Seskab Teddy Ungkap Isi Pertemuan Prabowo dan Eks Gubernur BI-Ekonom

Gubernur Bank Indonesia periode 2003-2008 Burhanuddin Abdullah menghadiri pertemuan tersebut.

Diterbitkan 23 Mei 2026, 07:53 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Prabowo bertemu tokoh ekonomi bahas penguatan ketahanan dan stabilitas keuangan nasional.
  • Fokus pada fundamental ekonomi, perbankan hati-hati, dan percepatan DHE.
  • Diskusi juga mencakup optimalisasi ekspor SDA melalui BUMN baru, DSI.

Liputan6.com, Jakarta - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengungkap isi pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan sejumlah tokoh ekonomi di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat 22 Mei 2026. Pertemuan ini membahas penguatan ketahanan ekonomi hingga upaya menghadapi dinamika perekonomian global.

"Pertemuan tersebut membahas berbagai agenda strategis nasional terkait penguatan ketahanan ekonomi, stabilitas sektor keuangan, serta langkah antisipatif menghadapi dinamika perekonomian global," kata Teddy dikutip dari akun Instagram Sekretariat Kabinet, Sabtu (23/5/2026).

Dia menyampaikan pertemuan tersebut juga membahas langkah-langkah penguatan fundamental ekonomi nasional melalui stabilitas sektor keuangan. Kemudian, dengan penguatan regulasi dan pengawasan perbankan, penerapan prinsip kehati-hatian (prudential banking).

"Serta peningkatan koordinasi antarotoritas ekonomi dan keuangan," ujarnya.

Selain itu, Prabowo dan tokoh ekonom membahas percepatan implementasi kebijakan devisa hasil ekspor (DHE) untuk memperkuat cadangan devisa nasional serta mendukung stabilitas nilai tukar rupiah.

 

Bahas DSI

Selanjutnya, Prabowo dan tokoh ekonom berdiskusi soal PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI), BUMN baru yang dibentuk untuk memperkuat tata kelola ekspor komoditas sumber daya alam (SDA).

"Pembenahan tata kelola ekspor sumber daya alam melalui BUMN Danantara Sumberdaya Indonesia guna meningkatkan penerimaan negara sekaligus memastikan optimalisasi manfaat ekonomi nasional secara berkelanjutan," jelas Teddy.

Di menegaskan komitmen Presiden Prabowo memperkuat langkah-langkah untuk menjaga ketahanan ekonomi nasional. Teddy menekankan pemerintah akan memastikan stabilitas sektor keuangan di tengah ketidakpastian global.

"Bapak Presiden menegaskan bahwa pemerintah akan terus memperkuat langkah-langkah strategis jangka panjang untuk menjaga ketahanan ekonomi nasional, mempercepat berbagai pembenahan struktural, serta memastikan stabilitas sektor keuangan tetap terjaga di tengah ketidakpastian global," tutur Teddy.

 

Dihadiri Sejumlah Pejabat

Pertemuan tersebut turut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Investasi sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Gubernur Bank Indonesia periode 2003-2008 Burhanuddin Abdullah, Menteri PPN/Kepala Bappenas periode 2005-2009 Paskah Suzetta.

Kemudian, Wakil Menteri PPN/Bappenas periode 2010-2014 Lukita Dinarsyah Tuwo, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6