkan KPUD.

Suasana dialog antara 7 pasangan kandidat dengan komisioner KPUD bersama 3 anggota Panwaslu berlangsung alot. Sejumlah kandidat yang emosi bahkan sempat mengamuk dan nyaris memukul Ketua Panwaslu lantaran dianggap tidak menanggapi temuan pelanggaran pilkada.

Seperti ditayangkan Liputan 6 SCTV, Senin (14/10/2013) pagi, situasi semakin memanas saat kandidat bupati lainnya ikut bereaksi dan terus memukul meja meminta Panwaslu membuat surat rekomendasi untuk menunda sementara tahapan Pilkada Polewali Mandar.

Situasi baru mereda setelah Panwaslu bersedia membuat surat rekomendasi kepada KPU Polman untuk menunda sementara tahapan pilkada. Namun, tuntutan massa untuk meminta KPUD langsung menggelar rapat pleno menanggapi surat Panwaslu tidak bisa dilaksanakan.

Untuk mengantsipasi aksi anarkis, 4 komisoner KPUD langsung dievakuasi oleh personel Brimob ke Mapolres Polewali Mandar. Massa yang kecewa akhirnya membubarkan diri. Namun, mereka berjanji akan tetap menuntut KPUD menindaklanjuti temuan dan kecurangan yang terjadi. (Ado)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6